English     Indonesia  
Menu Rubrik
Internasional
Politik
Asean
Analisis
Hukum
Ekonomi dan Bisnis
Industri Strategis
Hankam
Sosial Budaya
Lingkungan Hidup
Kesehatan
Wawancara Khusus
Gaya Hidup
Diplomasi
Komentar Pembaca
Ucapan Puasa
Departemen Luar Negeri RI
PBNU
ISAFIS
Selamatkan Indonesia
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
Informasi Wisata Bali
Anggia Putri Nilasari
World Future Online
Budaya Sunda
   Artikel Pilihan
Mengutuk Keras Negara-Negara Agresor Perang Dunia Kedua yang Bermaksud Menulis Ulang Keterlibatannya Dalam Kejahatan Perang
Konferensi  Internasional tentang Perang Dunia Kedua berlangsung di Kuala Lumpur, Kamis, 13 Mei 2010. Pertemuan yang diprakarsai oleh World Future Online tersebut, menghadirkan ...

Lihat lainya »
   Jajak Pendapat
Membentuk kekuatan baru selain PBB guna menekan Israel membuka blokade atas Gaza?
Sangat Perlu
Perlu
Tidak Perlu
Tidak Tahu
   
Dirgahayu RI
Wawancara Khusus
04-09-2010
Mayjen TNI (Purn) Sardan Marbun, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Sosial:
Selesaikan Perbatasan Indonesia dengan Malaysia Secara Damai

Indonesia dan Malaysia merupakan negara satu rumpun Melayu, saling bertetangga dan saling memiliki kepentingan yang sama sehingga saling membutuhkan. Jumlah warga negara Indonesia di Malaysia sekitar 2,5 juta orang dan ribuan pelajar di Malaysia membutuhkan perlindungan dan kenyamanan. Demikian juga Malaysia membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia dalam jumlah yang besar, dan lain-lain.


10-02-2010
Sonni Gondokusumo, Teman Sekelas Obama di SD Besuki, Jakarta
Amerika Serikat Jangan Hanya Berpihak Kepada Para Pengusaha Besar Indonesia

Kabarnya anda teman sekolah Obama di Jakarta. Bisa Diceritakan?
Benar. Saya sekelas dengan Obama sewaktu kelas 3 dan 4 SD tahun 1970. Kebetulan rumahnya tidak jauh dari rumah di saya. Obama di Taman Amir Hamzah, sedangkan saya di Jalan Dempo Matraman. Yah, sekitar 100 meter lah jaraknya. Dia sering main ke rumah saya. Jadi secara emosional saya cukup dekat dengan dia.


22-01-2010
Wawancara dengan David Rosenthal oleh Judy Mandell
Apakah tugas utama seorang editor?

Tiga tugas paling utama dari seorang editor adalah mencari naskah, memperbaikinya, lalu menerbitkannya. Di Random House hampir semua editor beroperasi sebagai penerbit, artinya editor juga sangat terlibat dalam semua aspek penerbitan buku, seperti desain, iklan, pemasaran, publisitas, dan seterusnya. Di dalam perusahaan penerbitan tertentu, tugas mengedit dipisahkan dari tugas menerbitkan.


21-12-2009
Muhammad Ali Haroen-Pengamat masalah Pertahanan dan mantan Redaktur Majalah Teknologi Strategi Militer
Keberadaan Kapal Selam, Setidaknya Pihak Asing Akan Memperhitungkan Angkatan Laut Negara Kita

Belakangan ini keinginan TNI-Angkatan Laut untuk melengkapi alat utama sistem persenjataannya (alutsista) dengan rencananya untuk mendatangkan kapal selam modern marak menjadi perhatian banyak pihak. Di satu sisi ada yang mendukung upaya tersebut karena terkait dengan postur Indonesia sebagai negara kepulauan dengan luas wilayah perairan yang lebih besar dibanding dengan luas daratan. 


07-12-2009
Buya Imam Syuja’: Sidang DPR RI Itu Hanya Sandiwara

Teungku Imam Syuja lahir di Banda Aceh 10 November 1954 merupakan anak ke-6 pasangan Cut Ummi Kaltsum dengan H. Sulaiman Daud, Ulama atau Juru Da’wah (Da’i), Pejuang, Residen I Keresidenan Aceh (waktu itu Aceh bagian dari Provinsi Sumatera Utara), Menteri Dalam Negeri Darul Islam/Negara Islam Indonesia (NII) dan Menteri Sosial Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI/Permesta).


