» Gagasan Pembentukan ASEAN Maritime Community dan Perkuatan ASEAN dalam Manuber Politik Luar Negeri Indonesia » Timbul Kesan Indonesia Belum Berani Keluar dari “Western Hemisphere" di Bidang Militer » Kebijakan Luar Negeri RI Bebas dan Aktif Masih Tetap Relevan dan Akan Terus Berlanjut » Gerhard von Mende, Konseptor dan Pendorong Gerakan Separatisme Asia Tengah dan Kaukasus » Manuver Turki Politisasi Isu Tatar di Forum OKI Berpotensi Pecah-Belah Kekompakan Negara-Negara Islam
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Hankam
07-12-2016
Panglima TNI: Bangsa Indonesia Tidak Akan Membiarkan ISIS Berkembang

Indonesia harus menangkal segala ancaman gerakan radikal yang bertujuan untuk memecah belah kesatuan bangsa ini. Oleh karena itu, bangsa Indonesia tidak akan membiarkan ISIS berkembang karena dampaknya sangat berbahaya, dan ISIS merupakan musuh bersama bangsa Indonesia.



07-12-2016
ABRI Penegak Demokrasi UU 45

Mempelajari sejarah sejatinya adalah mempelajari nilai-nilai yang baik dan nilai-nilai yang buruk. Yang baik kita teruskan, yang buruk kita tinggalkan.


29-11-2016
Densus 88 Kembali Tangkap 2 Terduga Teroris

Tim Densus 88 Mabes Polri kembali menangkap dua terduga jaringan teroris yang terkait dengan terduga teroris yang ditangkap di Majalengka, Jawa Barat, Rio Priatna Wibowo (RPW).


16-11-2016
Panglima TNI: Tingkatkan Terus Kapasitas dan Kualitas TNI dalam Misi Perdamaian PBB

Penugasan Misi Perdamaian Dunia yang baru saja kalian selesaikan, tidak berhenti sampai di sini dan bahkan akan terus ditingkatkan, baik kapasitas maupun kualitasnya. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada upacara penyambutan Satgas Heli TNI Konga XXXVIII-A/Minusma (Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Mali) di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (14/11/2016).


16-11-2016
Antisipasi Keadaan Darurat Nuklir, Bakamla RI Lancarkan Latihan Peknubika

Direktorat Latihan Kedeputian Operasi dan Latihan Bakamla RI menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penyelamatan Kapal Nuklir, Biologi dan Kimia (Peknubika) di Kompi Zeni Nubika, Parung, beberapa hari lalu.


27-09-2016
Menanti Gebrakan BG di BIN

UJI kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Kepala Badan Intelijen Negara (KaBIN) usailah sudah  dilakukan, Rabu (7/9/2016). Komisi I DPR menyatakan Komjen Budi Gunawan atau BG layak dan patut menggantikan Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).


27-09-2016
Oleh : I Nurdin dan Linda Rahmawati *)
Nasionalisme Buta Mahasiswa Papua

Aksi tuntutan kemerdekaan West Papua masih terus diupayakan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB), dengan memanfaatkan masyarakat Papua, khususnya kaum muda dan mahasiswa Papua. Aksi sering diikuti dengan penggunaan berbagai atribut yang seolah-olah menunjukkan kebebasan berekspresi mahasiswa Papua sesuai dengan gaya masing-masing. Akan tetapi, apakah mahasiswa-mahasiswa Papua tersebut mengetahui apa yang diperjuangkan oleh mereka dengan dalih Nasionalisme Papua? Atau, mahasiswa-mahasiswa Papua (lagi-lagi) hanya dimanfaatkan oleh segelintir oknum yang ingin mendapatkan keuntungan dari “teriakan lantang” kemerdekaan Papua.


26-09-2016
Oleh : Kurniadi*)
Negara di Kepulauan Pasifik masih Percaya kepada Indonesia

Upaya ULMWP untuk menginternasionalisasikan masalah Papua tampaknya akan banyak menghadapi kendala secara internal maupun secara eksternal. Kendala internal yang paling menonjol walaupun terkesan disembunyikan oleh kalangan aktivis Papua adalah kecurangan dan melunturnya figur Benny Wenda, dan secara eksternal banyak permasalahan dikawasan Kepulauan Pasifik yang menyebabkan negara-negara Pasifik Selatan akan sangat tergantung kepada Indonesia.


21-09-2016
Panglima TNI: Kunjungan Pangab Pakistan Tingkatkan Kedekatan Dua Sahabat

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menilai bahwa kehadiran Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Pakistan Jenderal Rashad Mahmood, NI(M) merupakan kunjungan yang sangat khusus.


09-09-2016
Wiranto Sebut Keamanan Laut Sulu Akan Dibahas Jokowi-Duterte
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, masalah keamanan Laut Sulu di Filipina akan dibahas Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte.

01-09-2016
Wadan PMPP TNI Lepas Keberangkatkan Satgas Kizi TNI ke Afrika

Wakil Komandan (Wadan) Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Kolonel Pnb Engkus Kuswara melepas keberangkatan 200 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Konga XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta timur, kemarin malam.




123456   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN KEMBALI POLITIK LUAR NEGERI RI YANG BEBAS DAN AKTIF
Term of Reference SEMINAR TERBATAS Seminar Terbatas Global Future Institute (GFI) dan Vox Muda (Komunitas Mahasiswa Universitas Nasional),  Senin 5 Desember 2016   Sebenarnya sejak 1972 Dr Daoed ...

MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN KEMBALI POLITIK LUAR NEGERI RI YANG BEBAS DAN AKTIF

Manuver Militer Amerika Serikat di Semenanjung Korea Harus Ditangkal Sedini Mungkin Oleh Kementerian Luar Negeri dan “Pemangku Kepentingan” Politik-Keamanan RI

Rencana AS Kembangkan ICBM di Korea Selatan Berpotensi Merusak Rencana Global Maritime Fulcrum (Poros Maritim Dunia) Presiden Jokowi

Mempertanyakan Kelayakan Kerjasama Pertahanan RI-Ukraina

Pemerintah Tiongkok Mainkan Isu Lingkungan Hidup Untuk Hancurkan Pesaing Bisnisnya di Sektor Teknologi Nuklir di Indonesia

Lihat lainya »
   Arsip
Saudi Hukum Mati 15 Orang yang Dituduh Jadi Mata-mata Iran

Panglima TNI: Bangsa Indonesia Tidak Akan Membiarkan ISIS Berkembang

Gempa Pidie, Korban Tewas 52 Orang

ABRI Penegak Demokrasi UU 45

Iran Kecam Perpanjangan Sanksi AS

GLOBAL FUTURE INSTITUTE (GFI) DAN VOX MUDA SELENGGARAKAN DISKUSI TERBATAS TENTANG AKTUALISASI POLITIK LUAR NEGERI RI BEBAS-AKTIF

GLOBAL FUTURE INSTITUTE (GFI) DAN VOX MUDA SELENGGARAKAN DISKUSI TERBATAS TENTANG AKTUALISASI POLITIK LUAR NEGERI RI BEBAS-AKTIF

Gerhard von Mende, Konseptor dan Pendorong Gerakan Separatisme Asia Tengah dan Kaukasus

Amerika Harus Hentikan Penjualan Senjata ke Saudi

ASEAN RCEP Dinilai Rugikan Indonesia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
ISLAM SANGAT MENGHARGAI PLURALISME

------------------------------------------------------------

Judul Buku : Pluralitas Dalam Masyarakat Islam

Judul Asli : At Ta’addudiyah Fi Mujtama’ Islamiy

Penulis : Gamal Al Banna

Pengantar : Prof. DR. Azyumardi Azra, MA

Tebal Buku : 93 halaman termasuk biodata tentang penulis

Peresensi : Otjih Sewandarijatun

------------------------------------------------------------

Lihat Lainnya »