Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Pustaka GFI
    • Podcast
    • Galeri
Logo Global Future Institute

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Amerika Latin

Pernyataan: Republik Bolivarian VenezuelaBolivarian Venezuela

Rusman

Rusman·5 Januari 2026·2 menit baca

Bagikan
Pernyataan: Republik Bolivarian Venezuela

Republik Bolivarian Venezuela menolak, menyangkal, dan mengecam di hadapan komunitas internasional agresi militer berat yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat saat ini terhadap wilayah Venezuela dan penduduknya di wilayah sipil dan militer Caracas, ibu kota Republik, dan negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira. Tindakan ini merupakan pelanggaran mencolok terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya Pasal 1 dan 2, yang menjamin penghormatan terhadap kedaulatan, kesetaraan hukum negara, dan larangan penggunaan kekerasan. Agresi tersebut mengancam perdamaian dan stabilitas internasional, khususnya di Amerika Latin dan Karibia, dan sangat membahayakan nyawa jutaan orang.

Tujuan serangan ini tidak lain adalah untuk merebut sumber daya strategis Venezuela, khususnya minyak dan mineralnya, dengan upaya untuk secara paksa menghancurkan kemerdekaan politik negeri. Mereka tidak akan berhasil. Setelah lebih dari dua ratus tahun merdeka, rakyat dan pemerintah sah tetap teguh dalam membela kedaulatan serta hak yang tidak dapat dicabut untuk menentukan nasib sendiri. Upaya untuk memaksakan perang kolonial untuk menghancurkan bentuk pemerintahan republik dan memaksa “perubahan rejim,” dalam aliansi dengan oligarki fasis, akan gagal, seperti semua upaya sebelumnya.

Sejak 1811, Venezuela telah menghadapi dan mengalahkan imperium. Ketika kekuatan asing membombardir pantai kita pada tahun 1902, Presiden Cipriano Castro menyatakan: “Kaki lancang orang asing telah menodai kesucian Tanah Air.” Hari ini, dengan semangat Bolívar, Miranda, dan para pembebas kita, rakyat Venezuela bangkit sekali lagi untuk membela kemerdekaan mereka melawan agresi imperialis.

Rakyat turun ke jalan!

Pemerintah Bolivarian menyerukan kepada semua kekuatan sosial dan politik di negeri ini untuk mengaktifkan rencana mobilisasi dan menolak serangan imperialis ini. Rakyat Venezuela dan Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian, dalam kesatuan militer-polisi yang sempurna, dikerahkan untuk menjamin kedaulatan dan perdamaian. Bersamaan dengan itu, Diplomasi Perdamaian Bolivarian akan menyampaikan keluhan terkait kepada Dewan Keamanan PBB, Sekretaris Jenderal organisasi tersebut, CELAC, dan Gerakan Non-Blok, menuntut kecaman dan pertanggungjawaban pemerintah AS.

Presiden Nicolás Maduro telah memerintahkan semua rencana pertahanan nasional untuk dilaksanakan pada waktu yang tepat dan dalam keadaan yang tepat, dengan kepatuhan ketat terhadap ketentuan Konstitusi Republik Bolivarian Venezuela, Undang-Undang Organik tentang Keadaan Darurat, dan Undang-Undang Organik tentang Keamanan Nasional.

Dalam hal ini, Presiden Nicolás Maduro telah menandatangani dan memerintahkan pelaksanaan Dekrit yang menyatakan keadaan Kerusuhan Eksternal di seluruh wilayah nasional, untuk melindungi hak-hak penduduk, berfungsinya lembaga-lembaga republik secara penuh, dan untuk segera beralih ke perjuangan bersenjata. Seluruh negeri harus dimobilisasi untuk mengalahkan agresi imperialis ini. Demikian pula, pengerahan segera Komando Pertahanan Komprehensif Nasional dan Badan-badan Pemerintah untuk Pertahanan Komprehensif telah diperintahkan di semua negara bagian dan kotamadya di negara ini.

Dengan berpegang teguh pada Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Venezuela berhak untuk melakukan pembelaan diri yang sah untuk melindungi rakyatnya, wilayahnya, dan kemerdekaannya. Kami menyerukan kepada rakyat dan pemerintah Amerika Latin, Karibia, dan dunia untuk bergerak dalam solidaritas aktif melawan agresi imperialis ini.

Seperti yang dinyatakan oleh Panglima Tertinggi Hugo Chávez Frías, “Dalam menghadapi kesulitan baru apa pun, betapapun besarnya, respons semua patriot adalah persatuan, perjuangan, pertempuran, dan kemenangan.”

Caracas, 3 Januari 2026

Daniel Indrakusuma, Pegiat Masyarakat Sipil

Rusman

Editor

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaBerita itu akhirnya datang juga: Amerika Serikat Melancarkan Serangan Terbatas ke Venezuela dan Menangkap Presiden Maduro berserta Istrinya!SelanjutnyaApakah Etos Kejuangan Simon Bolivar dan Hugo Chavez Masih Hidup Dalam Sanubari Rakyat Venezuela?

Lainnya di Internasional

Lihat semua
Polarisasi Blok Indo-Pasifik, Membahayakan Kedaulatan Nasional ASEAN
Analisis

Polarisasi Blok Indo-PasifikIndo-Pasifik, Membahayakan Kedaulatan Nasional ASEAN

30 Agustus 2026 · 3 menit baca

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
Analisis

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCWOPCW di Tengah Rivalitas Global

18 Agustus 2026 · 3 menit baca

USAID Organ Terselubung Washington Untuk Mengendalikan Dunia
Analisis

USAIDUSAID Organ Terselubung Washington Untuk Mengendalikan Dunia

10 Agustus 2026 · 6 menit baca

Terpopuler

  1. 01Rencana Merger Elnusa dan PDSI: Menguji Pidato Pasal 33 UUD 1945 Presiden Prabowo
  2. 02Redefinisi Paradoks untuk Dekonstruksi Derrida
  3. 03Ekonomi Politik NU dan Pesantren (Catatan Pasca Muktamar)
  4. 04Media Takut Penguasa atau Takut Kehilangan Bisnis?
  5. 05Menelisik Sindikat “Protection Racket” di Jantung Republik

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents