» Meneropong “Kebijakan Standar Ganda” Amerika Serikat Terkait Pelanggaran Hak-Hak Asasi Manusia Terhadap Papua-Indonesia dan Ukraina (Sebuah Studi Perbandingan) » "Sebuah Pelajaran dari British Exit" » Bagaimana Kita Memaknai Keluarnya Inggris dari Keanggotaan Uni Eropa? » Saatnya Indonesia Bangun Kerjasama Strategis Dengan Uni Ekonomi Euroasia (UEE) Di Luar Skema TPP Amerika Serikat maupun RCEP Cina » Presiden Jokowi Perlu Menyadari Betapa Berbahayanya Indonesia Bergabung Dalam Perjanjian Trans-Pacific Partnership (TPP)


Militer
31-01-2013
Rusia-Armenia Bentuk Perusahaan Pertahanan
Rusia-Armenia Sepakat Bentuk Perusahaan Pertahanan Bersama
Penulis : Tim Riset The Global Review

Dewan Keamanan Nasional Armenia, Rabu, mengatakan Rusia dan Armenia telah menyepakati kerjasama pertahanan, termasuk pembentukan perusahaan pertahanan bersama dan pusat pemeliharaan peralatan militer.


Delegasi Rusia dan Armenia untuk komisi kerja sama militer antarnegara Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) bertemu di Yerevan pada Senin.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Armenia Artur Bagdasaryan mengatakan, usaha bersama tersebut "akan memainkan peranan besar dalam mengembangkan industri pertahanan Armenia."

Para pejabat kelompok keamanan pasca-Soviet CSTO, yang berkumpul di Yerevan pada 29-30 Januari membahas kemungkinan membangun pusat perbaikan dan pemeliharaan kendaraan militer bersertifikat, peralatan pertahanan udara dan helikopter di wilayah Armenia, serta jalur perakitan untuk casis kendaraan pembuat truk Rusia Kamaz. (TGR/ANT)



Artikel Terkait
» Rusia dan Ambisi Pulihkan Konstelasi Kekuatan Dunia
» Rusia Minta Korut Pertimbangkan Kembali Peluncuran Roket
» Rusia Peringatkan Turki dengan Pasang Rudal S-400 di Perbatasan



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Presiden Jokowi Perlu Menyadari Betapa Berbahayanya Indonesia Bergabung Dalam Perjanjian Trans-Pacific Partnership (TPP)
Dalam kancah persaingan global di ranah ekonomi di kawasan Asia Pasifik dewasa ini, praktis dikuasai oleh tiga negara adikuasa di bidang ekonomi: Amerika Serikat, Republik Rakyat ...

Simpul-Simpul Pemikiran dan Gagasan Penting dari Seminar Bertema “Dialog Kemitraan ASEAN, Momentum Bangun Strategi Keseimbangan di Asia Tenggara.

Datanglah Ke Rusia Sebagai Pemimpin ASEAN dan Kawan Lama Rusia

Geopolitik dan Peta Kekuatan di Kawasan

Meskipun Tidak Sebanyak Cina dan Jepang, Investasi Rusia di Indonesia dan ASEAN Sudah Cukup Besar

Kerjasama ASEAN dengan Mitra Dialog (Amerika Serikat, Cina, Rusia dan Jepang) Merupakan Upaya ASEAN untuk Membangun Strategi Perimbangan Kekuatan di Asia Tenggara

Lihat lainya »
   Arsip
Goldman Sachs: Inggris akan resesi di 2017

Pengampunan Pajak Bisa Jadi Modus Baru Pengusaha 'Nakal'

Bagaimana Kita Memaknai Keluarnya Inggris dari Keanggotaan Uni Eropa?

'Indonesia Butuh Kedaulatan Cyber untuk Bendung Radikalisme'

Putin Kunjungi Cina Bahas Perluasan Kerja Sama Bilateral

Hapus Diskriminasi!

Omar Mateen: Produk Wahabi dan Kebijakan Luar Negeri AS

Ejaan dan Strategi Pengembangan Bahasa Jawa

Putuskan Nasib di Eropa, Erdogan Ingin Referendum

"Krisis Semantik" Pada Kata Demokrasi

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
ISLAM SANGAT MENGHARGAI PLURALISME

------------------------------------------------------------

Judul Buku : Pluralitas Dalam Masyarakat Islam

Judul Asli : At Ta’addudiyah Fi Mujtama’ Islamiy

Penulis : Gamal Al Banna

Pengantar : Prof. DR. Azyumardi Azra, MA

Tebal Buku : 93 halaman termasuk biodata tentang penulis

Peresensi : Otjih Sewandarijatun

------------------------------------------------------------

Lihat Lainnya »