» Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumbernya » Membaca Krisis Yaman dari Perspektif Geopolitik dan Kawasan » Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumbernya (3/Habis) » Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumbernya (2) » Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumbernya (1)


Militer
17-02-2013
Rusia dan Mongolia
Delegasi Pertahanan Mongolia Berkunjung ke Moskow
Penulis : Tim Riset The Global Review

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, satu delegasi militer dari Mongolia yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Dashdemberel Bat-Erdene tiba di Moskow dalam kunjungan resmi pada Minggu.


Rencananya delegasi Mongoloa ini akan mengadakan pembicaraan dengan Menteri Pertahanan Rusia, Jenderal Angkatan Darat Sergei Shoigu.

Kedua pemimpin akan membahas pertahanan negara dan prospek kerja sama militer serta teknologi selain membahas sejumlah isu penting keamanan regional dan internasional.

"Agenda juga menjadwalkan kunjungan ke brigade senapan kelima yang terpisah dengan brigade senjata dari Distrik Militer Barat di Wilayah Moskow, kata kementerian.

Kunjungan akan berakhir pada 21 Februari.

Rusia dan Mongolia berbagi perbatasan bersama dan keduanya anggota dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerja sama di Eropa (OSCE).(TGR/ANT/INO)



Artikel Terkait
» Rudal Baru Rusia Mejawab Sistem Pertahanan Rudal AS
» Rusia dan Ambisi Pulihkan Konstelasi Kekuatan Dunia
» Rusia Serahkan Empat Jet Tempur MiG ke India
» Rusia Minta Korut Pertimbangkan Kembali Peluncuran Roket



 

Advance Search

   Isu Hangat »
SURAT TERBUKA KEPADA PRESIDEN JOKOWI DAN IBU MEGAWATI SUKARNOPUTRI
Kepada Yang Terhormat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Di Tempat   Kepada Yang Terhormat Ketua Umum PDIP Perjuangan Ibu Megwati Sukarnoputri ...

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Lihat lainya »
   Arsip
Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : "Revitalisasi Dasa Sila Bandung 1955"

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : “Hidupkan kembali Ruh Konferensi Asia-Afrika Bandung 1955, Gelorakan Kembali Spirit AntiPenjajahan”

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : “Hidupkan kembali Ruh Konferensi Asia-Afrika Bandung 1955, Gelorakan Kembali Spirit AntiPenjajahan”

Satgas Pamtas RI-PNG Gelar Bhakti Sosial

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : “Hidupkan kembali Ruh Konferensi Asia-Afrika Bandung 1955, Gelorakan Kembali Spirit AntiPenjajahan”

Berita foto SEMINAR SEHARI GLOBAL FUTURE INSTITUTE Menyambut KAA ke-60 di Bandung April 2015 : “Hidupkan kembali Ruh Konferensi Asia-Afrika Bandung 1955, Gelorakan Kembali Spirit AntiPenjajahan”

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Bagaimana Membaca Novel Foucault's Pendulum?

Pendahuluan
Novel Foucault’s Pendulum karya Umberto Eco edisi bahasa Indonesia telah diterbitkan pada November 2010. Karya aslinya dalam bahasa Italia, Il Pendolo di Foucault, terbit pertama kali pada 1988. Setahun kemudian baru diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi Foucault’s Pendulum. Nama Foucault pada judul itu mengingatkan pada tokoh filsafat kontemporer, Michel Foucault. Tokoh yang relatif dikenal dalam kajian humaniora. Padahal nama Foucault pada judul novel Eco adalah nama penemu pendulum yang tidak lain adalah Leon Foucault.

Lihat Lainnya »