» Kondisi Peralatan Angkatan Bersenjata RI Dalam Bahaya » Ukraina Berpotensi Bangkitkan Kembali Statusnya Sebagai Negara Nuklir » Membaca Darurat Energi dari Perspektif Geopolitik » Kerjasama RI-Rusia Punya Nilai Strategis Bagi Kedua Negara (Ulasan Singkat Pertemuan Jokowi-Putin di Beijing 10 Oktober 2014) » Presiden Jokowi Dalam Telikungan Neoliberalisme di APEC, G20 dan KTT ASEAN


Sosial Budaya
04-02-2010
Korea Selatan: Peninggalan Budaya
Korea Selatan Perkirakan Sekitar 100 ribu Peninggalan Budaya Tersebar Di luar Negeri

Pemerintah Korea Selatan melalui Institut Pengkajian Nasional Peninggalan Budaya Korea Selatan melaporkan bahwa sekitar 100 ribu buah peninggalan budaya Korea Selatan tersebar di luar negeri.


Menurut Institut Pengkajian Nasional Peninggalan Budaya Korea Selatan, setidaknya saat ini ada sekitar 107.857 buah peninggalan budaya Korea yang tersebar di 18 negara didunia. Diperkirakan 30 ribu buah lebih banyak daripada dugaan semula.

Dilaporkan, sebanyak 66 ribu buah peninggalan budaya itu terdapat di Jepang dan di Amerika Serikat sebanyak 27 ribu buah. Institut Pengkajian Nasional Peninggalan Budaya Korea Selatan akan terus mempelajari keberadaan peninggalan budaya Korea di luar negeri.  Rencananya lembaga ini akan secara berkesinambungan melakukan berbagai usaha termasuk peninjauan ke lokasi tempat beradanya peninggalan budaya itu.

Kesamaaan antara Indonesia dan Korea Selatan Terkait Peninggalan Budaya di Luar Negeri

Tentu saja apa yang dilakukan pemerintah Korea Selatan ini patut dicontoh oleh Indonesia. Dalam kasus yang sama, Pemerintah Indonesia lewat Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata  pernah mengakui mengalami hal sama terkait Peninggalan Budaya di luar negeri. Apapun Indonesia dapat mencontoh apa yang dilakukan Korea Selatan ini  dalam  mendata jumlah peninggalan budaya yang berada di luar negeri. Inventarisasi peninggalan budaya  yang tersebar diberbagai negara harus dilakukan dengan terancana. Termasuk juga memikirkan cara ”memulangkan” peninggalan budaya yang menjadi milik Indonesia di luar negeri.

Rush/KBS World



Artikel Terkait
» Pemuka Agama AS Kunjungi Masjid Istiqlal
» Turunkan Patung Obama di Mentang, Ganti dengan Patung Gus Dur!
» KRL Cerminan Masyarakat Jabodetabek
» Kota Besar Melahirkan Manusia Sampah
» Korea Selatan Resmikan Jembatan Terpanjang ke 7 Di Dunia
» Bali Museum
» Museum Bali



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Kerjasama RI-Rusia Punya Nilai Strategis Bagi Kedua Negara (Ulasan Singkat Pertemuan Jokowi-Putin di Beijing 10 Oktober 2014)
Pertemuan Presiden Jokowi-Putin di  Beijing 10 November 2014, sepertinya jauh lebih strategis dan menjanjikan bagi Indonesia untuk dipertimbangkan, jika kerjasama dengan negara  beruang merah tersebut didasarkan ...

Indonesia Negara Maritim, Bukan Sekadar Negara Kelautan (Menanggapi Visi Maritim Presiden Jokowi)

Drone, Pelanggaran Hukum Kemanusiaan Internasional?

Meluruskan Konsepsi Ketahanan Nasional NKRI

Pembelian 3 Unit Pesawat Drone Tidak Sesuai Dengan Anatomi dan Kebutuhan Nyata Pertahanan Nasional RI

Presiden Terpilih Jokowi Harus Jelaskan Apa Pentingnya Penggunaan Drone Bagi Pertahanan Nasional RI

Lihat lainya »
   Arsip
Kondisi Peralatan Angkatan Bersenjata RI Dalam Bahaya

Menanti Kehadiran Komisi Ideologi Pancasila

Menhan Cina-Rusia Bertemu Bahas Pengaruh AS di Asia-Pasifik

Rekam Jejak Amien Sunaryadi, Kepala SKK Migas Jokowi

Putin dan Kekhawatirannya atas Krisis di Ukraina

Diskusi BBM dan KEMANDIRIAN ENERGI NASIONAL

Urgensi Kartu Jitu Ala Jokowi

Reformasi Sistem Birokrasi di Era Jokowi

Akselerasi Pelayanan Birokrasi Pemerintahan Jokowi

Kemlu RI Himbau WNI Tidak Mengikuti Wajib Militer di Luar Negeri

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Belum Ada Manfaatnya Obama Bagi Islam dan Kepentingan Indonesia

Judul : Obama, Islam dan Gaza
Penulis : Wawan H Purwanto
Penerbit : CMB Press
Tebal buku : 216 halaman termasuk biodata penulis
Peresensi : Muhammad Mubdi Kautsar

Lihat Lainnya »