English     Indonesia  
Menu Rubrik
Internasional
Politik
Asean
Analisis
Hukum
Ekonomi dan Bisnis
Industri Strategis
Hankam
Sosial Budaya
Lingkungan Hidup
Kesehatan
Wawancara Khusus
Gaya Hidup
Diplomasi
Komentar Pembaca
Iklan Indopetro
Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Selamatkan Indonesia
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
Informasi Wisata Bali
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
   Artikel Pilihan
Benarkah Pilot meminta Ijin Untuk Menurunkan ketinggian dari 10.000 Feet menjadi 5800 Feet ?
Pesawat Sukhoi Superjet 100 telah dilengkapi sistem keamanan penerbangan yang super canggih yang dilengkapi dengan MOCA (Minimum Obstacle Clearance Altitude) yaitu sistem pemberitahuan tentang ketinggian minimum ...

Persaingan Boeing, Airbus dan Sukhoi Mulai Memakan Korban

Masih Ingat Kejadian Matinya Teknisi Sukhoi Saat di Indonesia?

Menurut Saya, Kecelakaan Sukhoi Sengaja di Sabotase

Sukhoi Superjet 100 di Pakistan dan Myanmar Berhasil, di Indonesia Gagal. Sabotase?

Dengan Musibah ini, Belilah Produk PTDI Agar Industri Pesawat Terbang Nasional Maju

Lihat lainya »
   Jajak Pendapat
Keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat di Darwin. Ancaman serius bagi stabilitas keamanan Indonesia?
Sangat Setuju
Setuju
Tidak Setuju
Tidak Tahu
   
For Sale of Book


Hankam
Kapal Induk USS IWO JIMA Merapat di Pelabuhan Jeddah

Sumber-sumber pemberitaan melaporkan tibanya kapal induk Amerika Serikat di pelabuhan Jeddah, Arab Saudi.

Menurut laporan Fars News Jum'at (18/5), situs Middle East Online menulis, kapal induk USS IWO JIMA dengan 2100 marinir merapat di pelabuhan Jeddah, Arab Saudi.

 


Baca Selengkapnya »     

Sosial Budaya
KBRI Addis Ababa: Dubes RI Addis Ababa Mengajar Bahasa Indonesia

Duta Besar RI di Addis Ababa Ramli Saud membuka secara resmi kelas bahasa untuk anggota Friends of Indonesia, Hari ini Rabu 16 Mei 2012, di Kantor KBRI Addis Ababa. 


Baca Selengkapnya »     

Ekonomi dan Bisnis
Bursa Eropa Kembali Mengalami Shock

Pasar bursa Eropa kembali mengalami shock tajam menyusul kekhawatiran atas kekacauan politik di Yunani yang terus menyebar ke seluruh negara anggota Uni Eropa.


Baca Selengkapnya »     

Sosial Budaya
KBRI Moskow: Penampilan Indonesia Hipnotis Tamu Festival "RASiA"

Penampilan Indonesia menghipnotis lebih dari 150 orang yang merupakan tamu undangan khusus pada pembukaan Festival and Forum of Contemporary Asia “RASiA.com 2012” di Izvestia Hall, Moskow (15/05). Mereka seakan-akan terhanyut dalam sebuah tamasya di Indonesia dengan menyaksikan tarian-tarian dan lagu-lagu Indonesia.


Baca Selengkapnya »     

Wawancara Khusus
Direktur Eksekutif GFI: Seperti Sukhoi bagi Rusia, Dirgantara Indonesia harus Jadi Kebanggaan Nasional

Direktur Eksekutif Global Future Institute diwawancara khusus oleh Iran Indonesian Radio (IRIB)  Bahasa Indonesia seputar kecelakaan pesawat komersial buatan Rusia Sukhoi Super Jet 100. Sebagai back up jika terjadi sesuatu pada situs Irib, Redaksi The Global Review kembali menanyakan teks lengkap wawancara dengan Purkon Hidayat, Wartawan IRIB.  Berikut teks lengkap wawancaranya, yang bersumber dari Situs IRIB, Kamis, 2012 Mei 17 17:23.

