» Menelaah Kembali Kepentingan Rusia Bidang Energi di Kawasan Asia Tenggara » Menelisik Sejarah Kebijakan Maritim Rusia (Menyongsong ASEAN-Russia Summit, di Sochi, Rusia, 18-20 Mei 2016) » Asia Tenggara Sebagai Kawasan Bebas Nuklir Sesuai dengan Semangat KAA Bandung 1955 dan ZOPFAN ASEAN » Suriah, Pusaran Pertarungan Global AS-Inggris-Perancis dan Rusia » Ada Usaha Untuk Meruntuhkan Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia dan Netralitas ASEAN


Hankam
16-09-2012
Sudan Tolak Pasukan AS
Sudan Berani Tolak Pengiriman Marinir Amerika Serikat

Media massa Arab melaporkan bahwa pemerintah Sudan menolak permintaan Amerika Serikat untuk mengirim pasukannya ke negara ini dengan dalih menjaga kedutaan besarnya di Sudan.


Seperti dilaporkan Mehrnews, televisi Skynews sesi bahasa Arab melaporkan, Sudan menolak pengiriman marinir AS ke negara ini dengan alasan menjaga keamanan kedubes Washington di Khartoum.

Seorang petinggi AS saat diwawancarai Reuters menyatakan, Gedung Putih berencana mengirim satu unit marinirnya ke Sudan.

Seraya menjelasakan masalah ini, petinggi tersebut mengatakan bahwa langkah ini diambil Washington menyusul aksi protes anti Amerika di Sudan dan ditujukan untuk menjaga keamanan kedubesnya di Khartoum.

Seiring dengan eskalasi sensitifitas anti Amerika di negara-negara Arab dan Islam akibat penanyangan film yang menistakan Nabi Muhammad Saw dan Islam, Washington mengirim pasukannya ke sejumlah negara seperti Yaman dan Libya.

Dilaporkan, warga Sudan juga melakukan aksi protes atas penanyangan film yang menghina kesucian Islam di Amerika dan menyerang kedubes Washington di Khartoum serta membakar bendera negara ini. (IRIB Indonesia/MF)


Sumber :Iran Indonesian Radio
Artikel Terkait
» AS Serahkan Peralatan Canggih kepada Militer Yaman
» AS Abaikan Protes Pakistan Soal Serangan Sepihak
» AS akan Bangun Sistem Pertahanan Rudal di Asia
» AS Pertimbangkan Suplai Senjata Berat Bagi Pemberontak Suriah
» Ketegangan Antara Pakistan dan AS Meningkat



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Simpul-Simpul Pemikiran dan Gagasan Penting dari Seminar Bertema “Dialog Kemitraan ASEAN, Momentum Bangun Strategi Keseimbangan di Asia Tenggara.
(Diselenggarakan oleh Global Future Institute (GFI) dan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI), FISIP Universitas Nasional) ...

Datanglah Ke Rusia Sebagai Pemimpin ASEAN dan Kawan Lama Rusia

Geopolitik dan Peta Kekuatan di Kawasan

Meskipun Tidak Sebanyak Cina dan Jepang, Investasi Rusia di Indonesia dan ASEAN Sudah Cukup Besar

Kerjasama ASEAN dengan Mitra Dialog (Amerika Serikat, Cina, Rusia dan Jepang) Merupakan Upaya ASEAN untuk Membangun Strategi Perimbangan Kekuatan di Asia Tenggara

KTT ASEAN-RUSSIA di Sochi Salah Satu Kepentingan Indonesia di ASEAN

Lihat lainya »
   Arsip
Persenyawaan Hegemoni dan Skenario Kavling-kavling Geoekonomi

"Dugaan Kuat, EgyptAir Jatuh Diserang Teroris"

KNPB dan ULMWP Perlu Diusir Dari Papua : Tuntutan Masyarakat Papua

Siaran Pers Terkait Kunjungan Jokowi ke Rusia dan KTT ASEAN-Rusia Sochi

Waasops Panglima TNI: TNI Dapat Apresiasi Dari Negara Brunai Dan Singapura

Simpul-Simpul Pemikiran dan Gagasan Penting dari Seminar Bertema “Dialog Kemitraan ASEAN, Momentum Bangun Strategi Keseimbangan di Asia Tenggara.

Bendera dan Lambang Aceh Tidak Perlu Serius Diperjuangkan

Jangan Titipkan Amanah Kepada Yang Tidak Profesional

Datanglah Ke Rusia Sebagai Pemimpin ASEAN dan Kawan Lama Rusia

Geopolitik dan Peta Kekuatan di Kawasan

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Lihat Lainnya »