» Manuver AS-Uni Eropa Singkirkan Rusia dari G-20 Berakibat Buruk Bagi Perekonomian Eropa dan Negara-Negara Berkembang » Bagaimana Kabarmu, Kim Jong-un? » Dukung Koalisi Merah Putih Tinjau Ulang UU Pro Asing » ISIS, “Bidak Catur” Pengganti Resolusi PBB! (3/Habis) » Libya dan Syria Dikoyak Perang Hibrida (2)
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Kelas Kilo, Jenis Kapal Selam Yang Tepat Bagi Indonesia
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Industri Strategis
17-10-2014
SIARAN PERS GLOBAL FUTURE INSTITUTE (GFI); Jokowi –JK Fokus Berantas Mafia Migas Hulu dan Hilir

Banyak kalangan masyarakat yang meyakini bahwa begitu pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla secara resmi dilantik pada 20 Oktober 2014, program utamanya adalah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bahkan ada yang berspekulasi akan menaikkan harga hingga Rp 3000 per liter. Jika hal ini benar-benar terjadi, berarti Jokowi-JK tidak punya sebuah kontra skema untuk menerapkan tata kelola baru di sektor Energi, khususnya Minyak dan Gas Bumi. Sehingga dengan demikian itikad dan niat pemerintahan Jokowi-JK untuk berantas Mafia Migas dari hulu sampai ke hilir, akan tetap sasaran dan efektif.



14-10-2014
Menggugat Daulat Energi dan Pangan di Negeri Sendiri; Catatan untuk Kabinet Jokowi-JK

Kedaulatan atas pangan dan energi (food and energy) harus menjadi agenda besar dan skala prioritas pemerintahan Jokowi-JK ke depan. Sebab kini Indonesia, tidak hanya menjadi negara pengimpor energi (minyak) terbesar, tetapi juga pengimpor produk pertanian dan perkebunan. Pemerintahan baru ke depan diharapkan tidak abai dalam persoalan geopolitik. Delapan elemen geopolitik yang meliputi Pancagatra (Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, dan Pertahanan Keamanan) dan Trigatra (Geografi, Demografi, dan SDA), atau disebut juga Astagatra, mutlak diberdayakan. Tidak hanya itu, juga harus mampu dipertahankan dan diperankan dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara terutama dalam implementasi kebijakan serta politik luar negeri.


10-10-2014
Letjen Suharto: Darwin dan Hengki Diragukan Nasionalismenya
Semakin mencuatnya nama Darwin Silalahi yang akan mengisi posisi Direktur Utama Pertamina, ditambah dengan hadirnya nama Triharyo 'Hengki' Soesilo yang akan duduk sebagai Menteri ESDM dalam kabinet Jokowi-JK, kian menuai tanggapan dan kritikan dari berbagai kalangan. Kritikan yang kini hadir berasal dari mantan Danjen Marinir Letjen Suharto.

07-10-2014
Benih-Benih Mafia Baru Ditanam Jusuf Kalla dan Kroni Bisnisnya di Pertamina

Beberapa waktu lalu @Trio Macan sempat mewartakan adanya pertemuan gelap antara Dirut Pertamina Karen Agustiawan dan para kroni Jusuf Kalla. Sayangnya @Trio macan tidak tuntas memberi informasinya secara lengkap.


06-10-2014
Sebuah Harapan akan Sosok dan Tokoh Pemimpin yang Mampu Mewujudkan Kementerian ESDM yang Berdaulat

Bukan sebuah perdebatan lagi bahwa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) adalah salah satu kementerian yang sangat strategis. Kementerian ESDM merupakan “sosok” utama dalam pengelolaan salah satu sektor penyumbang kontribusi pendapatan terbesar bagi negara. Berdasarkan nota keuangan terakhir, hampir 40% pendapatan negara (atau sekitar Rp. 300 triliun) berasal dari sektor energi - minyak, gas, pertambangan, panas bumi, dan sebagainya - dalam bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).


03-10-2014
Diolah oleh Tim Riset Global Future Institute
Menanti Sosok Baru Direktur Utama Pertamina

Sebagai sebuah perusahaan pelat merah terbesar dalam pengelolaan minyak dan gas bumi (migas) Indonesia, setiap pernak-pernik yang berkaitan dengan Pertamina menjadi trending topic di kalangan media. Dalam beberapa minggu terakhir, Pertamina ramai diperbincangkan, khususnya menyusul rencana pengunduran diri Karen Agustiawan pada 1 Oktober mendatang sebagai Direktur Utama perusahaan yang tahun lalu menempati posisi 122 dalam Fortune Global 500 tersebut. Publik kini tengah menanti sosok pengganti Karen, dan beragam opini perihal siapa yang pantas menggantikan posisinya di Pertamina telah menjadi topik hangat yang sayang untuk dilewatkan.


29-09-2014
Membubarkan Petral, Berarti “Pintu Masuk” Kembalinya Skema ISC Ari Soemarno
Usulan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),Dewi Aryani, untuk melakukan investigas atau audit menyeluruh mengenai manajemen terhadap anak perusahaan Pertamina, Petral (Pertamina Trading Energy Limited), kiranya cukup menarik ditelaah. 

24-09-2014
SIARAN PERS: Sisi Rawan dari Penunjukkan Ari Soemarno Sebagai Ketua Pokja Energi Anti Mafia Migas

Selasa 23 kemarin, stakeholder Migas Indonesia dikejutkan dengan penunjukkan Ari Soemarno, mantan Direktur Utama (Dirut) Pertamina, sebagai Ketua Kelompok Kerja Energi dan Anti Mafia Minyak dan Gas (Migas) oleh Tim Transisi Jokowi-JK. Karena diyakini cukup kompeten dalam menyelesaikan persoalan Migas selama ini.


23-09-2014
SIARAN PERS : Kedaulatan Migas Berada dalam Bahaya

(Menanggapi Siaran Pers Jokowi-JK Senin 22 September 2014).
 
Membaca press release tim Jokowi-JK Senin 22 September 2014 terkait Mafia Migas, patut disayangkan sangat bersifat reaktif dan terlalu mengerucut pada satu isu semata yaitu soal pengadaan minyak dan menutup anak perusahaan Pertamina yaitu Petral. Sehingga gagal mengidentifikasi masalah yang jauh lebih strategis di sektor Migas. Seakan-akan muara dari keterlibatan Mafia Migas sebagai the invisible hand dalam pengaturan tata kelola Migas di Indonesia, adalah soal salah urus di sektor pengadaan minyak. Sehingga Petral menjadi satu-satunya akar persoalan yang memungkinkan Mafia Migas merajela di Indonesia.


23-09-2014
Energi Bersih
Rockefeller Brothers Alihkan Investasi ke Energi Bersih

Keluarga raja minyak dunia, Rockefeller, dikabarkan akan menjual investasi di minyak fosil untuk dialihkan ke sektor energi bersih.


17-09-2014
Klasifikasi Profesional dan Profesional Partai, Pintu Masuk Dominasi Teknokrat Ekonomi Neoliberal Pemerintahan Jokowi-JK

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) sudah mengumumkan postur dan struktur kabinet pemerintahannya yang secara resmi akan dilantik pada 20 Oktober 2014. Bukan itu saja. Jokowi bahkan sudah mengisyaratkan akan menempatkan 18 kalangan profesional dan 16 profesional partai untuk mengisi 34 pos kabinet pemerintahannya.




123456   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Drone, Pelanggaran Hukum Kemanusiaan Internasional?
Selain membahas secara umum terkait perlunya memberi makna baru tentang konsepsi Ketahanan Nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Global Future Institute (GFI) secara khusus menyorot pesawat ...

Meluruskan Konsepsi Ketahanan Nasional NKRI

Pembelian 3 Unit Pesawat Drone Tidak Sesuai Dengan Anatomi dan Kebutuhan Nyata Pertahanan Nasional RI

Presiden Terpilih Jokowi Harus Jelaskan Apa Pentingnya Penggunaan Drone Bagi Pertahanan Nasional RI

Media Mainstream Nasional Pendukung Capres pada Pilpres 2014

Reputasi Buruk Drone UAV Sebagai Mesin Pembunuh

Lihat lainya »
   Arsip
Hadiri Pelantikan Jokowi, Menlu AS John Kerry Tiba di Jakarta

Ada AS di Balik Aksi-Aksi Demonstrasi Hongkong

Perkawinan Raffi-Gigi dan Mempertahankan Budaya Indonesia

Brasil Adukan RI ke WTO Soal Impor Daging

Pertahanan Kita Belum Punya Blue Print

SIARAN PERS GLOBAL FUTURE INSTITUTE (GFI); Jokowi –JK Fokus Berantas Mafia Migas Hulu dan Hilir

SIARAN PERS GLOBAL FUTURE INSTITUTE (GFI): Jokowi –JK Fokus Berantas Mafia Migas Hulu dan Hilir

Budaya Lokal Berbhineka Tunggal Ika

Morton Holbrook, Agen CIA di Balik Aksi-Aksi Demontrasi di Hongkong

Manuver AS-Uni Eropa Singkirkan Rusia dari G-20 Berakibat Buruk Bagi Perekonomian Eropa dan Negara-Negara Berkembang

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Belum Ada Manfaatnya Obama Bagi Islam dan Kepentingan Indonesia

Judul : Obama, Islam dan Gaza
Penulis : Wawan H Purwanto
Penerbit : CMB Press
Tebal buku : 216 halaman termasuk biodata penulis
Peresensi : Muhammad Mubdi Kautsar

Lihat Lainnya »