Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Pustaka GFI
    • Podcast
    • Galeri
Logo Global Future Institute

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Features

Perkenalkan, Sang Perintis Kantor Berita ReutersReuters

Rusman

Rusman·6 Februari 2023·2 menit baca

Bagikan
Perkenalkan, Sang Perintis Kantor Berita Reuters

Bahkan di era digital yang sedikit-sedikit medsos, sedikit sedikit online dan googling sana googling sini, yang namanya kantor berita Reuters masih eksis sebagai pemasok berita

Adalah Paul Julius Freiherr von Reuter, di balik Kejayaan Kantor Berita Inggris Reuters.

Orang Yahudi bukan saja merajai ranah ekonomi dan bisnis. Melainkan juga di ranah informasi. Kalau teman-teman sering browsing berita-berita yang dilansir kantor berita Reuters (Reuters News Agency), maka kantor berita Inggris tersebut dirintis oleh seorang pengusaha Inggris asal Yahudi kelahiran Jerman, Paul Julius Freiherr von Reuter. Lahir pada 21 Juli 1816.

Di sinilah hebatnya para pemimpin Zionis. Menguasai kantor-kantor berita agar setiap berita/informasi yang datang mereka sensor sebelum sampai ke tangan publik. Dan Mr Reuter, yang nama Israelnya Israel Beer Josaphat, merupakan satu diantara legenda di ranah informasi dan pemberitaan.

Ketika menjadi pegawai bank di Gronigen Jerman, Reuter mendirikan kantor berita yang menanmpung berita perbankan dan ekonomi. Peran kantor berita tersebut bukan saja di Jerman, melainkan jangkauannya sudah mencapai Brussels, dan Swedia. Pada perkembangannya hingga 1851, kegiatan kantor berita Reuter pindah ke London, Inggris, akibat ketatnya undang-undang pers di Prancis.

Ide memindahkan Reuter dari Prancis ke Inggris, karena Reuter sebagai pendiri dan motor dari kantor berita ini, sudah pindah dan menetap di Inggris sejak 1845.

Ketika sistem telegraf mulai ditemukan, kantor berita itu mulai melirik masalah-masalah politik, sosial dan isu-isu umum. Sejak saat itulah media massa Inggris bergantung sepenuhnya pada kantor berita ini. Prestasi terbesar kantor berita Reuters adalah keberhasilannya menukil pidato Napoleon III hanya satu jam setelah dibacakan. Untuk era saat itu, penyebaran informasi tersebut termasuk cepat.

Kantor berita inipun berhasil memberitakan perang saudara di Amerika dengan kecepatan yang sangat mengagumkan, Pada 1857, Paul Julius Freiherr von Reuter secara resmi memperoleh kebangsaan Inggris. Dan pada 1871, memperoleh gelar baron. Reuter meninggal di Paris pada 1899.

Von Reuter nampaknya jadi sumber inspirasi bagi orang-orang Yahudi di negara-negara lain. Di Amerika, terdapat lima buah harian yang kemudian pada 1848 berkongsi mendirikan kantor berita Associated Press. Sehingga pada 1900 kongsi lima harian tersebut menguasai sebagian besar surat kabar dan majalah di Amerika.

Pada 1907 Shcribs dan Howard mendirikan kantor berita Shcribs Howard United Press. Dua tahun kemudian William Herset pada 1909 mendirikan International News Service. Kedua kantor berita yang saya sebut tadi, kemudian melebur jadi satu menjadi The United Press International pada 1958.

Ini kelebihan orang orang Yahudi yang kita harus angkat topi dan belajar banyak. Punya cita-cita merenovasi dunia.

Rusman

Editor

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaKomunis Ashkenazi

Lainnya di Features

Lihat semua
Seren Taun Kasepuhan 2026: Melestarikan Tradisi Masyarakat Adat Kasepuhan Cisitu
Sosial

Seren Taun Kasepuhan 2026: Melestarikan Tradisi Masyarakat AdatMasyarakat Adat Kasepuhan Cisitu

17 Juli 2026 · 5 menit baca

Moloku Kie Raha Primadona Dunia: Dari Jalur Rempah ke Jalur Energi yang Menentukan Masa Depan Dunia
Budaya

Moloku Kie Raha Primadona Dunia: Dari Jalur Rempah ke Jalur Energi yang Menentukan Masa DepanMasa Depan Dunia

17 April 2026 · 2 menit baca

Laporan Hazeu
Budaya

Laporan HazeuHazeu

1 April 2026 · 4 menit baca

Terpopuler

  1. 01Rencana Merger Elnusa dan PDSI: Menguji Pidato Pasal 33 UUD 1945 Presiden Prabowo
  2. 02Redefinisi Paradoks untuk Dekonstruksi Derrida
  3. 03Ekonomi Politik NU dan Pesantren (Catatan Pasca Muktamar)
  4. 04Media Takut Penguasa atau Takut Kehilangan Bisnis?
  5. 05Menelisik Sindikat “Protection Racket” di Jantung Republik

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents