Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Pustaka GFI
    • Podcast
    • Galeri
Logo Global Future Institute

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Sains & Teknologi

Kaspersky: RansomwareRansomware Terhadap Bisnis di Indonesia Kian Tertarget dan Tepat Sasaran

Rusman

Rusman·23 Oktober 2025·3 menit baca

Bagikan
Kaspersky: Ransomware Terhadap Bisnis di Indonesia Kian Tertarget dan Tepat Sasaran

Perusahaan keamanan siber global memaparkan peringkat teratas keluarga ransomware di Indonesia pada tahun 2025

Pada paruh pertama tahun 2025, ransomware terus memengaruhi sebagian kecil pengguna bisnis di Indonesia, sejalan dengan tren global yang mencerminkan penyerang ransomware kini fokus menargetkan organisasi bernilai tinggi, alih-alih melakukan serangan massal tanpa pandang bulu.

Meskipun hanya 0,25% pengguna bisnis Kaspersky di Indonesia yang terkena ancaman ini, persentase yang tampaknya kecil ini merupakan hal yang umum untuk ransomware dan dijelaskan oleh fakta bahwa penyerang seringkali tidak mendistribusikan malware jenis ini secara massal, tetapi memprioritaskan target bernilai tinggi, yang mengurangi jumlah keseluruhan insiden.

Persentase ini juga menunjukkan sedikit peningkatan dari 0,23% pada periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan keamanan siber global juga mengungkapkan 5 keluarga ransomware teratas yang mengincar perusahaan berbagai ukuran di Asia Tenggara. Ini termasuk:

●       Trojan-Ransom.Win32.Wanna
●       Trojan-Ransom.Win32.Gen
●       Trojan-Ransom.Win32.Crypmod
●       Trojan-Ransom.Win32.Crypren
●       Trojan-Ransom.Win32.Encoder

 

Trojan jenis ini memodifikasi data di komputer korban sehingga korban tidak dapat lagi menggunakan data tersebut, atau mencegah komputer berjalan dengan semestinya. Setelah data “disandera” (diblokir atau dienkripsi), pengguna akan menerima permintaan tebusan. Permintaan tebusan tersebut memerintahkan korban untuk mengirimkan uang kepada penyerang; setelah menerima uang tersebut, pelaku kejahatan siber akan mengirimkan program kepada korban untuk memulihkan data atau memulihkan kinerja komputer.

Awal tahun ini, Kaspersky juga mengungkapkan bahwa organisasi di Indonesia menghadapi rata-rata 157 upaya ransomware per hari sepanjang tahun 2024, dengan total 57.554 serangan yang diblokir oleh solusi keamanan siber Kaspersky tahun lalu.

“Munculnya kelompok ransomware berbasis AI seperti FunkSec merupakan sinyal yang jelas tentang apa yang akan terjadi pada lanskap ancaman siber Indonesia. Dengan menggunakan kode yang dihasilkan AI dan mengadopsi taktik berbiaya rendah dan bervolume tinggi, kelompok-kelompok ini tidak hanya melampaui operator ransomware tradisional tetapi juga memperluas jangkauan mereka ke sektor-sektor penting seperti pemerintahan, keuangan, teknologi, dan pendidikan,” komentar Defi Nofitra, Country Manager untuk Indonesia di Kaspersky.

“Kita menyaksikan transformasi dalam ancaman siber dengan munculnya ransomware 3.0 berbasis AI. Serangan kini lebih cepat, lebih canggih, dan kurang terprediksi. Memastikan bahwa investasi dalam perlindungan holistik tidak lagi dipandang sebagai biaya tambahan, tetapi sebagai strategi inti untuk melindungi pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan. Perusahaan-perusahaan di Indonesia harus menyadari bahwa kesiapsiagaan terhadap ancaman digital merupakan pondasi utama untuk menjaga keberlangsungan bisnis di era ekonomi digital,” tambahnya.

