» Membaca Langkah Trump dari Perspektif The Power of Oil » Membaca IORA dari Sisi Lain Geopolitik » Indonesia dan Geopolitik Samudra Hindia » Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing » Strategi Geopolitik Arab Saudi Gandeng Jepang-Indonesia-Cina Amankan Jalur Sutra


Komentar Pembaca
07-12-2016
Bagus
Pahami Esensi dan Pergerakan Praktek Geopolitik dan Proxywar

Kepada yth. Global Review Melihat dan memahami dua artikel yang ditampilkan di laman the global review ini, yaitu artikel dengan judul Maklumat Polri dan Perkiraan Skenario 212 (artikel pertama) dan Hormati Hukum, Aksi 212 Tidak Perlu Dilakukan (artikel kedua).


Saya melihat adanya plagiarisme, entah itu dilakukan oleh artikel pertama dari artikel kedua atau sebaliknya. Mohon kiranya ini menjadi perhatian serius redaksi the global review untuk menjaga kredibilitas nama website ini dan informasi yang ditampilkan. Selain itu, saya melihat bahwa redaksi the global review belum memahami esensi dan pergerakan praktek geopolitik dan proxywar sehingga kurang tepat memposisikan diri terhadap isu nasional yang krusial saat ini, yang berkembang dengan dinamis di Jakarta.

Memposisikan diri dengan melarang aksi damai 212, the global review kurang memahami tulisan-tulisan sendiri ilmu pengetahuan geopolitik yang disampaikan kepada pembacanya. Redaksi the global review dapat mencontoh pandangan dan praktek antisipasi Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam menghadapi isu nasional yang krusial saat ini dari segi geopolitik dan proxy war.

Kiranya ke depan the global review semakin dewasa dan matang serta lebih sensitif dan komprehensih keintelijenannya dalam mengolah dan menyajikan informasi mengenai isu-isu nasional dari segi geopolitik, geostrategi dan ancaman proxy war.



 




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing
Sebenarnya para olahragawan dan olahragawati yang “ketangkap basah” menggunakan doping, bukan hal baru terjadi di dunia olahraga. Ketika olahraga dewasa ini semakin erat kaitannya dengan prestise ...

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Perilaku Barbaristik dalam Politik Aceh

Saatnya Mengambil Alih Freeport

Waspadai Eskalasi Propaganda Aktivis Pro Papua Merdeka

Menyoal Manuver Vanuatu dan Solomon Islands dalam Isu Papua

Akankah Teroris Menjadi Ancaman Nyata Selamanya di Kehidupan Kita

Amerika Mulai Kerahkan Pesawat Tempur Tanpa Awak ke Korsel

PM Jepang Minta Raja Salman Dukung Aramco di Bursa efek Tokyo

Peringatan ke-62 KAA akan Digelar Pekan Literasi

PMPP TNI Latih 20 Diplomat Uni Eropa

Bali Intensifkan Promosi Pariwisata ke Arab Saudi

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »