English     Indonesia  
Menu Rubrik
Internasional
Politik
Asean
Analisis
Hukum
Ekonomi dan Bisnis
Industri Strategis
Hankam
Sosial Budaya
Lingkungan Hidup
Kesehatan
Wawancara Khusus
Gaya Hidup
Diplomasi
Komentar Pembaca
Ucapan Puasa
Departemen Luar Negeri RI
PBNU
ISAFIS
Selamatkan Indonesia
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
Informasi Wisata Bali
Anggia Putri Nilasari
World Future Online
Budaya Sunda
   Artikel Pilihan
No data yet
   Jajak Pendapat
Membentuk kekuatan baru selain PBB guna menekan Israel membuka blokade atas Gaza?
Sangat Perlu
Perlu
Tidak Perlu
Tidak Tahu
   
Dirgahayu RI
Politik
30-07-2010
Korea Selatan
PM Korsel Resmi Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Korea Selatan, Chung Un Chan, mengumumkan pengunduran dirinya, Kamis (29/7), setelah parlemen menggagalkan upayanya untuk menghentikan proyek pemindahan ibukota dari Seoul.


Kantor Berita Fars melaporkan, pemerintah Korsel berusaha untuk membatalkan proyek pengembangan yang dilakukan oleh mantan presiden Roh Moo Hyun. Pemindahan beberapa kantor pemerintah ke tempat baru di Propinsi Chungcheong Selatan, sekitar 100 kilometer selatan Seoul menuai banyak protes karena dianggap menghamburkan uang negara.

Usulan Chung itu ditolak Majelis Nasional pada 29 Juni. Penolakan datang bukan hanya dari pihak oposisi tapi juga dari para anggota partainya. Chung mengatakan, ia menyesali kegagalannya dalam mencegah rencana tersebut.

Presiden Lee Myung Bak diharapkan segera memilih pengganti Chung. Lee juga berencana untuk merombak kabinet sebagai bagian dari upaya nyata untuk menstabilkan pemerintahannya. (IRIB/AR)


Sumber :Irib-Radio Iran
Artikel Terkait
» Pertemuan Sarwo Edhie-Ilham Aidit
» Bung Karno muncul pada cover Time 23 Desember 1946
» East Timor parliament rejects Australia's refugee camp plan
» Membangun Dunia Kembali (To Build The World A New)- Bagian 2
» Membangun Dunia Kembali (To Build The World A New)- Bagian 1
» Timor Leste Tolak Jadi Pusat Pengungsi
» Pesantren Lirboyo Dukung Santri Dipersenjatai
» Pimpinan Ingatkan Anggota Dewan Malas



Cari :
Nash of Journalism School
   Isu Hangat »
Bangkitnya Kembali Militerisme Jepang di Asia Pasifik Sudah Diambang Pintu
Ada satu perkembangan yang cukup mencemaskan di Jepang dalam beberapa bulan terakhir ini. Issui-kai, atau Masyarakat Rabu" ("Wednesday Society"), dibentuk pada 1970-an oleh para penggemar novelis ...

Mewaspadai Meningkatnya Kekuatan Militer Cina (Bagian 2)

Deklarasi Konferensi PD II DI Kuala Lumpur

The Malaysian Experience & Hope For The Future

Japan as an Independent Player in an out of control Asia

Pernyataan GFI pada Konferensi Internasional tentang Perang Dunia II di KL

Lihat lainya »
   Arsip
Invasi Berakhir, Stimulus Bergulir

Risiko Bayangi Pelonggaran Kredit di AS

Obama Hadapi Tantangan Terberat Mereformasi Perbankan

Alunan Angklung di Kampus Lebanon

60 Tewas Akibat Demam Berdarah di Honduras

Mahmoud Abbas : Israel Harus Bekukan Pemukiman Yahudi

Korut Berusaha Tingkatkan Hubungan Militer dengan China

Gamelan Bali Getarkan Jantung Seni Musik Rusia

Perang Gaza, Perang Gas

Kritik untuk EraMuslim Lagi: Mengapa AS Menyerang Irak?

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang : Travis Heerman
Petualangan Seorang Pendekar Jepang

PADA tahun 1960-an dan 1970-an, komik mengalami masa kejayaan di Indonesia. Sejumlah komikus menghasilkan pelbagai cerita yang menarik minat masyarakat. Para pendekar dari dunia imajinasi pun menjadi panutan orang-orang di dunia nyata. Sosok mereka—sebut saja misalnya Si Buta dari Goa Hantu, Panji Tengkorak, Pendekar Bambu Kuning, Si Pitung, dan Jaka Sembung—menjadi legenda.

Lihat Lainnya »

© 2008 - 2010 theglobal-review.com All rights reserved