» Bilderberg Group, Rekomendasi Rand Corporation dan Skenario Balkanisasi Nusantara » Saatnya Peran Aktif Indonesia dalam Konflik Iran-Arab Saudi » Waspadai Mafia Global Bermain di “Green Global Economy” dan “Global Climate Change” » Peran Strategis Indonesia di ASEAN Dibahas Soedjatmoko Melalui Surat-Surat Pribadinya Kepada Presiden Suharto » Jurus Mabuk di Tengah Kota


Asean
09-01-2013
Sekjen ASEAN Periode 2013-2017
Le Luong Minh Sekjen ASEAN Periode 2013-2017
Penulis : Tim Riset The Global Review

Diplomat senior asal Vietnam, Le Luong Minh menjabat menjadi Sekretaris Jenderal Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Minh akan menjabat sebagai Sekjen ASEAN untuk periode 2013-2017 menggantikan Surin Pitsuwan.


Serah terima jabatan Sekjen ASEAN yang berlangsung di Sekretariat ASEAN di Jakarta ini disaksikan para diplomatdan juga dihadiri Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa.

Pergantian rutin itu diharapkan turut memperlancar proses integrasi ekonomi, politik, dan sosial budaya di ASEAN, yang ditargetkan berlangsung pada 2015 mendatang.

Menurut keterangan dari Sekretariat ASEAN, Minh telah memiliki jam terbang yang tinggi sebagai diplomat. Sebelum dipercaya menjadi Sekjen ASEAN, dia adalah Deputi Menteri Luar Negeri Vietnam.

Selama 2004 hingga 2011, Minh merupakan Perwakilan Tetap Vietnam untuk PBB di New York, AS. Di sana, dia bahkan pernah dua kali dipercaya memimpin Sidang Dewan Keamanan, yakni pada Juli 2008 dan Oktober 2009, demikian diungkapkan laman resmi PBB.

Minh juga memimpin perwakilan Vietnam untuk PBB dan organisasi-organisasi internasional yang berkedudukan di Jenewa, Swiss, selama 1995-1997 sebelum akhirnya bertugas di New York.

Sebelum menjadi Sekjen ASEAN selama 1 Januari 2008 hingga 1 Januari 2013, Pitsuwan juga memiliki karir cemerlang dalam dunia diplomasi. Sebelum ke Jakarta, Minh pernah menjadi Menteri Luar Negeri Thailand. Selama menjadi Sekjen ASEAN, Surin berperan memperlancar jalannya integrasi yang telah dirumuskan para pemimpin anggota Perhimpunan Negara Asia Tenggara. (TGR/ASEAN)



Artikel Terkait
» Indonesia Dorong Peran Aktif Rusia di ASEAN
» Presiden Dijadwalkan Hadiri KTT ASEAN-India
» Kerjasama ASEAN dan India Penting Bagi Kawasan
» Daya Saing Pemuda Kunci Keberhasilan Indonesia pada Komunitas ASEAN 2015
» Host Country Agreement Semakin Kokohkan Jakarta Jadi Ibu Kota ASEAN
» Pertemuan Tingkat Menteri Jelang KTT ASEAN ke-21
» Menlu Australia: Canberra Akan Tingkatkan Hubungan dengan ASEAN



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Harus Bisa Mencegah Terseretnya Negara-Negara OKI Dalam Proxy War Arab Saudi versus Iran
Pada 2016 ini, Organisasi Konferensi Islam (OKI) akan menggelar dua agenda penting. Pertama, Konferensi Tingkat Tinggi negara-negara Islam di Istambul, Turki, Januari ini. Dan KTT untuk ...

MEA: Peluang atau Ancaman?

Rencana Mundurnya James “Bob” Moffet, Indikasi Adanya Strategi Freeport Ganti Aktor Baru Untuk Pertahankan Kesepakatan Lama

Mempertimbangkan Indonesia Sebagai “Sang Juru Damai” Konflik Suriah

Pada Hakekatnya Turki Merupakan Sekutu ISIS

Presiden Jokowi Harus Fokuskan Sektor Maritim, Perdagangan dan Investasi di G-20

Lihat lainya »
   Arsip
BKPM Izinkan Asing Bisnis Distribusi dan Pergudangan Migas

Afrika Ancam Keluar Jika Tak Jadi Anggota Tetap DK PBB

Cina Akan Kirim Kapal Induk ke Wilayah Sengketa

Virus Zika Masuk Indonesia

Jepang Gandakan Pesawat Jet Tempur F-15 di Dekat Kepulauan Sengketa

Korsel dan AS Kembali Bahas Penempatan Sistem Pertahanan Anti Rudal Balistik

Menteri Pertahanan RI Kunjungi Kontingen Garuda Unifil di Lebanon Selatan

Potensi Keluarnya Inggris dari Uni Eropa

Cina akan Bangun Pembangkit Tenaga Nuklir Terapung

DNI Direvisi, Asing akan Leluasa Kuasai Industri Farmasi

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Lihat Lainnya »