» Perpecahan di G8 Jangan Sampai Merusak Kekompakan Negara-Negara Forum G20 » Gagasan Mengisolasi Rusia dari G20, Lumpuhkan Skema Kerjasama Ekonomi ala BRICS bagi Negara-Negara Berkembang » Ironi Geopolitik (3) » Geopolitik Antara Dua Karang (2) » Membaca Perilaku Geopolitik (1)


Timur Tengah
17-05-2013
Perkembangan Krisis Politik di Suriah:
Armada Perang Rusia Tiba di Suriah

Kapal-kapal perang Rusia telah tiba dan merapat di pelabuhan Suriah demi memberi dukungan kepada negara ini.


Kantor Berita Palestina Maan hari ini (Jumat, 17/5) mengutip koran Wall Street Journal menulis, sedikitnya 12 kapal perang Rusia telah merapat di dermaga Tartus di Suriah guna mengingatkan Amerika, negara-negara Barat dan rezim Zionis Israel bahwa Moskow tidak akan membiarkan intervensi militer asing di Suriah.

Kedatangan armada perang Rusia di dermaga Tartus, Suriah terjadi dimana Rusiah sebelum ini berjanji menjamin senjata Suriah, terutama rudal modern dari darat ke laut dan laut ke laut.

Rusia berulang kali menyatakan dukungannya terhadap pemerintah Suriah dan menegaskan pentingnya mencari solusi politik bagi krisis yang terjadi.

Arab Saudi, Qatar, Turki, Amerika, Perancis, Inggris dan rezim Zionis Israel sejak tahun 2011 hingga kini membayar para teroris dan memberikan dukungan dana, senjata dan media berusaha menciptakan instabilitas di Suriah untuk melengserkan pemerintahan Bashar Assad.

Berbeda dengan sikap negara-negara Barat dan sekutu Arabnya, Rusia berusaha agar masalah Suriah diselesaikan lewat jalur diplomatik. (TGR/IRIB Indonesia)



Artikel Terkait
» Manuver Diplomatik Regional Terbaru Krisis Suriah
» Rusia Tolak Invasi Militer Barat di Suriah
» Inilah Alasan Intervensi Militer Barat di Suriah
» Iran dan Suriah Agenda Utama Perundingan Obama dan Cameron
» PM Suriah: Pemerintahan Erdogan Sumber Kerusuhan di Kawasan
» Rudal-rudal Anti-Pesawat Tempur Rusia Segera Tiba di Suriah



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Drone, Pelanggaran Hukum Kemanusiaan Internasional?
Selain membahas secara umum terkait perlunya memberi makna baru tentang konsepsi Ketahanan Nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Global Future Institute (GFI) secara khusus menyorot pesawat ...

Meluruskan Konsepsi Ketahanan Nasional NKRI

Pembelian 3 Unit Pesawat Drone Tidak Sesuai Dengan Anatomi dan Kebutuhan Nyata Pertahanan Nasional RI

Presiden Terpilih Jokowi Harus Jelaskan Apa Pentingnya Penggunaan Drone Bagi Pertahanan Nasional RI

Media Mainstream Nasional Pendukung Capres pada Pilpres 2014

Reputasi Buruk Drone UAV Sebagai Mesin Pembunuh

Lihat lainya »
   Arsip
Cegah Penyeludupan Senjata, Rumah Diperbatasan Mesir-Gaza Dihancurkan

Pesan Menlu Kepada Pelajar: Harus Bangga Menjadi Orang Indonesia, Berani, dan Percaya Diri

Angkatan Udara Korsel Luncurkan Pesawat Tempur FA-50

Kualitas Rakyat adalah Cerminan Batin Pemimpinnya

Gagasan Mengisolasi Rusia dari G20, Lumpuhkan Skema Kerjasama Ekonomi ala BRICS bagi Negara-Negara Berkembang

Satelit Maritim Tiongkok di atas NKRI

Jokowi dan Facebook

Roket Amerika Serikat Meledak Saat Diluncurkan

Dilma Rousseff Sang Petarung

Ketua BPK: Saya Ini Doktor Amerika!

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Belum Ada Manfaatnya Obama Bagi Islam dan Kepentingan Indonesia

Judul : Obama, Islam dan Gaza
Penulis : Wawan H Purwanto
Penerbit : CMB Press
Tebal buku : 216 halaman termasuk biodata penulis
Peresensi : Muhammad Mubdi Kautsar

Lihat Lainnya »