About UsBook ReviewsEditorialGalleryPodcastContact
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewYour Guide to World Affairs
  • Analysis
  • International
    • Southeast Asia
    • East Asia
    • South Asia
    • Central Asia
    • Australia
    • Middle East
    • Africa
    • Latin America
  • Geopolitics
  • Politics & Security
  • Economy & Business
  • Issues

    • Diplomacy
    • Law
    • Society
    • Culture
    • Environment
    • Science & Tech
    • Health

    Special Coverage

    • Profiles
    • Features
    • Media

    Channels

    • Book Reviews
    • GFI Library
    • Podcast
    • Gallery
Logo Global Future Institute

Published by

Global Future Institute (GFI)

A geopolitics and foreign-policy think tank, established 11 October 2007. The Global Review is its journalistic channel.

About GFI
The Global Review

Your Guide to World Affairs

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Institution

  • About Global Future Institute
  • GFI Board
  • Contact

Media

  • About Us
  • Editorial
  • Book Reviews
  • Gallery
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Geopolitics

Mencermati Teknologi-Teknologi Baru Dalam Perang Israel-PalestinaPerang Israel-Palestina

Rusman

Rusman·6 June 2024·2 min read

Share
Mencermati Teknologi-Teknologi Baru Dalam Perang Israel-Palestina

Bagi yang jeli melihat perang, sebenarnya ada banyak teknologi baru dan taktik yang muncul dalam perang Palestina dan Israel saat ini. Sebelumnya Yaman untuk pertama kali dalam sejarah militer menggunakan rudal ballistik anti kapal dan drone yang bisa mentarget kapal dalam jarak 2000 KM.

Yeman Ansharulah juga sudah menjatuhkan 6 MQ-9 Reaper terbaru USA diantaranya menggunakan Air Defence mirip missile 385 buatan Iran dengan mesin micro turbojet yang bisa berputar-putar mencari target udara.

Air Defence ini juga baru dalam sejarah perang dan tak ada senjata jenis ini sebelumnya. Amerika menuduh Iran memasok senjata ke Yaman.

Hezbollah menggunakan Almas ATGM 8-10 KM yang bisa membatalkan target dan mencari target baru. Kemampuan teknologi Hezbollah ini juga sejarah baru dalam perang.

Israel juga punya jenis ini Spike, namun jaraknya masih kalah dengan Almas buatan Iran. Sebuah industri senjata mengaku mengembangkan juga, namun Hezbollah sudah menggunakan dalam real combat dan sudah teruji dalam pertempuran.

ATGM Jevelin buatan Amerika dan Kornet Russia belum punya masih dibawah ATGM Dehlavieh buatan Iran. Hezbollah juga menggunakan seri baru Ababil kamikaze Drone untuk menyerang Iron Dome Israel, bahkan drone Hezbollah tidak bisa di take down oleh F15 dan F16 Israel. Hezbollah juga menghancurkan beberapa Hermes 900 dan Hermes 450 buatan Israel diantaranya dengan missile 385. Meski wilayah Utara Israel suah pasti GPS dimatikan, tapi senjata Hezbollah sepertinya tahan jamming dan spoofing.

Wilayah Utara Israel yang berbatasan darat dengan Lebanon Selatan adalah wilayah dimana Israel memiliki markas dan fasilitas perang elektronik terbesar di Asiia Barat (Middile East).

Fasilitas ini mencover Mediteriania, tentu termasuk wilayah Lebanon, Syria sampai sebagain Irak.

Itulah kenapa kalau kita lihat Hezbollah menyerang fasilitas-fasilitas ini sepanjang kira-kira 100 KM. Saat ini Hezbolah sudah lebih dari 2000 melakuan operasi militer dan kalau kita lihat dari target yang diekspose kebanyakan fasilitas-fasilitas perang elektronik dan signal intelijen Israel.

Kelebihan Israel dan AS memiliki pesawat tempur, tapi dalam perang terbuka, bandara militer akan dirudal Hezbollah sehingga pesawat tempur Israel akan kehilangan efektifitasnya.

Mustahid Hashem, Pegiat Sosial Pro Palestina Merdeka di Indonesia

Rusman

Editor

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

PreviousAliansi Strategis the Shanghai Spirit dan The ASEAN Way Berpotensi Menginspirasi Terciptanya Tatanan Internasional Baru Yang Lebih AdilNextSolusi Satu Negara Untuk Negara Palestina Merdeka

More in Geopolitics

View all
Demo 27 Agustus: Antara Isu Rakyat, Kepentingan Politik, dan Dugaan Penunggangan
Analysis

Demo 27 AgustusDemo 27 Agustus: Antara Isu Rakyat, Kepentingan Politik, dan Dugaan Penunggangan

27 August 2026 · 2 min read

Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali Geopolitik?
Analysis

Mengapa Kita Harus Hidupkan Kembali GeopolitikHidupkan Kembali Geopolitik?

18 August 2026 · 10 min read

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCW di Tengah Rivalitas Global
Analysis

Sabrina Dallafior dan Ujian Independensi OPCWOPCW di Tengah Rivalitas Global

18 August 2026 · 3 min read

Most Read

  1. 01Rencana Merger Elnusa dan PDSI: Menguji Pidato Pasal 33 UUD 1945 Presiden Prabowo
  2. 02Redefinisi Paradoks untuk Dekonstruksi Derrida
  3. 03Ekonomi Politik NU dan Pesantren (Catatan Pasca Muktamar)
  4. 04Media Takut Penguasa atau Takut Kehilangan Bisnis?
  5. 05Menelisik Sindikat “Protection Racket” di Jantung Republik

Latest Podcasts

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

All podcasts

Book Reviews

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Featured book

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Read the review

Follow on Facebook

theglobal-review.com

2.147 followers

Like Page

Reference Network

The sources and partners we monitor, from official domestic institutions to analytical media across regions.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

International

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents