Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Pustaka GFI
    • Podcast
    • Galeri
Logo Global Future Institute

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Internasional

FPN Aksi SolidaritasAksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS

Rusman

Rusman·6 Januari 2026·2 menit baca

Bagikan
FPN Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS

Massa Free Palestine Network (FPN) menggelar aksi solidaritas terhadap Venezuela di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), di jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2025). Tampak massa FPN membentangkan dua spanduk besar.

Massa  aksi membentangkan spanduk: “Solidaritas untuk Venezuela, Dunia Harus Hentikan Agresi Amerika Serikat (AS)”.  Terlihat spanduk lainnya bertuliskan:  “Agresi Militer ke Venezuela, Bukti Amerika Serikat (AS) adalah Induk Terorisme”.

Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC dalam orasinya menyebut peristiwa yang terjadi di Venezulea tidak berdiri sendiri. Ia satu rangkaian penindasan yang sama seperti yang dialami Palestina. Sama-sama ditindas imperialisme.

“80% senjata yang digunakan oleh Israel menggenosida rakyat Palestina datang dari Amerika Serikat. Di saat yang sama AS membutuhkan sumber daya minyak untuk menopang ekonominya. Karena itu tanpa malu Trump mengungkap motif ia menyerbu Caracas dan menculik Presiden Nicolas Maduro dan Istri adalah untuk menguasai Minyak Venezuela yang merupakan cadangan minyak terbesar di dunia,” jelas Furqan.

“Sementara itu Maduro sendiri dan rakyat Venezuela adalah pendukung setia perjuangan Palestina selama ini,” tambah Furqan.

Lebih lanjut Furqan menyebut agresi Amerika Serikat ke Venezuela adalah bukti telanjang dari brutalitas kebijakan imperialisme AS yang ingin menundukkan sebuah negara dan menjarah sumber dayanya.

“Agresi ini mengonfirmasi bahwa AS adalah induk dari terorisme itu sendiri, biang kekacauan di seluruh dunia. Jejaknya bisa ditemukan di Chile, Guatemala, Kongo, Libya, Irak, Suriah, Yaman dan Palestina. AS telah membunuh lebih 20 juta rakyat di 37 negara di seluruh dunia pasca perang dunia kedua. AS terlibat langsung atau tidak langsung dalam lebih dari 70 upaya perubahan rezim sebuah negara sejak 1945,” jelas Furqan.

Furqan menyerukan agar front anti imperialisme harus diperkuat di semua tingkatan, baik di Nasional, regional maupun internasional.

“Solidaritas bangsa-bangsa yang pernah dijajah dan ditindas harus dibangun! Solidaritas selatan-selatan harus dibangun! Solidaritas Asia, Afrika dan Amerika Latin harus dibangun! Indonesia punya modal sejarah karena pernah mempeloporinya tahun 1955,” tegas Furqan.

Menurut Furqan, aksi yang juga dilakukan FPN serentak hari ini di Bandung, Makassar, Solo, Kendari, Tarakan, Majene, dan berbagai kota lainnya di seluruh Indonesia adalah mata rantai perlawanan yang sama dengan perjuangan kaum buruh, kaum tani, mahasiswa dan pelajar yang ikut bersolidaritas untuk Venezuela di depan kedubes AS.

Rusman

Editor

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaMengapa Iran Tak Mudah Dilemahkan Seperti Venezuela?SelanjutnyaFree Palestine Network Kutuk Agresi AS ke Venezuela

Lainnya di Internasional

Lihat semua
Polarisasi Blok Indo-Pasifik, Membahayakan Kedaulatan Nasional ASEAN
Analisis

Polarisasi Blok Indo-PasifikIndo-Pasifik, Membahayakan Kedaulatan Nasional ASEAN

30 Agustus 2026 · 3 menit baca

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
Analisis

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCWOPCW di Tengah Rivalitas Global

18 Agustus 2026 · 3 menit baca

USAID Organ Terselubung Washington Untuk Mengendalikan Dunia
Analisis

USAIDUSAID Organ Terselubung Washington Untuk Mengendalikan Dunia

10 Agustus 2026 · 6 menit baca

Terpopuler

  1. 01Rencana Merger Elnusa dan PDSI: Menguji Pidato Pasal 33 UUD 1945 Presiden Prabowo
  2. 02Redefinisi Paradoks untuk Dekonstruksi Derrida
  3. 03Ekonomi Politik NU dan Pesantren (Catatan Pasca Muktamar)
  4. 04Media Takut Penguasa atau Takut Kehilangan Bisnis?
  5. 05Menelisik Sindikat “Protection Racket” di Jantung Republik

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents