About UsBook ReviewsEditorialGalleryPodcastContact
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewYour Guide to World Affairs
  • Analysis
  • International
    • Southeast Asia
    • East Asia
    • South Asia
    • Central Asia
    • Australia
    • Middle East
    • Africa
    • Latin America
  • Geopolitics
  • Politics & Security
  • Economy & Business
  • Issues

    • Diplomacy
    • Law
    • Society
    • Culture
    • Environment
    • Science & Tech
    • Health

    Special Coverage

    • Profiles
    • Features
    • Media

    Channels

    • Book Reviews
    • GFI Library
    • Podcast
    • Gallery
Logo Global Future Institute

Published by

Global Future Institute (GFI)

A geopolitics and foreign-policy think tank, established 11 October 2007. The Global Review is its journalistic channel.

About GFI
The Global Review

Your Guide to World Affairs

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Institution

  • About Global Future Institute
  • GFI Board
  • Contact

Media

  • About Us
  • Editorial
  • Book Reviews
  • Gallery
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Politics & Security

IndonesiaIndonesia Berdebat

Rusman

Rusman·22 January 2024·1 min read

Share
Indonesia Berdebat

Banyak bicara, banyak gaya, banyak drama. Di layar, mereka memang para aktor berkarakter. Tapi yakinlah begitu turun dari panggung debat, ketiganya adalah manusia biasa.

Para calon presiden juga manusia, yang masing-masing punya kekuatan, dan kelemahan. Mereka bukan manusia hero, yang bimsalabim bisa mengubah wajah Indonesia menjadi glowing, dalam semalam.

Anies, Prabowo, Ganjar adalah putra terbaik bangsa ini, saat ini. Mereka ingin merebut hati rakyat dengan caranya. Dan itu tidak bisa dilihat hanya ketika berdebat. Kerja-kerja politik itu kolektif. Kerja bersama, gotong royong, seia-sekata.

Indonesia Glowing, Indonesia Growing tak bisa diselesaikan dengan, “Indonesia Berdebat”. Ia tontonan, pertunjukkan sesaat, yang boleh jadi memancing emosi. Menguras energi.

Pilihan ada di tangan rakyat. Yang di hati, dialah presiden sejati. Ada yang kalah, ada yang menang, biasa pertandingan. Itulah kredo demokrasi. Yang penting adalah ending-nya.

Pilpres 2024 adalah gelombang terakhir, yang selanjutnya akan mengantarkan rakyat melaut ke samudera luas, menuju Indonesia emas. Nenek moyang kita, pelaut. Bukan penakut. Indonesia adalah bangsa besar. Indonesia adalah Indonesia. Bukan Amerika, bukan Cina.

Anies, Prabowo, Ganjar tak mungkin memakai baju kebesaran, tanpa rakyat. Apalagi dimenangkan dengan cara-cara mencederai dan melukai hati.

Indonesia tidak sedang memilih siapa yang lihai berdebat. Sebab sejatinya berdebat, bukanlah jati diri kita. Sebagai bangsa kita telah memiliki warisan luhur yaitu musyawarah, bukan bersilat lidah.

Agung Marsudi,  Duri Institute

Rusman

Editor

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

PreviousMencari Satria Piningit Dalam Tumpukan JeramiNextPemakzulan Versus Dekrit Presiden

More in Politics & Security

View all
Pilpres 2029: Perebutan Senyap Dua Mesin Suara Paling Strategis
Analysis

Pilpres 2029Pilpres 2029: Perebutan Senyap Dua Mesin Suara Paling Strategis

9 June 2026 · 3 min read

Untuk Mencegah Masuk Perangkap Orbit AS atau Cina, Saatnya Indonesia Memprakarsai Non-Aligned Cyber Diplomacy
Analysis

Untuk Mencegah Masuk Perangkap Orbit AS atau Cina, Saatnya Indonesia Memprakarsai Non-Aligned Cyber DiplomacyNon-Aligned Cyber Diplomacy

1 May 2026 · 9 min read

Kebijakan Industrialisasi Hilir Indonesia: Kontra Skema Mengakhiri Skema Neokolonialisme AS di Indonesia
Analysis

Kebijakan Industrialisasi Hilir Indonesia: Kontra Skema Mengakhiri Skema NeokolonialismeSkema Neokolonialisme AS di Indonesia

29 April 2026 · 12 min read

Most Read

  1. 01Rencana Merger Elnusa dan PDSI: Menguji Pidato Pasal 33 UUD 1945 Presiden Prabowo
  2. 02Redefinisi Paradoks untuk Dekonstruksi Derrida
  3. 03Ekonomi Politik NU dan Pesantren (Catatan Pasca Muktamar)
  4. 04Media Takut Penguasa atau Takut Kehilangan Bisnis?
  5. 05Menelisik Sindikat “Protection Racket” di Jantung Republik

Latest Podcasts

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

All podcasts

Book Reviews

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Featured book

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Read the review

Follow on Facebook

theglobal-review.com

2.147 followers

Like Page

Reference Network

The sources and partners we monitor, from official domestic institutions to analytical media across regions.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

International

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents