» Indonesia Butuh UU Lugas dan Galak! (5/Habis) » Gubernur Ditunjuk oleh Presiden (4) » Media Mainstream Asing Dukung Capres Jokowi pada Pilpres 2014 » Korupsi di Indonesia Diciptakan oleh Sistem (3) » Checks and Balances dan Cermin Diri (2)


Diplomasi
04-08-2011
Indonesia dan Meksiko
Indonesia dan Meksiko Tingkatkan Kerjasama Bilateral

Indonesia dan Meksiko sepakat untuk kerjasama di bidang pengelolaan hutan secara berkelanjutan dan penerapan strategi/kebijakan pengurangan emisi akibat deforestasi/degradasi hutan (REDD+) serta isu kehutanan lainnya melalui penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Kerjasama Kehutanan antara Kementerian Kehutanan RI dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Meksiko. 


Penandatanganan dilakukan secara sirkular. Penandatanganan pertama dilakukan oleh Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hassan, di Jakarta pada  27 Juli 2011 dan penandatanganan kedua dilakukan di Mexico City pada  3 Agustus 2011, setelah pertemuan Forum Konsultasi Bilateral ke-4 RI-Meksiko.

Penandatanganan MoU dilakukan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (SEMARNAT) Meksiko oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam,  Juan Rafael Elvira Quesada, yang disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Meksiko, wakil dari Kementerian Kehutanan RI, dan dari pihak Meksiko adalah Dirjen Kehutanan, Direktur Kerjasama Bilateral dan para pejabat Komisi Kehutanan Nasional Meksiko.

“Melalui kerjasama ini, Indonesia dan Meksiko akan bekerjasama untuk mengelola dan mempromosikan pengelolaan hutan secara berkelanjutan, yang tidak saja bermanfaat bagi kedua negara tetapi memberikan kontribusi positif terhadap penanganan perubahan iklim”. Demikian disampaikan Dubes RI, Hamdani Djafar, dalam sambutannya pada kesempatan penandatanganan MoU di SEMARNAT. 

Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Meksiko menyatakan bahwa program-program kerjasama dalam MoU akan semakin memperkuat upaya pembangunan berkelanjutan yang tentunya akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat kedua negara. 

Forum Konsultasi Bilateral ke-4

Forum Konsultasi Bilateral (FKB) ke-4 RI-Meksiko dilaksanakan di Mexico City, 1-2 Agustus 2011. Forum  membahas upaya peningkatan hubungan bilateral kedua negara dalam bidang politik, ekonomi-perdagangan, kebudayaan dan pendidikan, dan kerjasama teknik. 

Capaian dalam bidang politik tercatat antara lain adanya peningkatan saling kunjung antar pejabat tinggi, parlemen RI-Meksiko serta upaya saling dukung kedua negara di berbagai organisasi internasional. Dalam bidang ekonomi, peningkatan perdagangan kedua negara tercapai signifikan. Pada tahun 2010, perdagangan mencapai USD 975 juta, yang berarti kenaikan sebesar 86 % dibanding tahun 2009 dengan surplus berada di Indonesia. Kedua negara sepakat untuk terus mendorong partisipasi kalangan pengusaha untuk meningkatkan partisipasinya dalam promosi ekonomi dan perdagangan kedua negara.

Forum juga membahas isu regional dan multilateral yang menjadi perhatian bersama .  Isu multilateral yang dibahas antara lain Climate Change, Palestina, G-20, UNSC reform, upaya saling dukung di forum internasional. Sedangkan isu regional yang dibahas adalah situasi di Asia Tenggara, Amerika Latin, APEC, dan FEALAC.

Dalam FKB ini, delegasi RI dipimpin oleh  Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, Retno. L.P Marsudi, didampingi oleh Dubes RI Mexico City, wakil dari Kemhut, Kemtan, Polri, BNN dan Pertamina. Sementara Delegasi Meksiko dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Lourdes Aranda, didampingi oleh Dubes Meksiko untuk Indonesia, Direktur Jenderal Asia Pasifik, Direktur Jenderal PBB,  dan para pejabat Kemlu Meksiko.

Kedua delegasi sepakat untuk menyelesaikan  pending issues beberapa draft MoU/persetujuan antara lain MoU on Health Cooperation, MoU on Fisheries Cooperation, Technical Arrangement on Joint Committee Environment and Natural Resources, Term of Reference on Consultative Committee on Agriculture, Protocol Amending Article 26 Agreement on Double Taxation, Agreement on Promotion and Protection of Investment, MoU on Sport and Physical Culture, MoU on Combating Trans National Crime and Capacity Building, dan MoU on Combating Illicit Trafficking in Narcotic Drugs, Psychotropic Substances and Its Precursors.

Kedua delegasi sepakat untuk bertemu kembali pada FKB ke-5 di Indonesia untuk mengevaluasi pelaksanaan kerjasama yang telah ada dan memonitor perkembangan pembahasan berbagai isu yang masih pending. (Sumber: KBRI Mexico City)



Sumber :Deplu RI

 

Advance Search

   Isu Hangat »
Media Mainstream Nasional Pendukung Capres pada Pilpres 2014
Pada Pilpres 2014 kali ini, hampir semua media arus utama (mainstream), melancarakan opini publik untuk pemenangan capres yang didukungnya. Mereka telah berubah menjadi partisan karena menjadi ...

Reputasi Buruk Drone UAV Sebagai Mesin Pembunuh

Membaca Ulang Perang Asimetris di Indonesia Melalui Isu: Indosat, WTO dan Laut China Selatan

Presiden Baru untuk Daulat Pertanian, Perkebunan dan Pangan

PP No 01/2014 Pintu Masuk SBY Beri Monopoli dan Hak Istimewa Kepada Freeport dan Newmont

Skenario di Atas Skenario

Lihat lainya »
   Arsip
UNCHR: Lebih Tiga Juta Orang Warga Suriah Mengungsi

Pertamina Cabut Pembatasan Distribusi BBM Bersubsidi

Kerjasama Militer, TNI dan AB Thailand Gelar Thainesia HLC ke-8

Seminar GFI: Pengaruh Asing Dominan sebagai Kiblat Penyajian Berita

Ketika Jurnalistik Kian Tertepikan

Kepemimpinan SBY: Reflektif, Strategik, Taktis, dan Controlling

Matinya "Juru Kisah" Indonesia Jadi Diskusi Hangat di Jakarta

Tiongkok Serukan Gencatan Senjata Segera di Ukraina Timur

Media Mainstream Asing Dukung Capres Jokowi pada Pilpres 2014

DPR Sahkan UU Panas Bumi, Potensi Kita 40 % Dunia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Belum Ada Manfaatnya Obama Bagi Islam dan Kepentingan Indonesia

Judul : Obama, Islam dan Gaza
Penulis : Wawan H Purwanto
Penerbit : CMB Press
Tebal buku : 216 halaman termasuk biodata penulis
Peresensi : Muhammad Mubdi Kautsar

Lihat Lainnya »