» Membaca Isu Rokok Mahal dan Tax Amnesty dari Perspektif Perang Asimetris » Mengupayakan Sebuah Ikatan Bersama Menuju Satu ASEAN, Satu Asia Tenggara » Meneropong Politik Luar Negeri Uni Eropa di Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Eropa » Selain AS dan Rusia, Cina dan Jepang Faktor Penting Penyelesaian Multilateral Konflik Korea Selatan versus Korea Utara » Membaca Di Balik Kudeta Militer Turki Jumat Lalu
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Pertambangan
07-08-2015
Revisi UU Minerba Bakal Molor Hingga 2016

Keinginan pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempercepat revisi Undang-Undang No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara nampaknya sulit terealisasi. Paling cepat revisi UU tersebut baru bisa digarap  tahun 2016 mendatang.



02-07-2015
Keruk Emas Gila-gilaan, Freeport Hanya Berikan USD100 Juta/Tahun untuk Papua

Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc berkomitmen melakukan investasi di Indonesia sekira USD18 miliar atau sekira Rp240 triliun (kurs Rp13.353 per USD). Seperti diketahui, induk usaha dari PT Freeport Indonesia (PTFI) tersebut diwakili oleh James Robert Moffett atau Jim Bob Moffett.


04-06-2015
Freeport Ajukan Perpanjangan Kontrak 20 Tahun Lagi

Perusahaan tambang milik Amerika Serikat Freeport ingin mengajukan perpanjangan kontrak beroperasi selama 20 tahun lagi. Jika penambahan kontrak ini disetujui oleh Pemerintah, Freeport bisa menggali hasil bumi Papua hingga 2041 mendatang.


07-08-2014
Freeport
Freeport Terus Kembangkan Tambang Bawah Tanah

PT Freeport Indonesia mengaku terus mengembangkan tambang bawah tanah. Hal itu dilakukan Freeport saat tidak diizinkan ekspor oleh pemerintah.


07-08-2014
Saat Freeport Terus Dapat Kemudahan

Freeport terus mendapatkan kemudahan berbisnis di Indonesia. Setelah menandatangani MoU amandemen kontrak, kini perusahaan asal Amerika Serikat ini boleh melakukan ekspor konsentrat, dengan tarif bea keluar yang lebih murah. Sementara kewajiban divestasi malah makin menciut.


31-12-2013
Ekspor Mineral Mentah Distop, Bagaimana Nasib Freeport & Newmont?

Dalam rencana pelaksanaan Undang-undang (UU) Minerba Nomor 4 Tahun 2009, kedua perusahaan tambang raksasa di Indonesia, PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara paling mendapat sorotan publik karena keengganannya membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) mineral di Indonesia.


26-12-2013
Muhammad Yazid
Freeport dan Newmont belum memurnikan konsentrat

Dua perusahaan pemegang konsesi kontrak karya (KK), yaitu PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara sering kali menyatakan telah menghasilkan nilai tambah di dalam negeri hingga 95% hasil dari pengolahan bijih tembaga. Namun sejatinya, kewajiban untuk memurnikan hasil tambang tersebut seharusnya tidak mesti dilonggarkan karena sudah diamanatkan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.


23-10-2013
Dana Pensiun Swedia Tarik Aset Mereka dari Freeport
Dana Pensiun Swedia mengikuti jejak rekan-rekan mereka di Norwegia dan Selandia Baru melakukan divestasi atau penarikan aset-aset mereka dari perusahaan milik Amerika Serikat, Freeport McMoRan, yang beroperasi melakukan penambangan tembaga dan emas di Papua, Indonesia.

27-09-2013
Oleh : Otjih Sewandarijatun *)
Darurat Kondisi Pertambangan, Bukti Ketidakpedulian Energy Security

Pada 24 September 2013, The Jakarta Post memuat judul berita “Two Shale Gas Blocks Up For Auction” yang intinya memberitakan tentang rencana pemerintah menawarkan dua blok gas shale untuk dilelang akhir tahun ini sebagai bagian dari proyek jangka panjang pengembangan sumber daya hidrokarbon non konvensional di Indonesia. Direktur Gas Bumi pada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, Hendra Fadly mengatakan pihaknya sedang meninjau dua blok, di Kisaran, Sumatera Utara, dan Tanjung Barat, Kalimantan Selatan sebelum menawarkannya untuk dilelang yang akan berpotensi untuk mendatangkan investor–investor baru. Menurutnya, proses peninjauan ini akan memakan waktu kurang lebih tiga bulan sebelum melepas dua blok gas shale tersebut untuk dilelang.


26-09-2013
Kondisi Pertambangan Indonesia Dalam Keadaan Darurat

Pemberitaan Harian The Jakarta Post berjudul “Rl Oil : From OPEC To Net Importer” yang dimuat tanggal 20 September 2013 mengulas tentang Indonesia yang meninggalkan posisinya sebagai satu-satunya wakil Asia Tenggara di Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada tahun 2008 setelah menjadi net oil importer, diatur untuk menjadi pengimpor bensin terbesar pada tahun 2018 di tengah pertumbuhan pendapatan dan meningkatnya kepemilikan mobil dan bahan bakar yang subsidi.


19-08-2013
Freeport Langgar UU, Pemerintah Diminta Putus Kontrak

Pemerintah Indonesia diminta untuk tegas menindaklanjuti pernyataan dari PT Freeport Indonesia yang menolak melaksanakan UU Nomor 4 Tahun 2009 terkait pelarangan ekspor bahan mentah.




123   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Mencari Solusi Damai Korea Selatan-Korea Utara Diilhami oleh Dasa Sila Bandung 1955
Faktor pemantik ketegangan antara Korea Utara versus Korea Selatan yang menyeret campur-tangan Amerika Serikat adalah tenggelamnya kapal perang Cheonan milik Korea Selatan. Begitupun, insiden tersebut hanya ...

Presiden Jokowi Perlu Menyadari Betapa Berbahayanya Indonesia Bergabung Dalam Perjanjian Trans-Pacific Partnership (TPP)

Simpul-Simpul Pemikiran dan Gagasan Penting dari Seminar Bertema “Dialog Kemitraan ASEAN, Momentum Bangun Strategi Keseimbangan di Asia Tenggara.

Datanglah Ke Rusia Sebagai Pemimpin ASEAN dan Kawan Lama Rusia

Geopolitik dan Peta Kekuatan di Kawasan

Meskipun Tidak Sebanyak Cina dan Jepang, Investasi Rusia di Indonesia dan ASEAN Sudah Cukup Besar

Lihat lainya »
   Arsip
Menkes: 1.500 Anak Jadi Korban Vaksin Palsu

4 Kapal Patroli Iran Cegat Kapal Perusak AS di Selat Hormuz

Logika Media Mainstream

Saudi Tak Mengindahkan Peringatan Putin, No-fly-zone Akan Diaktifkan di Yaman

Israel Serang Situs Peluncur Roket Tentara Suriah

Kepala BNPT: Terorisme Butuh Penanganan Lintas Sektoral

Tolak Separatisme Papua

Papua, Riwayatmu Kini

“PANCASILA” Bukan Komunisme

Kenapa Luhut Berbohong Soal Penandatanganan Ijin Freeport Oleh Archandra?

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
ISLAM SANGAT MENGHARGAI PLURALISME

------------------------------------------------------------

Judul Buku : Pluralitas Dalam Masyarakat Islam

Judul Asli : At Ta’addudiyah Fi Mujtama’ Islamiy

Penulis : Gamal Al Banna

Pengantar : Prof. DR. Azyumardi Azra, MA

Tebal Buku : 93 halaman termasuk biodata tentang penulis

Peresensi : Otjih Sewandarijatun

------------------------------------------------------------

Lihat Lainnya »