Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Pustaka GFI
    • Podcast
    • Galeri
Logo Global Future Institute

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Sains & Teknologi

Kaspersky: Waspada Email PalsuWaspada Email Palsu Mengaku Dari Maskapai Ternama

Rusman

Rusman·15 Oktober 2025·2 menit baca

Bagikan
Kaspersky: Waspada Email Palsu Mengaku Dari Maskapai Ternama

Peneliti Kaspersky telah mengungkap lonjakan email penipuan di mana penyerang menyamar sebagai maskapai penerbangan dan bandara besar, termasuk Amsterdam Schiphol, Lufthansa, Emirates Airlines, Qatar Airways, Etihad Airways, dan lainnya, untuk mengelabui bisnis agar terlibat dalam komunikasi palsu dengan pemasok dan mitra. Tujuan skema ini adalah untuk mencuri dana dari Perusahaan yang menjadi target. Sejak awal September, solusi Kaspersky telah mendeteksi dan memblokir ribuan email penipuan jenis ini di seluruh dunia, dan volume penipuan skema ini telah meningkat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Contoh email penipuan yang dikirim oleh penyerang

Email palsu ini biasanya mengaku berasal dari departemen pengadaan maskapai penerbangan terkemuka, mengumumkan proyek baru, dan mencari pemasok atau kontraktor. Setelah penerima merespons, penyerang mengirimkan serangkaian dokumen palsu, seperti formulir pendaftaran pemasok dan perjanjian kerahasiaan, agar tampak kredibel. Perusahaan yang menjadi target juga diminta untuk membayar “Deposit Wajib yang Dapat Dikembalikan” sebesar beberapa ribu USD, yang menunjukkan bahwa tujuannya adalah untuk mengamankan slot prioritas dalam linimasa kemitraan dan akan dikembalikan setelah “kemitraan” terjalin.

“Para penipu secara aktif meniru komunikasi bisnis yang sah dan formal. Dengan menyamar sebagai maskapai penerbangan ternama di dunia, mereka mengeksploitasi kepercayaan merek dan aspirasi bisnis target mereka. Karena dokumen yang dibagikan dalam skema ini tidak berbahaya, melainkan hanya palsu, mereka dapat dengan mudah melewati pemeriksaan keamanan dasar dan tampak meyakinkan bagi orang awam,” ujar Anna Lazaricheva, Analis Spam Senior di Kaspersky.

Mengingat serangan ini, Kaspersky menyarankan organisasi untuk:

  • Verifikasi pengirim: Selalu periksa nama domain dan detail kontak. Jika ragu, hubungi perusahaan secara langsung melalui jalur resmi.
  • Waspadai segala bentuk deposit: Perusahaan yang sah tidak meminta pembayaran di muka untuk mendaftar sebagai pemasok.
  • Teliti dokumen: Cari ketidakkonsistenan dalam logo, bahasa, dan format. Kesalahan kecil dapat menjadi tanda pemalsuan.
  • Edukasi karyawan: Latih tim pengadaan dan keuangan untuk mengenali taktik penipuan yang umum. Solusi seperti Kaspersky Automated Security Awareness Platform menawarkan pelatihan daring yang membangun kesadaran keamanan siber.
  • Gunakan solusi keamanan canggih: Terapkan alat keamanan email, seperti Kaspersky Secure Mail Gateway yang mendeteksi pola mencurigakan dan memblokir email penipuan sebelum masuk ke kotak masuk.
Rusman

Editor

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

Sebelumnya86% Wisatawan Khawatir Akan Keamanan Data Dari Penggunaan AI Untuk Perencanaan Traveling MerekaSelanjutnyaKaspersky: Lebih Dari 500 Ribu Eksploitasi Menargetkan Bisnis di Indonesia Akibat Sistem yang Belum Ditambal

Lainnya di Sains & Teknologi

Lihat semua
Chatbot AI Dapat Mempengaruhi Hasil Pemilihan Umum
Budaya

Chatbot AIChatbot AI Dapat Mempengaruhi Hasil Pemilihan Umum

15 Juli 2026 · 6 menit baca

140 Juta Upaya Phishing dan Penipuan di Kuartal Pertama 2026, Kaspersky Merespons Dengan Perlindungan Berbasis AI
Sains & Teknologi

140 Juta Upaya PhishingUpaya Phishing dan Penipuan di Kuartal Pertama 2026, Kaspersky Merespons Dengan Perlindungan Berbasis AI

9 Juli 2026 · 3 menit baca

Malware yang Menyamar Sebagai Layanan AI Terhadap UMKM di Asia Tenggara Meningkat Hampir Tujuh Kali Lipat di Tahun 2026
Sains & Teknologi

Malware yang Menyamar Sebagai Layanan AI Terhadap UMKM di Asia TenggaraAsia Tenggara Meningkat Hampir Tujuh Kali Lipat di Tahun 2026

6 Juli 2026 · 3 menit baca

Terpopuler

  1. 01Rencana Merger Elnusa dan PDSI: Menguji Pidato Pasal 33 UUD 1945 Presiden Prabowo
  2. 02Redefinisi Paradoks untuk Dekonstruksi Derrida
  3. 03Ekonomi Politik NU dan Pesantren (Catatan Pasca Muktamar)
  4. 04Media Takut Penguasa atau Takut Kehilangan Bisnis?
  5. 05Menelisik Sindikat “Protection Racket” di Jantung Republik

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents