English     Indonesia  
Menu Rubrik
Internasional
Politik
Asean
Analisis
Hukum
Ekonomi dan Bisnis
Industri Strategis
Hankam
Sosial Budaya
Lingkungan Hidup
Kesehatan
Wawancara Khusus
Gaya Hidup
Diplomasi
Komentar Pembaca
Ucapan Puasa
Departemen Luar Negeri RI
PBNU
ISAFIS
Selamatkan Indonesia
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
Informasi Wisata Bali
Anggia Putri Nilasari
World Future Online
Budaya Sunda
   Artikel Pilihan
Mengutuk Keras Negara-Negara Agresor Perang Dunia Kedua yang Bermaksud Menulis Ulang Keterlibatannya Dalam Kejahatan Perang
Konferensi  Internasional tentang Perang Dunia Kedua berlangsung di Kuala Lumpur, Kamis, 13 Mei 2010. Pertemuan yang diprakarsai oleh World Future Online tersebut, menghadirkan ...

Lihat lainya »
   Jajak Pendapat
Membentuk kekuatan baru selain PBB guna menekan Israel membuka blokade atas Gaza?
Sangat Perlu
Perlu
Tidak Perlu
Tidak Tahu
   
Dirgahayu RI
Sosial Budaya
29-07-2010
Sambutan Hangat Kristiansand untuk Dewa Ruci

Kapal bersejarah KRI Dewa Ruci yang pertama kali berlayar ke Jerman di tahun 1953, merapat di Pelabuhan Kristiansand, kemarin (28/7). Dewaruci melakukan kunjungan  muhibah untuk mengikuti Tall Ships Races 2010. Di bawah rintik hujan, kedatangan Dewa Ruci dengan prosesi atraksi untuk merapat yang spektakular memperoleh sambutan hangat dari masyarakat Norwegia pengunjung Tall Ships Races 2010 dan masyarakat Indonesia yang menetap di kota Kristiansand dan sekitarnya.


Sekitar 30 kapal-kapal kecil yang sedang berlayar di perairan sekitar pelabuhan turut mengiringi Dewa Ruci saat merapat di galangan sandar kota Kristiansand.

Sambutan khusus diberikan oleh Dubes RI Oslo, Esti Andayani dan seluruh jajaran staf KBRI Oslo serta Atase Pertahanan RI untuk wilayah Norwegia berkedudukan di Berlin, Jerman, Fachri Adamy yang telah menunggu kedatangan KRI Dewa Ruci di galangan sandar kota Kristiansand.

Secara khusus, Dubes Esti Andayani mengalungkan rangkaian bunga anggrek kepada komandan KRI Dewa Ruci, Letkol Suharto, sebagai ucapan selamat datang di Norwegia. Dubes Esti Andayani juga langsung melakukan peninjauan KRI Dewa Ruci dan menyapa hangat kru dan kadet KRI Dewa Ruci di atas kapal.

Selama mengikuti Tall Ships Races 2010 di kota Kristiansand yang diikuti oleh 81 kapal layar dari 18 negara ini, KRI Dewa Ruci dijadwalkan untuk menampilkan pertunjukan seni Indonesia di panggung utama pada tanggal 29 Juli 2010.
 
Penampilan Tim Kesenian KRI Dewa Ruci yang akan dibuka oleh tarian gemulai Bajidor Kahot oleh kelompok Anak Indonesia dari KBRI Oslo akan mengawali prosesi pembukaan Tall Ships Races 2010.
 
Event ini akan dibuka secara resmi oleh Putri Mahkota Norwegia, Mette-Marit. Pada tanggal 30 hingga 31 Juli 2010, para awak KRI Dewaruci juga akan melakukan serangkaian kegiatan, diantaranya pertandingan olahraga melawan awak kapal peserta Tall Ships Races 2010, parade kota, pertunjukan seni di berbagai panggung dan resepsi diplomatik dengan menggelar kesenian tradisional dan menyuguhkan aneka makanan khas Indonesia.
 
Selama berlangsungnya Tall Ships Races pada tanggal 29 Juli hingga 1 Agustus 2010, KBRI Oslo akan melakukan promosi pariwisata dan investasi Indonesia.

Kristiansand, kota ke-lima terbesar di Norwegia dengan penduduk sekitar 81.295 jiwa tersebut, merupakan kota ke-tiga yang dikunjungi KRI Dewa Ruci dalam seluruh rangkaian Tall Ships Races yang telah dimulai di Antwrepen, Belgia pada tanggal 10 Juli 2010.
 
Sebelum tiba di Kristiansand, KRI Dewa Ruci telah bersandar di kota Aalborg, Denmark pada tanggal 21-24 Juli 2010 dan akan menuju kota Hartlepool, Inggris, kota terakhir dalam rangkaian Tall Ships Races. Sebelum tiba di Kristiansand, KRI Dewa Ruci juga sempat mempromosikan budaya Indonesia sambil menikmati keindahan fjord di kota Arendal, sekitar 60 km dari kota Kristiansand. (sumber: KBRI Oslo)


Sumber :Deplu RI
Artikel Terkait
» Tokoh AS Hadiri Peresmian Bakrie Chair
» Ulama Saudi Bolehkan Muslimah Tak Bercadar
» Akademisi RI-Jepang Saling Tukar Pikiran
» Pemetaan Ulang Diperlukan Tiga Kawasan Usulan WBD
» RI Tawarkan Kerjasama Perguruan Tinggi dengan Maroko
» Dewa Ruci Rebut 3 Penghargaan di Belgia
» Dewa Ruci Tiba, Sedot Ribuan Pengunjung Belgia



Cari :
Nash of Journalism School
   Isu Hangat »
Bangkitnya Kembali Militerisme Jepang di Asia Pasifik Sudah Diambang Pintu
Ada satu perkembangan yang cukup mencemaskan di Jepang dalam beberapa bulan terakhir ini. Issui-kai, atau Masyarakat Rabu" ("Wednesday Society"), dibentuk pada 1970-an oleh para penggemar novelis ...

Mewaspadai Meningkatnya Kekuatan Militer Cina (Bagian 2)

Deklarasi Konferensi PD II DI Kuala Lumpur

The Malaysian Experience & Hope For The Future

Japan as an Independent Player in an out of control Asia

Pernyataan GFI pada Konferensi Internasional tentang Perang Dunia II di KL

Lihat lainya »
   Arsip
Lewat Tulisan, Anggota TNI AU Kritik SBY

Komandan Amerika Minta 2.000 Tentara Lagi Ke Afghanistan

Indonesia Urutan Lima Pengguna Internet

Perompak Rampok Tanker Jepang di Laut China Selatan

Pencitraan SBY vs Pencitraan Malaysia

Aquino Umumkan Idul Fitri 10 September Hari Libur

Delri Hadiri Pertemuan G-20 Speakers’ Consultation

Kapal Irlandia Akan Bergabung Dengan Flotila Kebebasan Gaza Kedua

Publik Malaysia Mulai Tunjukkan Kemarahan

Mengutuk Keras Negara-Negara Agresor Perang Dunia Kedua yang Bermaksud Menulis Ulang Keterlibatannya Dalam Kejahatan Perang

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang : Travis Heerman
Petualangan Seorang Pendekar Jepang

PADA tahun 1960-an dan 1970-an, komik mengalami masa kejayaan di Indonesia. Sejumlah komikus menghasilkan pelbagai cerita yang menarik minat masyarakat. Para pendekar dari dunia imajinasi pun menjadi panutan orang-orang di dunia nyata. Sosok mereka—sebut saja misalnya Si Buta dari Goa Hantu, Panji Tengkorak, Pendekar Bambu Kuning, Si Pitung, dan Jaka Sembung—menjadi legenda.

Lihat Lainnya »

© 2008 - 2010 theglobal-review.com All rights reserved