» Kolaborasi Mafia Berkeley-Mafia Migas Lumpuhkan Daulat Sektor Migas Indonesia » Timur Tengah dan Kejahatan Industri Pertanian » Indonesia Butuh UU Lugas dan Galak! (5/Habis) » Gubernur Ditunjuk oleh Presiden (4) » Media Mainstream Asing Dukung Capres Jokowi pada Pilpres 2014


Sosial Budaya
04-02-2010
Korea Selatan: Peninggalan Budaya
Korea Selatan Perkirakan Sekitar 100 ribu Peninggalan Budaya Tersebar Di luar Negeri

Pemerintah Korea Selatan melalui Institut Pengkajian Nasional Peninggalan Budaya Korea Selatan melaporkan bahwa sekitar 100 ribu buah peninggalan budaya Korea Selatan tersebar di luar negeri.


Menurut Institut Pengkajian Nasional Peninggalan Budaya Korea Selatan, setidaknya saat ini ada sekitar 107.857 buah peninggalan budaya Korea yang tersebar di 18 negara didunia. Diperkirakan 30 ribu buah lebih banyak daripada dugaan semula.

Dilaporkan, sebanyak 66 ribu buah peninggalan budaya itu terdapat di Jepang dan di Amerika Serikat sebanyak 27 ribu buah. Institut Pengkajian Nasional Peninggalan Budaya Korea Selatan akan terus mempelajari keberadaan peninggalan budaya Korea di luar negeri.  Rencananya lembaga ini akan secara berkesinambungan melakukan berbagai usaha termasuk peninjauan ke lokasi tempat beradanya peninggalan budaya itu.

Kesamaaan antara Indonesia dan Korea Selatan Terkait Peninggalan Budaya di Luar Negeri

Tentu saja apa yang dilakukan pemerintah Korea Selatan ini patut dicontoh oleh Indonesia. Dalam kasus yang sama, Pemerintah Indonesia lewat Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata  pernah mengakui mengalami hal sama terkait Peninggalan Budaya di luar negeri. Apapun Indonesia dapat mencontoh apa yang dilakukan Korea Selatan ini  dalam  mendata jumlah peninggalan budaya yang berada di luar negeri. Inventarisasi peninggalan budaya  yang tersebar diberbagai negara harus dilakukan dengan terancana. Termasuk juga memikirkan cara ”memulangkan” peninggalan budaya yang menjadi milik Indonesia di luar negeri.

Rush/KBS World



Artikel Terkait
» Pemuka Agama AS Kunjungi Masjid Istiqlal
» Turunkan Patung Obama di Mentang, Ganti dengan Patung Gus Dur!
» KRL Cerminan Masyarakat Jabodetabek
» Kota Besar Melahirkan Manusia Sampah
» Korea Selatan Resmikan Jembatan Terpanjang ke 7 Di Dunia
» Bali Museum
» Museum Bali



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Presiden Terpilih Jokowi Harus Jelaskan Apa Pentingnya Penggunaan Drone Bagi Pertahanan Nasional RI
Pesawat udara nirawak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV), yang saat ini lebih populer dengan sebutan Drone, memang identik dengan kedigdayaan Angkatan Udara Amerika Serikat (AS). Pada ...

Media Mainstream Nasional Pendukung Capres pada Pilpres 2014

Reputasi Buruk Drone UAV Sebagai Mesin Pembunuh

Membaca Ulang Perang Asimetris di Indonesia Melalui Isu: Indosat, WTO dan Laut China Selatan

Presiden Baru untuk Daulat Pertanian, Perkebunan dan Pangan

PP No 01/2014 Pintu Masuk SBY Beri Monopoli dan Hak Istimewa Kepada Freeport dan Newmont

Lihat lainya »
   Arsip
NATO: Gencatan Senjata di Ukraina Baru Sebatas "Teori"

Rusia Tertarik Kembangkan Hubungan dengan Uni Eropa

Enam Jet Tempur Rusia Dicegat Pesawat AS dan Kanada di Alaska

Mesir Resmi Mengundurkan Diri Sebagai Mediator Hamas-Fatah

Pasca Referendum, Politisi Skotlandia Menimbang Masa Depan

Membaca Skema Global di Balik Merebaknya Isu Virus Ebola

Presiden Terpilih Jokowi Harus Jelaskan Apa Pentingnya Penggunaan Drone Bagi Pertahanan Nasional RI

Mulai 2015 TK di Australia Dapat Pelajaran Bahasa Indonesia

PT PAL Indonesia Ditunjuk Produksi Kapal Selam

Cina-India Tandatangani Kerjasama Strategis di Tengah Ketegangan Perbatasan

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Belum Ada Manfaatnya Obama Bagi Islam dan Kepentingan Indonesia

Judul : Obama, Islam dan Gaza
Penulis : Wawan H Purwanto
Penerbit : CMB Press
Tebal buku : 216 halaman termasuk biodata penulis
Peresensi : Muhammad Mubdi Kautsar

Lihat Lainnya »