21-11-2009
Ridwan Saidi:
Kecerdasan Amat Penting Bagi Dunia Islam Untuk Mengerti Arah Politik Luar Negeri Amerika Serikat

Ridwan Saidi Pada 1970-1980-an dikenal Sebagai Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang merupakan hasil fusi beberapa Partai Islam. Setelah Tersingkir dari Arena Politik, Ridwan Saidi mendalami beberapa Isu Sosial Budaya. Dirinya menaruh minat besar terhadap isu yang berkaitan dengan konspirasi global.


07-09-2009
Andreas Harsono
Penanganan HAM di Papua Bukan Untuk Memerdekakan

Andreas Harsono, ayah seorang anak, lahir di Jember 45 tahun lalu, alumnus Universitas Kristen, Surakarta, Nieman Fellowship on Journalism, Harvard University, Amerika Serikat. Anggota/salah seorang pendiri AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia), anggota Institute for the Studies on Free Flow of Information, Pendiri Yayasan Pantau (Penerbit Majalah Pantau dan Website Pantau.or.id), anggota Aliansi Wartawan Asia Tenggara yang berpusat di Bangkok, kontributor untuk beberapa penerbitan luar negeri, antara lain Bangkok Post, kini Konsultan untuk Human Rights Watch, New York, khusus memantau Hak Azazi Manusia di Papua.


25-07-2009
Saya percaya pada ketahanan Indonesia: Clinton

Menjelang pertemuan Forum Kawasan ASEAN di Bangkok, Menlu AS Hillary R. Clinton berbicara kepada The Nation, patner Jaringan Berita Asia The Jakarta Post, dalam sebuah wawancara eksklusif, Rabu, mengenai momok terorisme yang muncul tentang dua ledakan bom yang terjadi di Jakarta belum lama ini. Berikut kutipannya:


22-06-2009
Yusuf Kalla
Jangan-jangan Mau Mempermalukan Saya

Wawancara Khusus Muhammad Jusuf Kalla dengan Majalah Tempo. Catatan Redaksi: Mengingat pentingnya bobot dari isi wawancara, theglobal-review merasa perlu untuk menurunkan secara lengkap isi wawancara untuk rubrik Wawancara Khusus. Sebagai bentuk apresiasi kami terhadap kejujuran dan integritas Jusuf Kalla sebagai calon presiden.




Cari :
Nash of Journalism School
   Isu Hangat »
Bangkitnya Kembali Militerisme Jepang di Asia Pasifik Sudah Diambang Pintu
Ada satu perkembangan yang cukup mencemaskan di Jepang dalam beberapa bulan terakhir ini. Issui-kai, atau Masyarakat Rabu" ("Wednesday Society"), dibentuk pada 1970-an oleh para penggemar novelis ...

Mewaspadai Meningkatnya Kekuatan Militer Cina (Bagian 2)

Deklarasi Konferensi PD II DI Kuala Lumpur

The Malaysian Experience & Hope For The Future

Japan as an Independent Player in an out of control Asia

Pernyataan GFI pada Konferensi Internasional tentang Perang Dunia II di KL

Lihat lainya »
   Arsip
Lewat Tulisan, Anggota TNI AU Kritik SBY

Komandan Amerika Minta 2.000 Tentara Lagi Ke Afghanistan

Indonesia Urutan Lima Pengguna Internet

Perompak Rampok Tanker Jepang di Laut China Selatan

Pencitraan SBY vs Pencitraan Malaysia

Aquino Umumkan Idul Fitri 10 September Hari Libur

Delri Hadiri Pertemuan G-20 Speakers’ Consultation

Kapal Irlandia Akan Bergabung Dengan Flotila Kebebasan Gaza Kedua

Publik Malaysia Mulai Tunjukkan Kemarahan

Mengutuk Keras Negara-Negara Agresor Perang Dunia Kedua yang Bermaksud Menulis Ulang Keterlibatannya Dalam Kejahatan Perang

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang : Travis Heerman
Petualangan Seorang Pendekar Jepang

PADA tahun 1960-an dan 1970-an, komik mengalami masa kejayaan di Indonesia. Sejumlah komikus menghasilkan pelbagai cerita yang menarik minat masyarakat. Para pendekar dari dunia imajinasi pun menjadi panutan orang-orang di dunia nyata. Sosok mereka—sebut saja misalnya Si Buta dari Goa Hantu, Panji Tengkorak, Pendekar Bambu Kuning, Si Pitung, dan Jaka Sembung—menjadi legenda.

Lihat Lainnya »

© 2008 - 2010 theglobal-review.com All rights reserved