» Neo Nazi dan Tangan-Tangan Israel di Ukraina » Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina » Ukraina Dalam Perspektif Geopolitik Zbigniew Brzezinski » Gagalnya Skenario Revolusi Warna dan Titik-Balik Amerika di Ukraina » Cina, Jangan Berdendang Kau!


Militer
11-01-2013
Pasukan Indobbat Akan Buat 3 Desa Binaan di Lebanon Wadansatgas

Pasukan perdamaian Indonesia yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-G/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) atau Indobatt (Indonesian Battalyon) bertugas di wilayah Lebanon Selatan akan membangun desa binaan di Lebanon.


Program pasukan perdamaian dengan Komandan Satgas (Dansatgas) Mayor Inf Lucky Avianto ini juga melakukan pendekatan dengan masyarakat melalui kegiatan CIMIC (Civilians Military Coordination).

Terkait hal tersebut, Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-G/UNIFIL yang bersama dengan G-9 Sektor Timur mengadakan rapat tentang CIMIC yang dipimpin oleh Wadansatgas Indobatt Mayor Inf Pio L. Nainggolan mewakili Dansatgas, dihadiri oleh pejabat dari G-9 yakni Mr. Muhammad dan Mr. Edward Tawil, bertempat di markas Indobatt POSN 7-1 Adshid al-Qusayr, Lebanon Selatan, Kamis (10/1/2013).
 
Dalam rapat tersebut Wadansatgas menyampaikan, bahwa program kerja CIMIC yang dimiliki oleh Indobatt selain melakukan kegiatan medis yang sudah berjalan, juga berencana untuk melakukan pembangunan di desa yang sudah ditentukan dan merupakan desa binaan Indobatt, yaitu Ganduria, Swana dan Khabrika.
 
Lebih lanjut dikatakan, ketiga desa tersebut menjadi awal program pembangunan desa dan secara bertahap akan dilaksanakan di beberapa desa lainnya. Rencananya, di ketiga desa tersebut CIMIC Indobatt akan membuat Lapangan Sepakbola beserta pagar lapangan dan juga akan mengadakan peralatan daur ulang sampah.
 
Sementara itu, pihak G-9 Sektor Timur yang membawahi kegiatan CIMIC tersebut menyambut baik kegiatan yang direncanakan oleh Indobatt. Menurut Mr. Muhammad, program ini harus segera diwujudkan karena apa yang diprogramkan oleh CIMIC Indobatt sangat dinanti-nanti oleh masyarakat, dan merasa yakin apa yang menjadi program Indobatt ini dapat semakin mendekatkan masyarak sekitar dengan Indobatt.
 
Hadir dalam rapat tersebut Kasi CIMIC Indobatt Kapten Inf Taufik Ismail, Pasi CIMIC Kapten Arh Viki Herwandi serta para Perwira CIMIC dari tiap-tiap Kompi. (TGR/Puspen TNI)



Artikel Terkait
» Pasukan Perdamaian Indonesia Perbaiki Jalan Sepanjang 40 Km di Haiti
» Pasukan Perdamaian Indonesia Ikuti Latihan di Perbatasan Lebanon-Israel
» Sebanyak 175 Prajurit TNI Perkuat Misi PBB di Kongo
» Indonesian Battalyon Gelar Kompetisi Olahraga Antar Kompi di Lebanon



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Krisis Ukraina, Sadarkan Indonesia Pentingnya Kesadaran dan Wawasan Geopolitik
Senin 7 April 2014, Global Future Institute (GFI) meluncurkan edisi kelima jurnal berkalanya, The Global Review Quarterly dengan mengangkat tema: Gagalnya Revolusi Warna di Ukraina. Yang ...

Ukraina Dalam Perspektif Geopolitik Zbigniew Brzezinski

Gagalnya Skenario Revolusi Warna dan Titik-Balik Amerika di Ukraina

Nasib Muslim Tatar: Isu Jihad Baru di Ukraina?

Membaca Skenario Besar di Balik Penggulingan Presiden Yanukovich

Singapura: “Negeri Makelar” Sarangnya Koruptor? (4)

Lihat lainya »
   Arsip
Pro-Rusia Tolak Meninggalkan Gedung Pemerintah di Ukraina

Hentikan Pemakaian Energi Kotor

Amerika Kembali Ancam Beri Sanksi Ekonomi untuk Rusia

Iran Kembangkan Versi Terbaru dari Rudal Sayyad

Rusia Kecewa atas Penilaian AS terkait Kesepakatan Jenewa

Iran akan Resmikan Kapal Selam Canggih Buatan Dalam Negeri

Putin: Ukraina Timur Merupakan Rusia Baru

Penghargaan Pulitzer untuk The Guardian dan Washington Post

Snowden Bertanya, Putin Menjawab

Mendagri Ukraina: Bentrokan Terjadi, Tiga Aktivis Pro-Rusia Tewas

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Belum Ada Manfaatnya Obama Bagi Islam dan Kepentingan Indonesia

Judul : Obama, Islam dan Gaza
Penulis : Wawan H Purwanto
Penerbit : CMB Press
Tebal buku : 216 halaman termasuk biodata penulis
Peresensi : Muhammad Mubdi Kautsar

Lihat Lainnya »