English     Indonesia  
Menu Rubrik
Internasional
Politik
Asean
Analisis
Hukum
Ekonomi dan Bisnis
Industri Strategis
Hankam
Sosial Budaya
Lingkungan Hidup
Kesehatan
Wawancara Khusus
Gaya Hidup
Diplomasi
Komentar Pembaca
Ucapan Puasa
Departemen Luar Negeri RI
PBNU
ISAFIS
Selamatkan Indonesia
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
Informasi Wisata Bali
Anggia Putri Nilasari
World Future Online
Budaya Sunda
   Artikel Pilihan
No data yet
   Jajak Pendapat
Membentuk kekuatan baru selain PBB guna menekan Israel membuka blokade atas Gaza?
Sangat Perlu
Perlu
Tidak Perlu
Tidak Tahu
   
Dirgahayu RI
Politik
30-07-2010
Rusia
Penasehat Tinggi Presiden Rusia Mundur

Ketua dewan penasehat Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengenai hak asasi manusia (HAM) Jumat secara tak terduga mengumumkan pengunduran diri.


Ella Pamfilova, aktivis yang memimpin dewan kepresidenan mengenai HAM dan pembangunan masyarakat sipil, mengatakan untuk sementara dia tidak mengumumkan alasan keputusannya itu.

Medvedev, pengacara, tampil berkuasa pada 2008 dengan harapan aktivis agar dia akan mempelopori peralihan situasi hak asasi di Rusia, namun banyak pihak yang menyatakan frustasi karena kurangnya kemajuan yang dicapai.

"Saya telah menyerahkan pengunduran diri saya sebagai ketua dewan," kata Pamfilova kepada kantor berita Interfax.

"Ini adalah keputusan pribadi saya, tak ada seorangpun yang memaksa saya, itu tidak datang tiba-tiba."

"Saya tidak akan mendiskusikan alasan-alasan keputusan saya sekarang," katanya menambahkan.

Pengumumannya terjadi sehari setelah Medvedev menandatangani hukum yang penuh kontroversial, rancangan untuk memperluas kekuasaan dinas keamanan FSB, yang dikecam oleh para aktivis sebagai kembali ke era Uni Sovyet.


Sumber :Antaranews.com
Artikel Terkait
» PM Korsel Resmi Mengundurkan Diri
» Pertemuan Sarwo Edhie-Ilham Aidit
» East Timor parliament rejects Australia's refugee camp plan
» Timor Leste Tolak Jadi Pusat Pengungsi
» Pimpinan Ingatkan Anggota Dewan Malas
» CIA: Usia Israel Tinggal 20 Tahun Lagi
» Membangun Hubungan Kemitraan Antar Partai Politik Indonesia dan Tiongkok
» Noynoy Aquino Segera Dilantik Jadi Presiden Filipina
» Terbongkarnya Persekongkolan CIA-Taliban
» Ekonomi Thailand Terhambat Krisis Politik



Cari :
Nash of Journalism School
   Isu Hangat »
Bangkitnya Kembali Militerisme Jepang di Asia Pasifik Sudah Diambang Pintu
Ada satu perkembangan yang cukup mencemaskan di Jepang dalam beberapa bulan terakhir ini. Issui-kai, atau Masyarakat Rabu" ("Wednesday Society"), dibentuk pada 1970-an oleh para penggemar novelis ...

Mewaspadai Meningkatnya Kekuatan Militer Cina (Bagian 2)

Deklarasi Konferensi PD II DI Kuala Lumpur

The Malaysian Experience & Hope For The Future

Japan as an Independent Player in an out of control Asia

Pernyataan GFI pada Konferensi Internasional tentang Perang Dunia II di KL

Lihat lainya »
   Arsip
Invasi Berakhir, Stimulus Bergulir

Risiko Bayangi Pelonggaran Kredit di AS

Obama Hadapi Tantangan Terberat Mereformasi Perbankan

Alunan Angklung di Kampus Lebanon

60 Tewas Akibat Demam Berdarah di Honduras

Mahmoud Abbas : Israel Harus Bekukan Pemukiman Yahudi

Korut Berusaha Tingkatkan Hubungan Militer dengan China

Gamelan Bali Getarkan Jantung Seni Musik Rusia

Perang Gaza, Perang Gas

Kritik untuk EraMuslim Lagi: Mengapa AS Menyerang Irak?

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang : Travis Heerman
Petualangan Seorang Pendekar Jepang

PADA tahun 1960-an dan 1970-an, komik mengalami masa kejayaan di Indonesia. Sejumlah komikus menghasilkan pelbagai cerita yang menarik minat masyarakat. Para pendekar dari dunia imajinasi pun menjadi panutan orang-orang di dunia nyata. Sosok mereka—sebut saja misalnya Si Buta dari Goa Hantu, Panji Tengkorak, Pendekar Bambu Kuning, Si Pitung, dan Jaka Sembung—menjadi legenda.

Lihat Lainnya »

© 2008 - 2010 theglobal-review.com All rights reserved