» Neo Nazi dan Tangan-Tangan Israel di Ukraina » Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina » Ukraina Dalam Perspektif Geopolitik Zbigniew Brzezinski » Gagalnya Skenario Revolusi Warna dan Titik-Balik Amerika di Ukraina » Cina, Jangan Berdendang Kau!
Join With Us at :

   Terpopuler
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Kelas Kilo, Jenis Kapal Selam Yang Tepat Bagi Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Pertambangan
31-12-2013
Ekspor Mineral Mentah Distop, Bagaimana Nasib Freeport & Newmont?

Dalam rencana pelaksanaan Undang-undang (UU) Minerba Nomor 4 Tahun 2009, kedua perusahaan tambang raksasa di Indonesia, PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara paling mendapat sorotan publik karena keengganannya membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) mineral di Indonesia.



26-12-2013
Muhammad Yazid
Freeport dan Newmont belum memurnikan konsentrat

Dua perusahaan pemegang konsesi kontrak karya (KK), yaitu PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara sering kali menyatakan telah menghasilkan nilai tambah di dalam negeri hingga 95% hasil dari pengolahan bijih tembaga. Namun sejatinya, kewajiban untuk memurnikan hasil tambang tersebut seharusnya tidak mesti dilonggarkan karena sudah diamanatkan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.


23-10-2013
Dana Pensiun Swedia Tarik Aset Mereka dari Freeport
Dana Pensiun Swedia mengikuti jejak rekan-rekan mereka di Norwegia dan Selandia Baru melakukan divestasi atau penarikan aset-aset mereka dari perusahaan milik Amerika Serikat, Freeport McMoRan, yang beroperasi melakukan penambangan tembaga dan emas di Papua, Indonesia.

27-09-2013
Oleh : Otjih Sewandarijatun *)
Darurat Kondisi Pertambangan, Bukti Ketidakpedulian Energy Security

Pada 24 September 2013, The Jakarta Post memuat judul berita “Two Shale Gas Blocks Up For Auction” yang intinya memberitakan tentang rencana pemerintah menawarkan dua blok gas shale untuk dilelang akhir tahun ini sebagai bagian dari proyek jangka panjang pengembangan sumber daya hidrokarbon non konvensional di Indonesia. Direktur Gas Bumi pada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, Hendra Fadly mengatakan pihaknya sedang meninjau dua blok, di Kisaran, Sumatera Utara, dan Tanjung Barat, Kalimantan Selatan sebelum menawarkannya untuk dilelang yang akan berpotensi untuk mendatangkan investor–investor baru. Menurutnya, proses peninjauan ini akan memakan waktu kurang lebih tiga bulan sebelum melepas dua blok gas shale tersebut untuk dilelang.


26-09-2013
Kondisi Pertambangan Indonesia Dalam Keadaan Darurat

Pemberitaan Harian The Jakarta Post berjudul “Rl Oil : From OPEC To Net Importer” yang dimuat tanggal 20 September 2013 mengulas tentang Indonesia yang meninggalkan posisinya sebagai satu-satunya wakil Asia Tenggara di Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada tahun 2008 setelah menjadi net oil importer, diatur untuk menjadi pengimpor bensin terbesar pada tahun 2018 di tengah pertumbuhan pendapatan dan meningkatnya kepemilikan mobil dan bahan bakar yang subsidi.


19-08-2013
Freeport Langgar UU, Pemerintah Diminta Putus Kontrak

Pemerintah Indonesia diminta untuk tegas menindaklanjuti pernyataan dari PT Freeport Indonesia yang menolak melaksanakan UU Nomor 4 Tahun 2009 terkait pelarangan ekspor bahan mentah.


11-08-2013
70.000 Ton Uranium Indonesia Jadi Incaran Negara Penjajah

Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) memperkirakan terdapat cadangan 70 ribu ton Uranium dan 117 ribu Thorium yang tersebar di sejumlah lokasi di Indonesia, yang bisa bermanfaat sebagai energi alternatif di masa depan.


