Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Pustaka GFI
    • Podcast
    • Galeri
Logo Global Future Institute

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Sains & Teknologi

Penipu Kripto Menargetkan PenggunaMenargetkan Pengguna Melalui Google Forms

Rusman

Rusman·26 Juli 2025·2 menit baca

Bagikan
Penipu Kripto Menargetkan Pengguna Melalui Google Forms

Peneliti Kaspersky telah menemukan gelombang baru serangan penipuan yang menggunakan Google Forms untuk menargetkan pengguna kripto. Setelah mengetahui alamat email calon korban, para penyerang mengirimkan email penipuan melalui Google Forms, yang dirancang agar tampak seperti notifikasi dari layanan pertukaran kripto. Pengguna diundang untuk menerima dugaan transfer dalam kripto dengan mengikuti tautan ke situs web yang menginstruksikan mereka untuk menghubungi “dukungan blockchain” dan melakukan pembayaran “komisi” dalam bentuk kripto untuk menerima transfer tersebut. Mengikuti instruksi ini dapat mengakibatkan hilangnya dana, karena seluruh skenario “transfer/penerimaan dana” tersebut adalah hoaks.

Para penyerang menggunakan Google Forms – sebuah perangkat gratis survei online – untuk membuat kuesioner singkat dengan hanya satu slot untuk diisi: alamat email. Para penyerang sendiri memasukkan alamat email korban ke dalam formulir, dan kemudian Google Forms mengirimkan email konfirmasi pengiriman kuesioner kepada korban. Para penyerang membuat konfirmasi pengiriman formulir ini agar tampak seperti notifikasi dari layanan transaksi kripto – yang menunjukkan jumlah yang diduga akan diterima pengguna dan mendesak mereka untuk mengklik tautan tersebut agar dapat menerima pembayaran sebelum “kedaluwarsa”.

Email penipuan yang dikirim melalui Google Forms

Email penipuan tersebut berisi atribut Google Forms, seperti header berlogo Google Forms, tautan ke kuesioner dan nilai kolom yang telah dikirimkan. Para penyerang mengandalkan fakta bahwa email tersebut lolos dari filter spam, karena dikirim dari alamat Google yang sah dan pengguna tertipu oleh judul yang menarik.

“Kampanye ini menunjukkan eksploitasi licik terhadap platform tepercaya dan banyak digunakan untuk melakukan serangan penipuan terhadap pengguna kripto. Dengan membuat email konfirmasi pengiriman palsu yang meniru notifikasi sah dari bursa kripto, penyerang menggunakan kredibilitas platform untuk menerobos filter email, dan juga kekeliruan korban terhadap formatnya agar memikat mereka membocorkan kredensial dompet yang sensitif. Ada kebutuhan penting bagi pengguna untuk memverifikasi sumber email, memeriksa tautan, dan menerapkan langkah-langkah keamanan yang kuat untuk melindungi aset digital mereka,” komentar Andrey Kovtun, Manajer Grup Perlindungan Ancaman Email (Email Threats Protection) di Kaspersky.

Setelah mengklik tautan di email, pengguna diarahkan ke situs web penipuan yang meniru platform transaksi kripto

Untuk menghindari menjadi korban serangan semacam itu, Kaspersky menyarankan:

  • Jangan mengetuk atau mengeklik tautan dalam pesan yang tidak Anda duga.
  • Periksa atribut yang tidak biasa dalam email, seperti yang berkaitan dengan Google Form yang dijelaskan di atas.
  • Pasang solusi keamanan andal yang akan mencegah pengguna membuka situs web penipuan.
Rusman

Editor

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaGenerasi Polyworking: Bagaimana Multi-Tasking Gen Z Membawa Lebih Banyak Risiko Keamanan SiberSelanjutnyaMengelola Kompleksitas Keamanan Siber Industri: Elemen Penting dalam Membangun SOC Berkinerja Tinggi

Lainnya di Sains & Teknologi

Lihat semua
Chatbot AI Dapat Mempengaruhi Hasil Pemilihan Umum
Budaya

Chatbot AIChatbot AI Dapat Mempengaruhi Hasil Pemilihan Umum

15 Juli 2026 · 6 menit baca

140 Juta Upaya Phishing dan Penipuan di Kuartal Pertama 2026, Kaspersky Merespons Dengan Perlindungan Berbasis AI
Sains & Teknologi

140 Juta Upaya PhishingUpaya Phishing dan Penipuan di Kuartal Pertama 2026, Kaspersky Merespons Dengan Perlindungan Berbasis AI

9 Juli 2026 · 3 menit baca

Malware yang Menyamar Sebagai Layanan AI Terhadap UMKM di Asia Tenggara Meningkat Hampir Tujuh Kali Lipat di Tahun 2026
Sains & Teknologi

Malware yang Menyamar Sebagai Layanan AI Terhadap UMKM di Asia TenggaraAsia Tenggara Meningkat Hampir Tujuh Kali Lipat di Tahun 2026

6 Juli 2026 · 3 menit baca

Terpopuler

  1. 01Rencana Merger Elnusa dan PDSI: Menguji Pidato Pasal 33 UUD 1945 Presiden Prabowo
  2. 02Redefinisi Paradoks untuk Dekonstruksi Derrida
  3. 03Ekonomi Politik NU dan Pesantren (Catatan Pasca Muktamar)
  4. 04Media Takut Penguasa atau Takut Kehilangan Bisnis?
  5. 05Menelisik Sindikat “Protection Racket” di Jantung Republik

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents