» Shinzo Abe: Personifikasi Kebangkitan Ultra Nasionalisme Jepang? » Bila Tidak Ada Visi, G-20 Merupakan Penjara Bagi Indonesia (2) » Neo Nazi dan Tangan-Tangan Israel di Ukraina » Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina » Ukraina Dalam Perspektif Geopolitik Zbigniew Brzezinski


Militer
27-05-2013
Sistem Anti-Udara S-300 Rusia di Suriah:
S-300 Membuat Suriah Menjadi Zona Larangan Terbang Bagi Israel

Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu menyatakan, penyerahan sistem anti-udara S-300 Rusia kepada Suriah, bukan hanya membuat Suriah menjadi zona larangan terbang bagi Israel, melainkan juga mengancam seluruh penerbangan pengintaian Israel di Lebanon.


FNA (26/5) melaporkan, Reuters dalam laporannya tentang Suriah menyebutkan, seorang pejabat tinggi Israel mengutip keterangan dari Netanyahu dan mengatakan bahwa penyerahan S-300 kepada Suriah membuat Israel tidak bebas melakukan misi penerbangan di Suriah maupun Lebanon.

Di lain pihak, Amos Gilad, seorang pejabat di Kementerian Perang Israel juga menyatakan kekhawatirannya jika Iran menerima rudal S-300 dari Suriah.

Laporan Reuters itu menambahkan, "Di Iran, Lebanon dan Suriah, secara keseluruhan terdapat 200 ribu rudal yang mengarah ke Israel, khususnya rudal Fateh 110 yang memiliki daya tempuh hingga 300 kilometer dengan tingkat keakuratan tinggi dan membawa hulu ledak seberat 500 kilogram."

Rudal-rudal Fateh 110 mampu melumpuhkan pusat-pusat militer dan perdagangan Tel Aviv. (TGR/IRIB Indonesia)



Artikel Terkait
» Rusia Khawatirkan Penyebaran Sistem Anti Rudal NATO di Eropa
» China Borong Pesawat Tempur dan Kapal Selam Rusia
» Krisis Bujet Amerika Serikat Bikin Israel Kelabakan
» Bantuan Militer Israel Terancam Dipangkas
» Swiss-Israel Perkuat Kerjasama Militer
» Rudal Baru Rusia Mejawab Sistem Pertahanan Rudal AS



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Bila Tidak Ada Visi, G-20 Merupakan Penjara Bagi Indonesia (2)
Artikel ini merupakan tulisan kedua dari artikel "Bila Tidak Ada Visi, G-20 Merupakan Penjara Bagi Indonesia (1)" Pendahuluan Sebagai tuan rumah, Indonesia dipuji oleh WTO dan korporasi transnasional ...

Krisis Ukraina, Sadarkan Indonesia Pentingnya Kesadaran dan Wawasan Geopolitik

Ukraina Dalam Perspektif Geopolitik Zbigniew Brzezinski

Gagalnya Skenario Revolusi Warna dan Titik-Balik Amerika di Ukraina

Nasib Muslim Tatar: Isu Jihad Baru di Ukraina?

Membaca Skenario Besar di Balik Penggulingan Presiden Yanukovich

Lihat lainya »
   Arsip
AS Kerahkan Pasukan ke Polandia dan Baltik

Mengembalikan Fungsi Media, Ciptakan Pemilu Sehat

Mungkinkah Koalisi tak Bagi-bagi Kursi Menteri?

Mega, Jokowi, Jacob Soetoyo, Jaringan Yahudi Trilateral Commission

Sebuah Tuntutan untuk Kesejahteraan

Antara Prabowo dan Partai Islam

Jokowi dan Wacana Penghapusan Subsidi BBM

Mengantisipasi Munculnya Capres Alternatif

Bila Tidak Ada Visi, G-20 Merupakan Penjara Bagi Indonesia (2)

Dalam 5 Tahun, Utang RI Naik 52,31%

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Belum Ada Manfaatnya Obama Bagi Islam dan Kepentingan Indonesia

Judul : Obama, Islam dan Gaza
Penulis : Wawan H Purwanto
Penerbit : CMB Press
Tebal buku : 216 halaman termasuk biodata penulis
Peresensi : Muhammad Mubdi Kautsar

Lihat Lainnya »