» Perlu Kontra Skema Hadapi National Security Agency (NSA) di Bidang Cyber Media » The US Federal Reserve Bank dan The London Connection » Tol Laut Ditunda? (3/Habis) » AGENDA SETTING TERSEMBUNYI AMERIKA SERIKAT: Perspektif Perang Non Militer Milenium Ketiga (Bagian Terakhir) » Pentingnya Menegakkan Kedaulatan Laut Dalam Kerangka Supremasi Maritim


Diplomasi
25-03-2013
Republik Indonesia-Liberia
RI-Liberia Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan dan Investasi

Komitmen Indonesia dan Liberia untuk bekerja sama di bidang perdagangan, invesasi dan kerja sama teknik dinyatakan Menlu Marty. M. Natalegawa dan Menlu Liberia Augustine. K. Ngafuan pada pertemuan Komisi Bersama RI-Liberia Pertama di Gedung Pancasila, Kemlu, Senin (25/03).


Menlu RI  dan Menlu Liberia sepakat bahwa momentum peningkatan hubungan bilateral kedua negara perlu dipelihara dan ditingkatkan setelah adanya kunjungan Presiden RI ke Monrovia, Liberia (2/02/2013).

“Karenanya pertemuan kedua menteri kali ini digunakan untuk membahas dan menyepakati potensi kerja sama dari kedua negara,” tutur Menlu Marty.

SKB Pertamaini  telah membahas dan menyepakati aspek-aspek yang berkaitan dengan upaya menggali dan menumbuh-kembangkan potensi kerjasama di berbagai bidang.

Di bidang perdagangan dan investasi upaya-upaya penguatan akan dilakukan melalui peningkatan kegiatan promosi perdagangan dan investasi dan peningkatan interaksi antara pejabat pemerintah dan pengusaha kedua negara.

Untuk kerjasama teknis kedua negara akan memfokuskan kegiatan capacity building dan sharing of experiences and best practices di sektor industri. Sektor-sektor yang akan digarap khususnya pembuatan furnitur, tekstil dan garmen, pengolahan makanan dan kelapa sawit; pertanian (khususnya peningkatan produksi beras); perikanan, (khususnya budidaya ikan/aquaculture), pengelolaan sumberdaya kelautan dan pengolahan makanan berbasis ikan); dan pendidikan, khususnya melalui pemberian beasiswa gelar dan non-gelar;

Sedangkan di bidang politik dan keamanan akan dilakukan kerja sama pendidikan dan pelatihan diplomat, kepolisian, lemhanas, dan kerjasama peace keeping.

Pertemuan SKB pertama ini juga telah mencatat dengan baik rencana pembentukan dua MoU kerjasama di bidang perdagangan dan perindustrian yang akan ditandatangani oleh menteri-menteri terkait kedua negara pada saat pertemuan bilateral antara Presiden RI dan Presiden Liberia.

Kedua Delegasi juga bertukar pikiran dan pandangan mengenai berbagai perkembangan regional dan internasional  di antaranya: hubungan Indonesia dan Afrika, Uni Afrika, ASEAN, ECOWAS, kepemimpinan Indonesia di APEC, dan peran Indonesia dalam memajukan demokrasi di kawasan melalui pembentukan Bali Democracy Forum.

Hubungan bilateral RI-Liberia sudah berlangsung sejak tahun 1955 yang ditandai dengan kehadiran delegasi Liberia pada Konferensi Asia-Afrika di Bandung dan dilanjutkan dengan pembukaan hubungan diplomatik pada tahun 1965. Dalam upaya lebih memperkuat hubungan bilateral, Komisi Bersama RI-Liberia diharapkan sebagai platform bagi penguatan hubungan kerjasama Indonesia – Liberia jangka panjang. (Kemlu RI--Sumber : Dit. Afrika – Dit Infomed)



Artikel Terkait
» Menlu Filipina-Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Bahas Sabah
» RI-Suriname Sepakat Tingkatkan Kerjasama Teknik, Pertanian dan Energi
» Indonesia-Belanda Perkuat Kemitraan Bilateral
» RI-Jepang Galang Kerja Sama Konkrit Asia Timur Bagi Pembangunan Palestina
» RI-Afganistan Tingkatkan Kerjasama Pendidikan



 

Advance Search

   Isu Hangat »
AGENDA SETTING TERSEMBUNYI AMERIKA SERIKAT: Perspektif Perang Non Militer Milenium Ketiga (Bagian Terakhir)
Melihat perkembangan cara berperang abad 21 yang lebih mengutamakan Perang Non Militer mau tidak mau kita harus mengubah paradigma doktrin pertahanan keamanan yang sudah ada. Tapi ...

AGENDA SETTING TERSEMBUNYI AMERIKA SERIKAT: Perspektif Perang Non Militer Milenium Ketiga (Bagian Kedua)

AGENDA SETTING TERSEMBUNYI AMERIKA SERIKAT: Perspektif Perang Non Militer Milenium Ketiga (Bagian Pertama)

Perlunya Perubahan Tata Kelola Daerah Perbatasan

Kerjasama RI-Rusia Punya Nilai Strategis Bagi Kedua Negara (Ulasan Singkat Pertemuan Jokowi-Putin di Beijing 10 Oktober 2014)

Indonesia Negara Maritim, Bukan Sekadar Negara Kelautan (Menanggapi Visi Maritim Presiden Jokowi)

Lihat lainya »
   Arsip
PBB Ajukan Korut ke Mahkamah Kriminal Internasional

Malapetaka Ekonomi 1929

Indonesia Perlu Miliki Blue Print Pengembangan Maritim Seperti India dan Cina

Gagasan Von Hayek Selaras dengan Club of Rome

AS Pulihkan Hubungan dengan Kuba

TNI Terus Mencari Korban Tanah Longsor Banjarnegara

Misi Perdamaian PBB, 175 Prajurit TNI Siap Berangkat ke Kongo

Perlu Terpenuhinya Cita-Cita Trisakti Terlebih Dahulu

Kedutaan Inggris di Kairo Kembali Dibuka untuk Umum

AS Ingin Mesir Jadi Penguasa di Wilayah

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Belum Ada Manfaatnya Obama Bagi Islam dan Kepentingan Indonesia

Judul : Obama, Islam dan Gaza
Penulis : Wawan H Purwanto
Penerbit : CMB Press
Tebal buku : 216 halaman termasuk biodata penulis
Peresensi : Muhammad Mubdi Kautsar

Lihat Lainnya »