» Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina » Donald Trump Membuka Babak Baru Konflik AS-Tiongkok di Asia Tenggara dan Semenanjung Korea
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Hankam
05-01-2017
Kerja Sama Militer Indonesia-Australia Dihentikan

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo telah menangguhkan sementara kerja sama militer dengan Australian Defence Force (ADF) sejak pertengahan Desember 2016. Saat ini bermunculan sejumlah laporan terkait alasan utama penundaan kerja sama militer Indonesia dan Australia.



Artikel Terkait
» 9 Kali Berturut-turut, TNI AD Sabet Juara Umum Lomba Tembak di Australia
» AS dan Australia Sepakat Perkuat Kerjasama Militer
» Menhan AS Kunjungi Australia


28-12-2016
Militer Cina
Awal 2017, Cina Berencana Luncurkan Kapal Induk Kedua

Pantuan  citra satelit mengungkapkan kemajuan militer Cina dalam membuat kapal induk baru generasi kedua, Project Type 001A. Kapal induk Type 001A ini diprediksi akan diluncurkan segera setelah awal 2017.


20-12-2016
Komandan PMPP TNI Kunjungi Pasukan Garuda di Darfur Sudan

Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Brigjen TNI Achmad Marzuki mengunjungi Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt-02), yang sedang bertugas menjaga perdamaian dan keamanan di Darfur, Sudan.


20-12-2016
Membangun Karakter Bangsa Guna Memperkuat Ketahanan Nasional

Mewaspadai Proxy War, Markas Besar TNI melalui Staf Teritorial beberapa waktu lalu menggelar penyuluhan Komunikasi Sosial Tentara Nasional Indonesia (Komsos TNI) bertajuk ‘Melalui Komsos TNI Kita Jalin Hubungan Silaturahmi Antara TNI Dengan Komponen Masyarakat Dalam Rangka Memperkuat Ketahanan Nasional di Wilayah’.


19-12-2016
Menhan Soal Hak Pilih TNI: Belum Waktunya, Masih Jauh Sekali

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengomentari rencana pemberian hak pilih bagi prajurit TNI. Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu mengatakan bahwa saat ini tentara belum siap untuk mendapat hak pilih dalam Pemilu.


16-12-2016
Indonesia dan Cina Sepakat tak Beri Ruang Bagi Teroris

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Wiranto mengatakan Indonesia dan Pemerintah Cina sepakat untuk tidak memberi ruang bagi teroris berkembang di negara masing-masing.


07-12-2016
Panglima TNI: Bangsa Indonesia Tidak Akan Membiarkan ISIS Berkembang

Indonesia harus menangkal segala ancaman gerakan radikal yang bertujuan untuk memecah belah kesatuan bangsa ini. Oleh karena itu, bangsa Indonesia tidak akan membiarkan ISIS berkembang karena dampaknya sangat berbahaya, dan ISIS merupakan musuh bersama bangsa Indonesia.


07-12-2016
ABRI Penegak Demokrasi UU 45

Mempelajari sejarah sejatinya adalah mempelajari nilai-nilai yang baik dan nilai-nilai yang buruk. Yang baik kita teruskan, yang buruk kita tinggalkan.


29-11-2016
Densus 88 Kembali Tangkap 2 Terduga Teroris

Tim Densus 88 Mabes Polri kembali menangkap dua terduga jaringan teroris yang terkait dengan terduga teroris yang ditangkap di Majalengka, Jawa Barat, Rio Priatna Wibowo (RPW).


16-11-2016
Panglima TNI: Tingkatkan Terus Kapasitas dan Kualitas TNI dalam Misi Perdamaian PBB

Penugasan Misi Perdamaian Dunia yang baru saja kalian selesaikan, tidak berhenti sampai di sini dan bahkan akan terus ditingkatkan, baik kapasitas maupun kualitasnya. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada upacara penyambutan Satgas Heli TNI Konga XXXVIII-A/Minusma (Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Mali) di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (14/11/2016).


16-11-2016
Antisipasi Keadaan Darurat Nuklir, Bakamla RI Lancarkan Latihan Peknubika

Direktorat Latihan Kedeputian Operasi dan Latihan Bakamla RI menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penyelamatan Kapal Nuklir, Biologi dan Kimia (Peknubika) di Kompi Zeni Nubika, Parung, beberapa hari lalu.




123456   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Partai Berkuasa di Hungaria Ingin Usir "LSM George Soros"

Mantan Presiden Jerman Roman Herzog Wafat

Kawasan Semakin Dinamis, Cina akan Terbitkan Kebijakan Keamanan di Asia Pasifik

Buku Ini Dapat Memahami Hal-hal Krusial di Lingkungan Geopolitik NKRI

Membuka Kunci Jawaban atas Berbagai Kondisi Up Date di Indonesia, dan Berbagai Kejadian Belahan Dunia Lain yang Berpengaruh Signifikan dengan Indonesia

Buku Ini Menambah Wawasan untuk Berpikir, Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, dan Menumbuhkan Kecerdasan Intuitif

Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia

Impor Pangan Meningkat, Program Swasembada Pangan Tersendat

KEMBALI KE UUD 45 yang disahkan pada 18.8.1945 Mengembalikan Kewibawaan NEGARA (Pemerintah, TNI dan POLRI)

Obamacare adalah Sebuah Penipuan

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »