» Selain AS dan Rusia, Cina dan Jepang Faktor Penting Penyelesaian Multilateral Konflik Korea Selatan versus Korea Utara » Membaca Di Balik Kudeta Militer Turki Jumat Lalu » Standar Ganda Kebijakan HAM AS di Pelbagai Belahan Dunia, Selayang Pandang » Mencari Solusi Damai Korea Selatan-Korea Utara Diilhami oleh Dasa Sila Bandung 1955 » Meneropong “Kebijakan Standar Ganda” Amerika Serikat (Studi Perbandingan Papua-Indonesia dan Ukraina terkait Pelanggaran Hak-Hak Asasi Manusia)


Timur Tengah
25-05-2013
Larang Terbang di Suriah:
AS akan Menegakkan Zona Larangan Terbang di Suriah

John McCain, anggota Senat AS, Sabtu (25/5) mengatakan, Washington berusaha untuk mempersenjatai oposisi Suriah serta menciptakan wilayah penyangga dan zona larangan terbang di negara itu.


Sebagaimana dilansir United Press, McCain dalam sebuah konferensi pers di sela-sela seminar dunia ekonomi di Yordania, mengatakan tujuan AS menegakkan zona larangan terbang adalah untuk memudahkan distribusi bantuan kepada rakyat Suriah dan mendukung oposisi yang menyakini nilai-nilai Amerika.

"Washington ingin mempersenjatai oposisi, namun demikian mendukung pembentukan pemerintahan transisi yang merangkul seluruh kelompok-kelompok di Suriah," tegasnya.

Menurut AS, tidak ada solusi yang akan mencakup Presiden Suriah Bashar al-Assad. Kondisi Suriah akan meningkatkan ketegangan yang ada di kawasan dan mempengaruhi kondisi internal Irak.

McCain menandaskan, untuk menjamin zona larangan terbang, maka pertahanan udara rezim Suriah dan perpindahan tempat-tempat peluncuran rudal harus dilumpuhkan. (TGR/IRIB Indonesia)



Artikel Terkait
» Saudi Terus Geser Peran Qatar di Suriah
» Assad: Suriah Tegas untuk Melawan Teroris
» Armada Perang Rusia Tiba di Suriah
» Manuver Diplomatik Regional Terbaru Krisis Suriah
» Rusia Tolak Invasi Militer Barat di Suriah



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Mencari Solusi Damai Korea Selatan-Korea Utara Diilhami oleh Dasa Sila Bandung 1955
Faktor pemantik ketegangan antara Korea Utara versus Korea Selatan yang menyeret campur-tangan Amerika Serikat adalah tenggelamnya kapal perang Cheonan milik Korea Selatan. Begitupun, insiden tersebut hanya ...

Presiden Jokowi Perlu Menyadari Betapa Berbahayanya Indonesia Bergabung Dalam Perjanjian Trans-Pacific Partnership (TPP)

Simpul-Simpul Pemikiran dan Gagasan Penting dari Seminar Bertema “Dialog Kemitraan ASEAN, Momentum Bangun Strategi Keseimbangan di Asia Tenggara.

Datanglah Ke Rusia Sebagai Pemimpin ASEAN dan Kawan Lama Rusia

Geopolitik dan Peta Kekuatan di Kawasan

Meskipun Tidak Sebanyak Cina dan Jepang, Investasi Rusia di Indonesia dan ASEAN Sudah Cukup Besar

Lihat lainya »
   Arsip
Upaya Kudeta Gagal, Turki Dilanda Gelombang Penangkapan Tentara

Tim Pengamat Indonesia IMT-5 Konga XXXIV-E Tiba di Manila

Militer Indonesia dan Filipina Lakukan Pertemuan

Dari Musyawarah ke Bitingan

Indonesia Mampu Menangkal Serangan ISIS

Indonesia Bangga Pada Masyarakat Adat Tabi/Mamta Papua

Menuntut Papua Menjadi Anggota Melanesian Spearhead Group (MSG), untuk Apa dan Siapa?

Kebijakan Amerika Serikat dan Teror Orlando

Mencari Solusi Damai Korea Selatan-Korea Utara Diilhami oleh Dasa Sila Bandung 1955

Standar Ganda Kebijakan HAM AS di Pelbagai Belahan Dunia, Selayang Pandang

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
ISLAM SANGAT MENGHARGAI PLURALISME

------------------------------------------------------------

Judul Buku : Pluralitas Dalam Masyarakat Islam

Judul Asli : At Ta’addudiyah Fi Mujtama’ Islamiy

Penulis : Gamal Al Banna

Pengantar : Prof. DR. Azyumardi Azra, MA

Tebal Buku : 93 halaman termasuk biodata tentang penulis

Peresensi : Otjih Sewandarijatun

------------------------------------------------------------

Lihat Lainnya »