 


Baca Selengkapnya »     

Internasional
Hamid Karzai akan Bertemu Obama di Pertemuan NATO

Presiden AS Barack Obama akan bertemu Presiden Afghanistan Hamid Karzai di Chicago pada Minggu di pertemuan puncak NATO. Demikian dikatakan seorang pejabat, Tom Donilon, penasihat keamanan nasional Obama, Kamis. 


Baca Selengkapnya »     

Hukum
Iran Ancam Google dengan Tindakan Hukum

Iran mengancam akan mengambil langkah-langkah hukum terhadap Google, jika perusahaan yang berbasis di AS itu melanjutkan penggunanaan "kata-kata alternatif" untuk Teluk Persia.


Baca Selengkapnya »     

Internasional
Rusia Peringatkan Rencana “Perang Teruburu-Buru” Barat di Suriah

Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev memperingatkan Barat atas pengguliran 'perang terburu-buru', yang dapat meningkatkan tensi regional dan bahkan berpotensi memicu perang nuklir.


Baca Selengkapnya »     
Cari :
Pengembangan Website
   Isu Hangat »
Ternyata Pangkalan Udara Halim Tempat Pelatihan Pasukan Khusus AS Terhadap TNI-AU
Misteri hilangnya kontak sejak adanya permintaan pilot Sukhoi Super Jet 100 kepada Air Traffic Control (ATC) untuk menurunkan ketinggian dari 10 ribu ke 6 ribu kaki, ...

Indonesia-Cina Siapkan Rencana Kerjasama Industri Pertahanan. Kapan Rusia Menyusul? (Inspirasi Bagi Pemberdayaan Politik Luar Negeri RI)

CYBERSPACE (Dunia Maya), Medan Tempur Amerika Serikat, Cina dan Rusia (SCO) di Ranah Informasi

Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India

Membaca Ketakutan Israel Terhadap Mesir Pasca Hosni Mobarak

The Scarborough Shoal, Pemicu Ketegangan Baru Filipina-Cina di Laut Cina Selatan

Lihat lainya »
   Arsip
Hamid Karzai akan Bertemu Obama di Pertemuan NATO

Iran Ancam Google dengan Tindakan Hukum

Rusia Peringatkan Rencana “Perang Teruburu-Buru” Barat di Suriah

Pertemuan Hollande-Merkel dan Kekhawatiran Kanselir Jerman

UNIFIL Syuting Film Seni Tari Kebudayaan Indonesia di Lebanon

Limit Hutang Nasional, Isu Terpanas Menjelang Pilpres AS

Iran Melawan Film-Film Anti-Nilai Islam

Israel Bangun Penjara di Perbatasan dengan Mesir

NATO Tidak Akan Dapat Kalahkan Taliban

PM Prancis Umumkan Kabinet, Setengahnya Diisi Perempuan

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Ini Bukan Perangku

Memegang buku ini, kita seolah memegang buku yang dicetak dari masa lalu, atau serasa berada di masa lalu itu sendiri. “Kulit” ini tentu dihasilkan bukan tanpa pertimbangan. Pihak penerbit tahu benar bagaimana harus mengemasnya. 

Dengan cerita yang mengambil setting masa lalu, kiranya hanya dengan tampilan “kuno” seperti inilah “Ini Bukan Perangku” pantas disajikan. Perhatikan tata letak keseluruhan pada sampul depan, halaman dalam, dan sampul belakang. Juga foto yang ditampilkan.

Novel ini mengambil setting antara tahun 1955 hingga 1960, melalui kacamata seorang perempuan bernama Dainar Wahid (kelahiran Indrapura, Sumatra Barat, 1934). Dari masa revolusi fisik yang diwarnai pemberontakan PRRI Permesta, hingga masa ketika komunisme mulai kuat bercokol di negeri ini. 


 

Lihat Lainnya »

© 2008 - 2012 theglobal-review.com All rights reserved