» Menelisik Sejarah Kebijakan Maritim Rusia (Menyongsong ASEAN-Russia Summit, di Sochi, Rusia, 18-20 Mei 2016) » Asia Tenggara Sebagai Kawasan Bebas Nuklir Sesuai dengan Semangat KAA Bandung 1955 dan ZOPFAN ASEAN » Suriah, Pusaran Pertarungan Global AS-Inggris-Perancis dan Rusia » Ada Usaha Untuk Meruntuhkan Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia dan Netralitas ASEAN » Indonesia Harus Mendorong Terciptanya Keseimbangan Kekuatan Baru di Asia Tenggara Melalui KTT ASEAN-Rusia Mei 2016


Hankam
11-06-2009
Militer Cina
Mewaspadai Meningkatnya Kekuatan Militer Cina
Penulis : Tim Riset Global Future Institute (GFI)

Di tengah kemungkinan berkecamuknya perang di Semananjung Korea antara Korea Selatan dan Utara, peran Republik Rakyat Cina tidak bisa dianggap enteng. Memang dari segi teknologi militer, belum secanggih Amerika Serikat. Namun mengingat anggaran militernya yang hampir mencapai 700 triliun lebih, maka kekuatan militer Cina sangat layak untuk diwaspadai.


Bahkan Australiapun yang notabene merupakan negara anggota Persemakmuran (Common Wealth) yang berada dalam pengaruh Kerajaan Inggris, ternyata juga meningkatkan anggaran militernya sekitar 72 miliar dolar Amerika Serikat karena melihat adanya ancaman dari Cina.

Berikut adalah data kekuatan militer Cina yang berhasil di himpun oleh tim riset Global Future Institute(GFI).

Tentara Aktif berjumlah 2.255.000(dua juta duaratus limapuluh lima ribu) orang. Tentara cadangan, 800.000(delapan ratus ribu) orang. Paramiliter aktif 3.969.000(tiga juta sembilanratus enampuluh sembilan ribu) orang.

Angkatan Darat, Cina memiliki senjata bebasis darat sejumlah 31.300, tank sejumlah 8200, kendaraan pengangkut pasukan sebesar 5000, meriam sejumlah 14.000, senjata pendorong 1.700, sistem peluncur roket 2.400, mortir sejumlah 16.000, senjata kendali anti tank 6500, dan senjata anti-pesawat 7.700.

Di matra laut, Cina pun cukup berjaya. Kapal perang, berjumlah 760 unit, kapal pengangkut 1822 unit, pelabuhan utama 8, pengangkut pesawat 1 unit, kapal penghancur 21 unit, kapal selam 68 unit, fregat 42, kapal patroli pantai 368 unit 6, kapal penyapu ranjau sekitar 39 unit, dan kapal amphibi sekitar 121 unit.

Angkatan Udara, Cina punya jumlah pesawat 1900 unit. Cukup menakjubkan. Helikopter 491 unit, lapangan udara 67 unit.

Tim Riset Global Future Institute (GFI)



Artikel Terkait
» Panduan Kebijakan pertahanan Jepang Terbaru Usulkan Perkuatan Peralatan & Personil
» Sayeret Golani: Infateri Elit Andalan Israel
» Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
» Kondisi Peralatan Angkatan Bersenjata RI Dalam Bahaya
» India Semakin Berjaya di Bidang Pertahanan
» Menakar Kekuatan Angkatan Bersenjata Australia
» Mengenal Profil Intelijen dan Pasukan Khusus Australia



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Ada Usaha Untuk Meruntuhkan Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia dan Netralitas ASEAN
Kita harus bedakan Cina Republik Kita dan Rakyat Cina. Pertumbuhan kekuatan ekonomi dan keuangan dari para taipan seberang laut (Overseas China) yang berkiblat pada Kapitalisme berbasis ...

Dalam Soal Ianfu (Comfort Women), Korea Selatan Bukan Satu-satunya Korban Kejahatan Perang Jepang

Blunder AS dalam Perang Suriah

Indonesia Harus Bisa Mencegah Terseretnya Negara-Negara OKI Dalam Proxy War Arab Saudi versus Iran

MEA: Peluang atau Ancaman?

Rencana Mundurnya James “Bob” Moffet, Indikasi Adanya Strategi Freeport Ganti Aktor Baru Untuk Pertahankan Kesepakatan Lama

Lihat lainya »
   Arsip
Pemerintah Tidak Berhadil Membalikkan Tren Penurunan Ekspor Sepanjang 18 Bulan

Pertama, Pesawat Militer Cina Mendarat di Pulau Sengketa

Wapres JK Sampaikan Kritik Pedas Kepada Negara-negara OKI

PPRC TNI Fokus Latihan Pembebasan Sandera

Panglima TNI: Kopassus Itu Ibarat Angin

Satgas Pamtas 431/SSP Ajarkan Baca Tulis Warga di Papua

Korsel dan AS Perkirakan Korut Lakukan Pelucuran Rudal Balistik

ADB Tingkatkan Dana Utang Ke RI dari $ 740 Juta menjadi $ 2 Miliar per Tahun selama 5 Tahun ke Depan

India Dituduh Ingin Ganggu Stabilitas Pakistan

Parlemen Irak Tegang dan Terbelah Menjadi Dua Kubu

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Lihat Lainnya »