Untuk tetap terlindungi dari serangan ransomware, para ahli Kaspersky menyarankan agar organisasi mengikuti praktik terbaik berikut untuk melindungi diri dari ransomware:

  • Aktifkan perlindungan ransomware untuk semua titik akhir. Tersedia Kaspersky Anti-Ransomware Tool for Business gratis yang melindungi komputer dan server dari ransomware dan jenis malware lainnya, mencegah eksploitasi, dan kompatibel dengan solusi keamanan yang sudah terpasang.
  • Selalu perbarui perangkat lunak di semua perangkat yang Anda gunakan untuk mencegah penyerang mengeksploitasi kerentanan dan menyusup ke jaringan Anda.
  • Fokuskan strategi pertahanan Anda untuk mendeteksi pergerakan lateral dan pencurian data ke internet. Berikan perhatian khusus pada lalu lintas keluar untuk mendeteksi koneksi penjahat siber ke jaringan Anda. Siapkan cadangan offline yang tidak dapat dirusak oleh penyusup. Pastikan Anda dapat mengaksesnya dengan cepat saat dibutuhkan atau dalam keadaan darurat.
  • Instal solusi anti-APT dan EDR, yang memungkinkan kemampuan untuk penemuan dan deteksi ancaman tingkat lanjut, investigasi, dan remediasi insiden tepat waktu. Berikan tim SOC Anda akses ke intelijen ancaman terbaru dan tingkatkan keterampilan mereka secara berkala dengan pelatihan profesional. Semua hal di atas tersedia dalam kerangka kerja Kaspersky Expert Security.
  • Gunakan informasi Intelijen Ancaman terbaru untuk tetap waspada terhadap Taktik, Teknik, dan Prosedur (TTP) aktual yang digunakan oleh pelaku ancaman.
  • Untuk melindungi perusahaan dari berbagai ancaman, gunakan solusi dari lini produk Kaspersky Next yang menyediakan perlindungan waktu nyata, visibilitas ancaman, kemampuan investigasi dan respons EDR dan XDR untuk organisasi dari berbagai skala dan industri. Bergantung pada kebutuhan Anda saat ini dan sumber daya yang tersedia, Anda dapat memilih tingkatan produk yang paling relevan dan dengan mudah bermigrasi ke tingkatan produk lain jika persyaratan keamanan siber Anda berubah.

 

Rusman

Editor

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaKaspersky: Bisnis Harus Waspada Terhadap Skema Serangan SEOSelanjutnyaKaspersky: Film Demon Slayer Baru Memicu Kampanye Penipuan Di Seluruh Dunia

Lainnya di Sains & Teknologi

Lihat semua
Chatbot AI Dapat Mempengaruhi Hasil Pemilihan Umum
Budaya

Chatbot AIChatbot AI Dapat Mempengaruhi Hasil Pemilihan Umum

15 Juli 2026 · 6 menit baca

140 Juta Upaya Phishing dan Penipuan di Kuartal Pertama 2026, Kaspersky Merespons Dengan Perlindungan Berbasis AI
Sains & Teknologi

140 Juta Upaya PhishingUpaya Phishing dan Penipuan di Kuartal Pertama 2026, Kaspersky Merespons Dengan Perlindungan Berbasis AI

9 Juli 2026 · 3 menit baca

Malware yang Menyamar Sebagai Layanan AI Terhadap UMKM di Asia Tenggara Meningkat Hampir Tujuh Kali Lipat di Tahun 2026
Sains & Teknologi

Malware yang Menyamar Sebagai Layanan AI Terhadap UMKM di Asia TenggaraAsia Tenggara Meningkat Hampir Tujuh Kali Lipat di Tahun 2026

6 Juli 2026 · 3 menit baca

Terpopuler

  1. 01Rencana Merger Elnusa dan PDSI: Menguji Pidato Pasal 33 UUD 1945 Presiden Prabowo
  2. 02Redefinisi Paradoks untuk Dekonstruksi Derrida
  3. 03Ekonomi Politik NU dan Pesantren (Catatan Pasca Muktamar)
  4. 04Media Takut Penguasa atau Takut Kehilangan Bisnis?
  5. 05Menelisik Sindikat “Protection Racket” di Jantung Republik

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents