» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina


Komentar Pembaca
07-12-2016
Bagus
Pahami Esensi dan Pergerakan Praktek Geopolitik dan Proxywar

Kepada yth. Global Review Melihat dan memahami dua artikel yang ditampilkan di laman the global review ini, yaitu artikel dengan judul Maklumat Polri dan Perkiraan Skenario 212 (artikel pertama) dan Hormati Hukum, Aksi 212 Tidak Perlu Dilakukan (artikel kedua).


Saya melihat adanya plagiarisme, entah itu dilakukan oleh artikel pertama dari artikel kedua atau sebaliknya. Mohon kiranya ini menjadi perhatian serius redaksi the global review untuk menjaga kredibilitas nama website ini dan informasi yang ditampilkan. Selain itu, saya melihat bahwa redaksi the global review belum memahami esensi dan pergerakan praktek geopolitik dan proxywar sehingga kurang tepat memposisikan diri terhadap isu nasional yang krusial saat ini, yang berkembang dengan dinamis di Jakarta.

Memposisikan diri dengan melarang aksi damai 212, the global review kurang memahami tulisan-tulisan sendiri ilmu pengetahuan geopolitik yang disampaikan kepada pembacanya. Redaksi the global review dapat mencontoh pandangan dan praktek antisipasi Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam menghadapi isu nasional yang krusial saat ini dari segi geopolitik dan proxy war.

Kiranya ke depan the global review semakin dewasa dan matang serta lebih sensitif dan komprehensih keintelijenannya dalam mengolah dan menyajikan informasi mengenai isu-isu nasional dari segi geopolitik, geostrategi dan ancaman proxy war.



 




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Kaji Ulang Makna Globalisasi dan Implementasinya

China dan Rusia sepakat balas penempatan rudal AS di Korsel

Imigrasi Bekasi Deportasi 9 WNA China

Jasa Presiden Soekarno buat bangsa Indonesia

RESENSI: Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Partai Berkuasa di Hungaria Ingin Usir "LSM George Soros"

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »