Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Pustaka GFI
    • Podcast
    • Galeri
Logo Global Future Institute

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Ekonomi & Bisnis

Rekam Jejak Strategis PurbayaPurbaya Yudhi Sadewa saat Menjabat

Rusman

Rusman·17 September 2026·2 menit baca

Bagikan
Rekam Jejak Strategis Purbaya Yudhi Sadewa saat Menjabat

1. Menolak IMF

Purbaya Yudhi Sadewa pernah secara tegas menolak tawaran pinjaman senilai US$ 20 hingga US$ 30 miliar dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.

Alasan Penolakannya:
– Kondisi APBN Kuat: Saldo anggaran lebih Indonesia saat itu tercatat kuat di angka lebih dari Rp420 triliun.
– Belum Darurat: Fasilitas dari IMF ditujukan bagi negara dengan risiko ekonomi tinggi, sementara ekonomi Indonesia dinilai masih tumbuh stabil.
– Komitmen Kemandirian: Presiden Prabowo Subianto mendukung langkah tersebut untuk mengurangi ketergantungan utang luar negeri dan mengandalkan pembiayaan domestik atau investasi.

2. Pengawasan Pajak dan Bea Cukai

Adanya celah pengawasan serta dugaan praktik kecurangan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

3. Audit Perusahaan Sawit

Purbaya pernah mendesak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk segera merampungkan audit terhadap 10 perusahaan besar kelapa sawit yang diduga memanipulasi nilai ekspor.

4. Memutar Liquiditas Pasar (200T)

Kebijakan “Memutar Likuiditas Pasar Rp200 Triliun” adalah gebrakan ekonomi yang dilakukan oleh Purbaya Yudhi Sadewa selama menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Langkah agresif ini diambil dengan cara memindahkan dana menganggur pemerintah sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia (BI) langsung ke bank-bank milik negara (Himbara).

5. Mendorong Kas Daerah Mengendap agar Diserap

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta pemerintah daerah segera mempercepat penyerapan anggaran agar dana kas daerah yang mengendap di bank senilai Rp195,2 triliun dapat berputar untuk menggerakkan ekonomi.

6. Tindak Penunggak Pajak Kelas Kakap

Purbaya pernah menargetkan penagihan terhadap 200 pengemplang pajak kelas kakap dengan total potensi penerimaan mencapai Rp50 triliun hingga Rp60 triliun.

7. Efisiensi dan Pengalihan Belanja Kementerian

Kebijakan efisiensi dan pengalihan belanja kementerian yang Purbaya saat itu berfokus pada pemangkasan belanja non-prioritas untuk menjaga kesehatan fiskal APBN.

8. Pemberantasan Rokok Ilegal

Masa jabatan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pernah diwarnai dengan kebijakan agresif dalam memberantas peredaran rokok ilegal di Indonesia.

9. Percepatan Implementasi Sistem Core Tax

Purbaya pernah mendorong percepatan pembenahan dan optimalisasi sistem Coretax Direktorat Jenderal Pajak untuk memodernisasi administrasi perpajakan nasional.

10. Pengalihan Beban Gaji PPPK ke APBN Pusat

Pada saat Purbaya menjabat, Pemerintah pusat berencana mengambil alih pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari anggaran daerah (APBD) ke APBN secara bertahap mulai Januari 2027

11. Restrukturisasi dan Pengetatan Restitusi Pajak

Purbaya pernah memberlakukan pengetatan dan restrukturisasi restitusi pajak melalui PMK 28/2026 untuk mengamankan kas negara dari potensi kebocoran, khususnya pada sektor-sektor seperti batu bara.

12. Optimalisasi Transfer ke Daerah (TKD)

Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) pada Rancangan APBN 2027 ditetapkan sebesar Rp735 triliun untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi lokal dan kualitas pelayanan publik,

Rusman

Editor

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SelanjutnyaMembaca Suahasil Nazara dari Karya-Karyanya

Lainnya di Ekonomi & Bisnis

Lihat semua
Membaca Suahasil Nazara dari Karya-Karyanya
Ekonomi & Bisnis

Membaca Suahasil NazaraSuahasil Nazara dari Karya-Karyanya

15 September 2026 · 9 menit baca

Purbaya Hilang, Suahasil Terbilang
Ekonomi & Bisnis

Purbaya Hilang, SuahasilSuahasil Terbilang

14 September 2026 · 6 menit baca

Rencana Merger Elnusa dan PDSI: Menguji Pidato Pasal 33 UUD 1945 Presiden Prabowo
Ekonomi & Bisnis

Rencana Merger Elnusa dan PDSIElnusa dan PDSI: Menguji Pidato Pasal 33 UUD 1945 Presiden Prabowo

6 September 2026 · 5 menit baca

Terpopuler

  1. 01Rekam Jejak Strategis Purbaya Yudhi Sadewa saat Menjabat
  2. 02Membaca Suahasil Nazara dari Karya-Karyanya
  3. 03Purbaya Hilang, Suahasil Terbilang
  4. 04Urgensi Meritokrasi dan Smart Government
  5. 05Antara Fleksibilitas Politik dan Kepastian Institusional

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents