» Gubernur Ditunjuk oleh Presiden (4) » Media Mainstream Asing Dukung Capres Jokowi pada Pilpres 2014 » Korupsi di Indonesia Diciptakan oleh Sistem (3) » Checks and Balances dan Cermin Diri (2) » Pokok-Pokok Kegelisahan SBY (1)


Politik
23-03-2011
Data LSM Indonesia Yang Didanai SOROS (Yahudi)
Penulis : Sally Sety

<<Catatan dari 'Muji Anto'>>

Pada tanggal 18 September 2000, usai mengeruk keuntungan dari hasil spekulasi valas miliaran dollar, Soros melalui OSI mendanai terbentuknya Tifa Foundation. Tujuannya untuk mendorong Indonesia dan masyarakatnya menjadi "lebih terbuka" yang menghormati keragaman, menjunjung tinggi penegakan hukum, keadilan dan persamaan. Dengan dukungan dana Soros, dalam waktu singkat Tifa berkembang pesat. Yayasan ini mengklaim sebagai sebuah komunitas yang meliputi segala lapisan penduduk, baik unsur pemerintah hingga sektor bisnis.


Dukungan luas diberikan atas hak-hak individu, khususnya hak dan pandangan kaum perempuan, kelompok minoritas dan kelompok marginal lainnya. Dengan dukungan atas hak-hak individu itu, Tifa punya target memupuk solidaritas dan terciptanya tata pemerintahan yang baik, tentu menurut definisi mereka sendiri.

Sumber Intelijen menyebut, jaringan Soros yang dikenal mendunia melalui wadah Open Society Institute (OSI), Soros lebih dikenal di Indonesia sebagai spekulator pasar uang dan dituding pernah ikut menenggelamkan perekonomian Indonesia pada tahun 1998, jaringan Soros mendanai dua lembaga non pemerintah (NGO), yaitu Tifa Foundation dan International Transperancy. Peran OSI tidak kalah dengan lembaga pendanaan Amerika lainnya seperti USAID dan the Asia Foundation. Sejumlah LSM utama di Indonesia dibiayai OSI. ---sisanya dibiayai oleh USAID dan Asia Foundation.

Sebut saja Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jaringan Islam Liberal (JIL), Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Wakhid Institute, Komunitas Utan Kayu, JPPR, dan banyak lembaga lainnya. (Tifa Foundation menjadi semacam LSM induk dimana LSM-LSM mendapat dana dari OSI melaluinya. Tidak mengherankan jika para tokoh LSM dan tokoh-tokoh demokrat-liberal negeri ini ramai-ramai mendemo pemerintah terkait pencekalan Sydney Jones, wanita lesbian Yahudi aktivis LSM yang dicekal pemerintahan Megawati --- atas saran Badan Inteligen Nasional--- karena menjadi agen rahasia asing, pen).

Sumber dana Tifa foundation:

1. Open Society Institute
2. Ford Foundation
2. Yayasan Kehati
3. USAID
4. UNDP
5. OXFAM
6. Save The Children
7. Mercy Corps
8. DFID
9. CIDA
10. SIDA
11. AUSAID
12. CRS
13 CWS
14. Worldbank
15. Terre de Hommes
16. The Freedom Forum
17. KRHN
 
Mitra organisasi Tifa :

1. Yayasan Interseksi
2. SIGAB
3. Iwork
4. The Asia Foundation
5. Dana Mitra Lingkungan
6. Ire Yogya
7. JPPR
8. LABDA Yogya
9. Yappika
10. LBH Masyarakat
11. HAPSARI Sumatera Utara
12. Idea Yogya
13. LSPP
14. YKKVAB
15. ISAI
16. PRAXIS
17. PPSW
18. WALHI
19. Wahid Institute
20. YLBHI
21. PSHK
22. WALHI
23. ICW
24. AJI Indonesia
25. Kanal Pemilu


Sumber :Sally Sety

 

Advance Search

   Isu Hangat »
Media Mainstream Nasional Pendukung Capres pada Pilpres 2014
Pada Pilpres 2014 kali ini, hampir semua media arus utama (mainstream), melancarakan opini publik untuk pemenangan capres yang didukungnya. Mereka telah berubah menjadi partisan karena menjadi ...

Reputasi Buruk Drone UAV Sebagai Mesin Pembunuh

Membaca Ulang Perang Asimetris di Indonesia Melalui Isu: Indosat, WTO dan Laut China Selatan

Presiden Baru untuk Daulat Pertanian, Perkebunan dan Pangan

PP No 01/2014 Pintu Masuk SBY Beri Monopoli dan Hak Istimewa Kepada Freeport dan Newmont

Skenario di Atas Skenario

Lihat lainya »
   Arsip
Google Umumkan Rencana Dirikan Kampus di Seoul

Media Mainstream Asing Dukung Capres Jokowi pada Pilpres 2014

Waspadai Skema Zona Ekonomi Khusus Cina di Indonesia

Militer Israel Tangkap Lebih dari 2.000 Warga Palestina

Panglima TNI Beri Pembekalan Anggota DPR RI Periode 2014-2019

Terkait Krisis Ukraina, AS dan Rusia Lakukan Pembicaraan Rahasia

Presiden SBY Pastikan Timor Leste Masuk ASEAN

Membaca Hasil Pertemuan Tim Transisi dan Jusuf Kalla

Media Mainstream Nasional Pendukung Capres pada Pilpres 2014

PBB Harap Gencatan Senjata Gaza Membuahkan Perdamaian

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Belum Ada Manfaatnya Obama Bagi Islam dan Kepentingan Indonesia

Judul : Obama, Islam dan Gaza
Penulis : Wawan H Purwanto
Penerbit : CMB Press
Tebal buku : 216 halaman termasuk biodata penulis
Peresensi : Muhammad Mubdi Kautsar

Lihat Lainnya »