About UsBook ReviewsEditorialGalleryPodcastContact
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewYour Guide to World Affairs
  • Analysis
  • International
    • Southeast Asia
    • East Asia
    • South Asia
    • Central Asia
    • Australia
    • Middle East
    • Africa
    • Latin America
  • Geopolitics
  • Politics & Security
  • Economy & Business
  • Issues

    • Diplomacy
    • Law
    • Society
    • Culture
    • Environment
    • Science & Tech
    • Health

    Special Coverage

    • Profiles
    • Features
    • Media

    Channels

    • Book Reviews
    • GFI Library
    • Podcast
    • Gallery
Logo Global Future Institute

Published by

Global Future Institute (GFI)

A geopolitics and foreign-policy think tank, established 11 October 2007. The Global Review is its journalistic channel.

About GFI
The Global Review

Your Guide to World Affairs

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Institution

  • About Global Future Institute
  • GFI Board
  • Contact

Media

  • About Us
  • Editorial
  • Book Reviews
  • Gallery
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

International

Mengenal Pak Mohamad Asruchin, Duta Besar RI untuk “Lintasan Jalur SutraLintasan Jalur Sutra”

Rusman

Rusman·17 April 2023·2 min read

Share
Mengenal Pak Mohamad Asruchin, Duta Besar RI untuk “Lintasan Jalur Sutra”

Global Future Institute (GFI) dan Pusat Pengkajian Strategis Nusantara menyambut gembira terbitnya sebuah buku karya mantan Duta Besar Mohamad Asruchin yang amat menggugah terkait Jalur Sutra Cina.

Saya kira baru Pak As, begitu sapaan akrab beliau, sebagai diplomat senior Kemlu yang secara serius dan intens mendalami soal Jalur Sutra yang oleh pemerintah Cina telah ditetapkan sebagai Strategi Nasional, Silk Road Maritime Initiative, sebagai pedoman dan arahan strategis bagi pemerintah Cina dalan menjalin kerjasama luar negeri yang mengaitkan secara terintegrasi bidang ekonomi, perdagangan dan militer dengan konektivitas geografis. Untuk kemudian dituangkan menjadi program unggulan yaitu OBOR (One Belt One Road) dan BRI (Belt Road Initiative).

Menelisik sekilas rekam jejak Mohamad Asruchin, sepertinya Asruchin memang ditakdirkan berkiprah di ranah diplomasi dalam beberapa negara yang merupakan lintasan Jalur Sutra. Asia Selatan, Asia Tengah dan Cina.

Asrychin mulai gabung di Kemlu pada 1981. Pada 1985 meraih master dalam program studi Cina di University of Washington, Seattle, USA.

Bertugas di KBRI Beijing pada 1990-1994. KBRI Islamabad pada 1998-2002. KBRI Kabul pada 2004.

Setelah bertugas di Cina, Pakistan dan India, pak As ditunjuk sebagai Direktur Asia Selatan dan Tengah Kemlu pada 2004-2010.

Hingga kemudian nasib baik membawa pak As mengakhiri puncak karir diplomatnya sebagai Duta Besar RI untuk Uzbekistan merangkap Kazakhstan, Kyrgyztan dan Tajikistan pada 2010-2014.

Setelah pensiun dari korp diplomatik, bagi Pak As roda kehidupan tetap perputar. Ibarat sebuah buku, hanya ganti chapter atau beralih bab saja. Antara 2015 hingga 2019 sempat bergeser ke dunia akademik yang sebenarnya justru cinta pertamanya. Jadi dosen luar biasa untuk program studi Cina di Universitas Al-Azhar Indonesia.

Hingga kini suami dari Etty Nurjayawanti dan alumni Fakultas Sastra Cina UI ini tetap sehat dan produktif menulis artikel tentang Asia Selatan dan Asia Tengah serta masalah Cina. Subyek kajian yang mana pak As boleh dibilang klotokan.

Selain itu, secara pribadi saya merasa beruntung karena berkat Pusat Pengkajian Strategis Nusantara (PPSN) yang dimotori pak Sar Sardy dan pak Sutrimo Sumarlan, dapat berkenalan dan berkolaborasi dengan Pak As dalam pengkajian strategis terkait geopolitik dan masalah masalah internasional.

Sejak tahun lalu Pak As dan saya sama sama diminta Ketua Umum PPSN pak Sutrimo menjadi wakil ketua. Pak As menjadi wakil ketua bidang II untuk kajian strategis luar negeri, saya menjadi wakil ketua bidang I untuk kajian strategis dalam negeri.

Buku karya Mohamad Asruchin ini bertajuk Perjalanan Seorang Diplomat Menyusuri Jalur Sutra. Itulah sebab tiba-tiba saja ide di benak muncul untuk memberi judul catatan singkat ini: Duta Besar RI Untuk Lintasan Jalur Sutra.

Hendrajit, Pengkaji Geopolitik dan Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI)

Rusman

Editor

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

PreviousKomunis AshkenaziNextBetapa Paradoksnya Pemerintah AS Menyikapi Wewenang Juridiksi Universal ICC

More in International

View all
Polarisasi Blok Indo-Pasifik, Membahayakan Kedaulatan Nasional ASEAN
Analysis

Polarisasi Blok Indo-PasifikIndo-Pasifik, Membahayakan Kedaulatan Nasional ASEAN

30 August 2026 · 3 min read

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
Analysis

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCWOPCW di Tengah Rivalitas Global

18 August 2026 · 3 min read

USAID Organ Terselubung Washington Untuk Mengendalikan Dunia
Analysis

USAIDUSAID Organ Terselubung Washington Untuk Mengendalikan Dunia

10 August 2026 · 6 min read

Most Read

  1. 01Rencana Merger Elnusa dan PDSI: Menguji Pidato Pasal 33 UUD 1945 Presiden Prabowo
  2. 02Redefinisi Paradoks untuk Dekonstruksi Derrida
  3. 03Ekonomi Politik NU dan Pesantren (Catatan Pasca Muktamar)
  4. 04Media Takut Penguasa atau Takut Kehilangan Bisnis?
  5. 05Menelisik Sindikat “Protection Racket” di Jantung Republik

Latest Podcasts

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

All podcasts

Book Reviews

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Featured book

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Read the review

Follow on Facebook

theglobal-review.com

2.147 followers

Like Page

Reference Network

The sources and partners we monitor, from official domestic institutions to analytical media across regions.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

International

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents