» Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat » Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) » Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia » Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan » Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida


Politik
03-02-2012
Melawan Hegemoni Barat
Ahmadinejad Serukan Tatanan Dunia Baru

Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, menyerukan sebuah tatanan dunia baru negara-negara pejuang keadilan, guna menggeser hegemoni Barat.


Hal itu dikemukakan Presiden Ahmadinejad Kamis (2/2) pada acara peresmian Konferensi Internasional pada Hollywoodism dan Sinema di Tehran.

Ahmadinejad menambahkan bahwa kekuatan besar dunia sengaja menipu negara-negara kecil yang sebelumnya tidak memiliki pertentangan apapun satu sama lain, dan menyulut friksi rekayasa.

Presiden Ahmadinejad juga menegaskan bahwa tatanan dunia baru tersebut harus total-inklusif, dan tidak didominasi oleh satu bangsa tertentu.

Sedikitnya 48 cendikiawan asing dari Perancis, AS, Kanada, Belgia, Yunani, Spanyol, Tunisia, Italia, Mesir, Rusia, Lebanon, Azerbaijan, Palestina dan Inggris berpartisipasi dalam konferensi tersebut.

Konferensi itu dimulai di Tehran sebagai bagian dari program Festival Film Internasional Fajr 2012. (IRIB Indonesia/MZ)


Sumber :Iran Indonesia Radio
Artikel Terkait
» Ahmadinejad: Demokrasi di AS Hanyalah "Kebohongan Besar"
» Obama Sambut "Harapan Baru" di Myanmar
» AS Akan Tutup Kedutaan Besar di Suriah
» Perang Verbal Bakal Kandidat Pilpres Kubu Republik AS
» Gerakan Occupy AIPAC Lahir di AS
» Ron Paul: AS Tak Mampu Gelar Perang Baru
» AS dan Arab Saudi Terus Intervensi Bahrain
» Ahmadinejad: Amerika Latin Bukan Lagi Halaman Belakang AS



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Panglima TNI: Generasi Penerus TNI Harus Sensitif Terhadap Isu Global

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Panglima TNI: Tujuh Langkah untuk Menguasai Indonesia

Mengapa China Bersemangat Membangun Infrastruktur di Indonesia?

Tentara Filipina Tewaskan 10 Aktivis Garis Keras Guna Bebaskan Sandera

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »