» Indonesia Harus Mainkan Peran Aktif Bangun Kerjasama Strategis ASEAN-Rusia » Membaca Gonjang-Ganjing di Malaysia » Indonesia: Tujuan Imperialisme dan Kolonialisme Global » Skema TPP dan TiSA Daya Rusaknya Melebihi WTO dan NAFTA » Indonesia dalam Perspektif Geopolitik Global


Politik
24-10-2011
17 Jasa-Jasa Khadafi Bagi Rakyat Libya
Penulis : Global Future Institute

Tim Riset Global Future Institute, diolah dari berbagai sumber sekunder baik media dalam dan luar negeri.


1. TIDAK ADA tagihan Listrik di Libya; Listrik GRATIS untuk semua warganya.

2. TIDAK Ada Pinjaman Bunga, bank-bank di Libya Milik Negara dan pinjaman yang diberikan untuk SEMUA Warga tersebut dikenakan bunga 0% oleh Undang-undang.

3. Rumah dianggap sebagai hak asasi manusia di Libya - Gaddafi bersumpah bahwa orangtuanya tidak akan mendapatkan rumah sampai semua orang di Libya punya rumah.

Ayah Gaddafi telah meninggal sementara dia, istri dan ibunya masih tinggal di tenda.

4. Semua pengantin baru di Libya menerima $ 60.000 (Dinar), (US $ 50.000) oleh pemerintah untuk membeli apartemen pertama mereka sehingga membantu untuk memulai sebuah keluarga.

5. Pendidikan dan perawatan medis gratis di Libya. Sebelum Gaddafi hanya 25% dari warga Libya yang melek huruf. Hari ini angkanya adalah 83%.

6. Jika warga Libya ingin membuka usaha dibidang pertanian, mereka akan menerima lahan pertanian, rumah pertanian, peralatan, bibit dan ternak untuk memulai peternakan mereka - SEMUA GRATIS.

7. Jika Libya tidak dapat menemukan pendidikan atau fasilitas medis yang mereka butuhkan di Libya, pemerintah mereka akan mengucurkan dana untuk pergi ke luar negeri. Untuk itu - tidak hanya gratis, tetapi mereka mendapatkan US $ 2.300 / mo. akomodasi dan tunjangan mobil.

8. Di Libya, jika seseorang membeli mobil, pemerintah akan mensubsidi 50% dari harga.

9. Harga BENSIN di Libya adalah $ 0. 14 / LITER-nya.

10. Libya tidak memiliki utang eksternal dan jumlah cadangannya mencapai $ 150 miliar - sekarang dibekukan secara global.

11. Jika Libya tidak mampu mendapatkan pekerjaan setelah lulus sekolah maka negara akan membayar rata-rata gaji profesi seolah-olah dia bekerja sampai pekerjaan ditemukan.

12. Sebagian dari penjualan minyak Libya dikreditkan langsung ke rekening bank dari semua warga Libya.

13. Seorang ibu yang melahirkan seorang anak menerima US $ 5,000

14. 40 porsi roti di Libya seharga $ 0,15

15. 25% warga di Libya memiliki gelar universitas

16. Gaddafi melaksanakan proyek irigasi terbesar di dunia, dikenal dengan proyek Buatan Manusia Great River, agar air tersedia di seluruh negara padang pasir.

Sebagaimana kita ketahui Afrika hampir semuanya merupakan negeri GURUN dan air merupakan kebutuhan yang sangat vital.

17. Membuat Link Satelit untuk komunikasi yang lebih baik buat pencerahan rakyat Libya khususnya dan masyarakat Afrika pada khususnya sehingga terwujud persatuan dan kesatuan ummat di Afrika.



Artikel Terkait
» NTC Resmi Umumkan Pembebasan Libya
» Pasukan Khusus Inggris SAS Berada di Belakang Tewasnya Moammar Khadafi
» Libya Tolak Klaim AS dan Perancis
» Tiga Link Rekaman Video Jelang Kematian Gaddafi
» Setelah Keluar dari Tempat Persembunyian, Gaddafi Tewas



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia: Tujuan Imperialisme dan Kolonialisme Global
Tulisan ini lanjutan artikel terdahulu yang berjudul Indonesia dalam Perspektif Geopolitik Global. “Barang siapa mengenal dirinya, niscaya ia akan mengenal Tuhannya”. Falsafah Timur Tengah ini mengajarkan kepada ...

Indonesia Masa Depan Sebagai Negara Maritim Terbesar di Asia (Bag. II)

Revisi PP 41/1996, Pintu Masuk Menuju Kolonialisme Ekonomi

Indonesia Masa Depan Sebagai Negara Maritim Terbesar di Asia (Bag. I)

Permainan Intelijen Asing di Tolikara, Papua

Anthrax, Proyek Militer AS Berkedok Proyek Riset Kesehatan (Bag I)

Lihat lainya »
   Arsip
Demi Usir AS dari Wilayah Asia, Tiongkok Berusaha Tiru Strategi Militer Rusia

Kritik Jokowi, Pinjaman ADB, dan Kunjungan Bos IMF

Indonesia-Fiji Sepakat Tingkatkan Kerjasama Ekonomi

Pasar Saham Arab Saudi Dilanda Aksi Jual

AS Memperingatkan Kunjungan Omar Bashir ke Cina

Mencari Ismael, Sahabat Lama di Betlehem

Indonesia: Tujuan Imperialisme dan Kolonialisme Global

Membaca Gonjang-Ganjing di Malaysia

Neokolonialisme, Bentuk Penguasaan Tidak Langsung Melalui Berbagai Bidang

Sastra Jendra Dalam Pandangan Sri Teddy Rusdy

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Bagaimana Membaca Novel Foucault's Pendulum?

Pendahuluan
Novel Foucault’s Pendulum karya Umberto Eco edisi bahasa Indonesia telah diterbitkan pada November 2010. Karya aslinya dalam bahasa Italia, Il Pendolo di Foucault, terbit pertama kali pada 1988. Setahun kemudian baru diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi Foucault’s Pendulum. Nama Foucault pada judul itu mengingatkan pada tokoh filsafat kontemporer, Michel Foucault. Tokoh yang relatif dikenal dalam kajian humaniora. Padahal nama Foucault pada judul novel Eco adalah nama penemu pendulum yang tidak lain adalah Leon Foucault.

Lihat Lainnya »