English     Indonesia  
Menu Rubrik
Internasional
Politik
Asean
Analisis
Hukum
Ekonomi dan Bisnis
Industri Strategis
Hankam
Sosial Budaya
Lingkungan Hidup
Kesehatan
Wawancara Khusus
Gaya Hidup
Diplomasi
Komentar Pembaca
Ucapan Puasa
Departemen Luar Negeri RI
PBNU
ISAFIS
Selamatkan Indonesia
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
Informasi Wisata Bali
Anggia Putri Nilasari
World Future Online
Budaya Sunda
   Artikel Pilihan
Mengutuk Keras Negara-Negara Agresor Perang Dunia Kedua yang Bermaksud Menulis Ulang Keterlibatannya Dalam Kejahatan Perang
Konferensi  Internasional tentang Perang Dunia Kedua berlangsung di Kuala Lumpur, Kamis, 13 Mei 2010. Pertemuan yang diprakarsai oleh World Future Online tersebut, menghadirkan ...

Lihat lainya »
   Jajak Pendapat
Membentuk kekuatan baru selain PBB guna menekan Israel membuka blokade atas Gaza?
Sangat Perlu
Perlu
Tidak Perlu
Tidak Tahu
   
Dirgahayu RI
Sosial Budaya
30-07-2010
Indonesia-Fiji
Fiji akan Belajar Sistem Pendidikan dari Indonesia

Sebagai dua negara kepulauan yang memiliki kondisi geografis serupa, Indonesia dan Fiji berbagi kendala sama untuk pemerataan pendidikan. Namun bagi Indonesia, masalah ini telah terbantu dengan didirikannya Universitas terbuka sejak 1984 untuk dapat menjangkau daerah-daerah terpencil.


Untuk itu, Fiji akan mengirimkan dua wakilnya untuk studi banding ke Indonesia pada 3-4 Agustus 2010 untuk mempelajari mengenai sistim pendidikan jarak jauh dengan Universitas Terbuka.

Sehubungan dengan rencana studi banding ini, pada pertemuan  Dubes RI untuk Negara Kepulauan Fiji, Aidil Chandra Salim dengan Menteri Pendidikan Fiji, Mr. Filipe Bole (29/7), Dubes menyatakan merupakan kehormatan bagi Indonesia untuk dapat berbagi pengalaman dengan Fiji guna mengembangkan pendidikan di negara tersebut. Diakui oleh Menteri Bole, sistem pendidikan jarah jauh di Fiji yang diterapkan pada tahun 2009 lalu, masih perlu dikembangkan lebih jauh.

Dubes RI berharap, apabila sistim pendidikan jarak jauh di Indonesia dapat diterima dan cocok untuk diaplikasikan di Fiji maka diharapkan dapat dikembangkan lagi ke wilayah pasifik lainnya.

Pada kesempatan pertemuan tersebut, Dubes Aidil juga menyerahkan dokumen pendukung (tiket, visa, profil negara Indonesia dan keterangan singkat mengenai Universitas Terbuka/UT) untuk para peserta Studi Banding. (sumber: KBRI Fiji)


Sumber :Deplu RI
Artikel Terkait
» Sambutan Hangat Kristiansand untuk Dewa Ruci
» Tokoh AS Hadiri Peresmian Bakrie Chair
» Ulama Saudi Bolehkan Muslimah Tak Bercadar
» Akademisi RI-Jepang Saling Tukar Pikiran
» Pemetaan Ulang Diperlukan Tiga Kawasan Usulan WBD
» Bali, Pulau Terbaik versi
» Bantuan Pendidikan RI untuk Siswa Thailand
» Dominasi Amerika di Dunia: Tidak Hanya Sebatas Dalang
» Orde Baru Boneka Kapitalis Internasional
» Relevansi Pemikiran Religius Bung Karno Untuk Membantu Kita Berimajinasi



Cari :
Nash of Journalism School
   Isu Hangat »
Bangkitnya Kembali Militerisme Jepang di Asia Pasifik Sudah Diambang Pintu
Ada satu perkembangan yang cukup mencemaskan di Jepang dalam beberapa bulan terakhir ini. Issui-kai, atau Masyarakat Rabu" ("Wednesday Society"), dibentuk pada 1970-an oleh para penggemar novelis ...

Mewaspadai Meningkatnya Kekuatan Militer Cina (Bagian 2)

Deklarasi Konferensi PD II DI Kuala Lumpur

The Malaysian Experience & Hope For The Future

Japan as an Independent Player in an out of control Asia

Pernyataan GFI pada Konferensi Internasional tentang Perang Dunia II di KL

Lihat lainya »
   Arsip
Lewat Tulisan, Anggota TNI AU Kritik SBY

Komandan Amerika Minta 2.000 Tentara Lagi Ke Afghanistan

Indonesia Urutan Lima Pengguna Internet

Perompak Rampok Tanker Jepang di Laut China Selatan

Pencitraan SBY vs Pencitraan Malaysia

Aquino Umumkan Idul Fitri 10 September Hari Libur

Delri Hadiri Pertemuan G-20 Speakers’ Consultation

Kapal Irlandia Akan Bergabung Dengan Flotila Kebebasan Gaza Kedua

Publik Malaysia Mulai Tunjukkan Kemarahan

Mengutuk Keras Negara-Negara Agresor Perang Dunia Kedua yang Bermaksud Menulis Ulang Keterlibatannya Dalam Kejahatan Perang

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang : Travis Heerman
Petualangan Seorang Pendekar Jepang

PADA tahun 1960-an dan 1970-an, komik mengalami masa kejayaan di Indonesia. Sejumlah komikus menghasilkan pelbagai cerita yang menarik minat masyarakat. Para pendekar dari dunia imajinasi pun menjadi panutan orang-orang di dunia nyata. Sosok mereka—sebut saja misalnya Si Buta dari Goa Hantu, Panji Tengkorak, Pendekar Bambu Kuning, Si Pitung, dan Jaka Sembung—menjadi legenda.

Lihat Lainnya »

© 2008 - 2010 theglobal-review.com All rights reserved