Tentang KamiBedah BukuRedaksiGaleriPodcastHubungi Kami
ID/EN
The Global ReviewThe Global ReviewPemandu Informasi Perkembangan Dunia
  • Analisis
  • Internasional
    • Asia Tenggara
    • Asia Timur
    • Asia Selatan
    • Asia Tengah
    • Australia
    • Timur Tengah
    • Afrika
    • Amerika Latin
  • Geopolitik
  • Politik-Keamanan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Isu

    • Diplomasi
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • Lingkungan Hidup
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan

    Liputan Khusus

    • Sorot Tokoh
    • Features
    • Media

    Kanal

    • Bedah Buku
    • Pustaka GFI
    • Podcast
    • Galeri
Logo Global Future Institute

Diterbitkan oleh

Global Future Institute (GFI)

Lembaga pengkajian geopolitik dan politik luar negeri, berdiri 11 Oktober 2007. The Global Review adalah kanal jurnalistiknya.

Tentang GFI
The Global Review

Pemandu Informasi Perkembangan Dunia

DARIA Building, Suite 402, Jl. Iskandarsyah Raya No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

redaksi.theglobalreview@gmail.com

Lembaga

  • Tentang Global Future Institute
  • Pengurus GFI
  • Hubungi Kami

Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Bedah Buku
  • Galeri
  • Podcast

Copyright © 2008-2026 The Global Review

Analisis

Menjerat Elang, Menjebak NagaMenjebak Naga! (Bagian-2)

Rusman

Rusman·24 Januari 2025·1 menit baca

Bagikan
Menjerat Elang, Menjebak Naga! (Bagian-2)
Kontra Skema Geopolitik dan Kesisteman atas Penjajahan Gaya Baru di Bumi Pertiwi Adapun simpulan dan pointers dari bahasan Rosenau, Perkins dan Gonzalo yang berbasis tesis BK tadi, antara lain sebagai berikut: – Keampuhan kapitalisme adalah kekuatan modal, sehingga watak dasar yang melekat ialah akumulasi modal; – Maka, penjajahan dengan berbagai modus baik secara militer maupun nirmiliter merupakan metode baku di setiap kiprahnya. Oleh sebab, dimanapun kapitalisme berada, ia akan selalu mencari bahan baku semurah-murahnya dan menciptakan pasar seluas-luasnya di pelbagai belahan dunia; –  Tatkala ada perubahan (praktik) penjajahan, maka cuma kemasan dan caranya saja berbeda. Polanya tetap sama, yaitu menyedot berbagai sumber daya (alam dan manusia) guna kepentingan akumulasi modal — oleh karena, kekuatan modal adalah puncak kesaktiannya; dan – Kedudukan korporasi di era kini nyaris setara dengan negara, bahkan kerap kali justru di atas negara itu sendiri. Setidaknya, setelah kita memahami walau sekilas soal anatomi Sistem Imperialis Kapitalisme yang “mendarat” di pelbagai belahan dunia, bagaimana seharusnya kontra skemanya di Indonesia? (Bersambung ke Bag-3) M Arief Pranoto, Pengkaji Geopolitik Global Future Institute (GFI)
Rusman

Editor

Rusman

Direktur Teknologi Informasi

Perintis GFI sejak 2008, wartawan tabloid DeTAK, jurnalis terbaik versi Yayasan KEHATI dan Lembaga Pers Dr. Supomo tahun 2000.

SebelumnyaMenjerat Elang, Menjebak Naga! (Bagian-3)SelanjutnyaKerja Sama ASEAN-SCO Bernilai Strategis Dalam Perspektif Geopolitik

Lainnya di Analisis

Lihat semua
Memahami Evolusi Pemikiran Politik Sukarno dalam Hubungan Indonesia-Tiongkok (1956-1965)
Analisis

Memahami Evolusi Pemikiran Politik SukarnoPolitik Sukarno dalam Hubungan Indonesia-Tiongkok (1956-1965)

12 Oktober 2026 · 15 menit baca

Sengketa Wilayah Perbatasan Filipina-China Potensial Mengguncang Stabilitas Politik-Keamanan Asia Tenggara
Analisis

Sengketa Wilayah Perbatasan Filipina-China Potensial Mengguncang Stabilitas Politik-Keamanan Asia Tenggara

6 Oktober 2026 · 2 menit baca

Membaca Ulang G30 September 1965 Melalui Angle John Rossa dan Coen Holtzappel (Bagian 2)
Analisis

Membaca Ulang G30 September 1965G30 September 1965 Melalui Angle John Rossa dan Coen Holtzappel (Bagian 2)

2 Oktober 2026 · 11 menit baca

Terpopuler

  1. 01Mantan Perwira Intelijen MI5 Kaitkan Kematian Putri dengan Isu Palestina
  2. 02380 Juta Yen untuk “Ianfu”: Ketika Penyelesaian Negara Tidak Sampai kepada Penyintas
  3. 03Membaca Masa Depan Ekonomi Indonesia Sesudah 10 Tahun di Bawah Jokowi
  4. 04Revolusioner yang Tak Pernah Selesai dengan Republik
  5. 05Memahami Evolusi Pemikiran Politik Sukarno dalam Hubungan Indonesia-Tiongkok (1956-1965)

Podcast Terbaru

  • Armory Reborn

    Militerisasi Eropa: Konsekuensi Pasca-Invasi Rusia ke Ukraina

  • Jaya Suprana Show

    Di Jaya Suprana Show, Hendrajit Bedah Perang Asimetris sebagai Sarana Nir-Militer Imperialisme Gaya Baru

  • Rasil TV

    Rasil TV: Gejolak Geopolitik Dunia dan Peluang Perang Dunia Ketiga

Semua podcast

Bedah Buku

Sampul buku Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Buku pilihan

Perang Asimetris & Skema Penjajahan Gaya Baru

Hendrajit, Global Future Institute (2019)

Baca ulasannya

Ikuti di Facebook

theglobal-review.com

2.147 pengikut

Suka Halaman

Jaringan Rujukan

Sumber dan mitra pantauan kami, dari lembaga resmi dalam negeri hingga media analisis lintas kawasan.

Indonesia

  • Kemlu.go.id
  • Kemhan.go.id
  • NU.or.id
  • Kompas.com
  • The Jakarta Post
  • Obsession News
  • Opini Indonesia
  • Pena Merah Putih

Internasional

  • Strategic Culture
  • Global Research
  • The Duran
  • Consortium News
  • Journal NEO
  • Voltaire Network
  • MintPress News
  • Oriental Review
  • Antiwar.com
  • Countercurrents