06-08-2013
Babat Alas di Provinsi Perawan
MENGHABISKAN MALAM di Mamuju, Sulawesi Barat, Scot Alan Marciel, Duta Besar Amerika Serikat, tetirah di tempat terbaik yang bisa diimpikan turis manapun. Presidential Suite Hotel d'Maleo, satu-satunya hotel berbintang 'tiga plus' di Mamuju, menawarkan pemadangan segar pantai Manakarra, kontur pesisir yang berbukit, lalu barisan sandeq dengan cadik-cadiknya yang berlumut. Jauh di horizon sana, Selat Makassar teduh dan tak pernah mengeluh atas kargo dan kapal-kapal barang manapun yang hilir mudik di atasnya atau, seperti sudah menjadi legenda kota di sini, pada kapal-kapal selam negara Amerika yang setiap sebentar menyeberangi palung-palungnya tanpa pernah bisa dideteksi militer Indonesia. 

03-08-2013
Wajib Bangun Smelter, Menteri ESDM: Tambang Mineral Dilarang Ekspor di 2014
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menegaskan, perusahaan tambang mineral tidak boleh ekspor di 2014 sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara.

25-07-2013
Siaran Pers IRESS: Blok Mahakam: Lawan Rekayasa dan Tekanan Asing!
Guna mempertahankan Blok Mahakam, pada 12 Juli 2017 Senior VP Total E&P, Jean-Marie Guillermou menyatakan bersedia mengalokasikan hak partisipasi 30 persen kepada Pertamina selama masa trasnsisi 2017-2022. Pada 18 Juli 2017 VP Human Resources Total, Arividya Noviyanto menyatakan: ”Kalau 2014 blok Mahakam belum diputuskan, 2015 mau tak mau kita turunkan investasinya”. Ditambahkan, "Apabila tidak ada kepastian masa depan Blok Mahakam, maka ada proyek-proyek yang tidak dapat kami kerjakan”.

22-07-2013
Kepentingan USA Di Bumi Papua (Indonesia)
Pemerintah tidak berani mengambil keputusan yang tegas, Rakyatlah yang harus bertindak sendiri!!! Dunia mengakui bahwa Indonesia adalah negara cinta damai dan pemimpin ASEAN yang memayungi. Sehingga bisa dipastikan “tidak akan terjadi” perang. Sangat menyedihkan bila melihat kasus “perampokan” paling akbar oleh Amerika di bumi Papua Indonesia. Freeport adalah pertambangan emas terbesar di dunia! Namun termurah dalam biaya operasionalnya, sebagian kebesaran dan kemegahan Amerika sekarang ini adalah hasil perampokan resmi mereka atas gunung emas di Papua tersebut.



12   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Krisis Ukraina, Sadarkan Indonesia Pentingnya Kesadaran dan Wawasan Geopolitik
Senin 7 April 2014, Global Future Institute (GFI) meluncurkan edisi kelima jurnal berkalanya, The Global Review Quarterly dengan mengangkat tema: Gagalnya Revolusi Warna di Ukraina. Yang ...

Ukraina Dalam Perspektif Geopolitik Zbigniew Brzezinski

Gagalnya Skenario Revolusi Warna dan Titik-Balik Amerika di Ukraina

Nasib Muslim Tatar: Isu Jihad Baru di Ukraina?

Membaca Skenario Besar di Balik Penggulingan Presiden Yanukovich

Singapura: “Negeri Makelar” Sarangnya Koruptor? (4)

Lihat lainya »
   Arsip
AS Gunakan Budaya Sebagai "Soft-Power" Propaganda

Orang-Orang Fundamentalis Katolik di Lingkaran Jokowi

Pertumbuhan Ekonomi Cina Melesat

Misteri Dibalik Kasus Anas

Pilpres Ujian Rakyat Mencari Pemimpin

Kontak Senjata Kembali Terjadi di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

Menyimak Hubungan Strategis Rusia-Cina

Putin: Bisa Terjadi Perang Saudara di Ukraina

USAID, Unit CIA di Garis Depan

Menlu Meksiko, Indonesia, Korsel, Turki dan Australia Bahas Tantangan Global ke Depan

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Belum Ada Manfaatnya Obama Bagi Islam dan Kepentingan Indonesia

Judul : Obama, Islam dan Gaza
Penulis : Wawan H Purwanto
Penerbit : CMB Press
Tebal buku : 216 halaman termasuk biodata penulis
Peresensi : Muhammad Mubdi Kautsar

Lihat Lainnya »